- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
- Gagal Kabur! Pencuri Motor Diringkus Warga Usai Kepergok Dorong Scoopy
- Ratusan Pil Obat Keras Digulung! Satres Narkoba Majalengka Bongkar Peredaran Ilegal di Kampung
Mendag Zulkifli Hasan: Alhamdulillah, Harga Beras Sudah Mulai Turun

MEGAPOLiTANPOS.COM, Bogor – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan, sejumlah komoditas barang kebutuhan pokok (bapok) sudah mulai berangsur turun. Beberapa di antaranya beras dan cabai. Hal ini disampaikan Mendag Zulkifli Hasan usai memantau harga dan pasokan bapok di Kebon Kembang (Pasar Anyar) di Bogor, Jawa Barat pada Senin, (18/3).
"Alhamdulillah, harga beras sudah mulai turun, sesuai apa yang sudah saya sampaikan beberapa waktu lalu. Mudah-mudahan akhir bulan dan bulan depan sudah panen raya sehingga harga beras lokal kembali normal. Untuk beras Bulog memang stabil karena diguyur terus dari Pemerintah, baik beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun yang premium," ujar
Baca Lainnya :
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Harga Pangan Terkendali Pasca-Lebaran, Pemerintah Pastikan Stok Bapok Aman
- Idul Fitri 2026: Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Keluarga di Masa Sulit
- Dewan Adat BAMUS Betawi Gaungkan Persatuan Bangsa Lewat Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan
Mendag Zulkifli Hasan.
Mendag Zulkifli Hasan melanjutkan, untuk komoditas cabai diharapkan harga tetap stabil dan tidak mengalami penurunan cukup banyak. Hal ini bertujuan agar petani tidak mengalami kerugian.
"Harga cabai pada Jumat lalu tercatat Rp85.000/kg, tapi hari ini sudah Rp60.000/kg, hampir normal. Namun, kalau lebih murah, apalagi sampai Rp30.000/kg, maka petani bisa merugi," tambah Mendag Zulkifli Hasan.
Berdasarkan pantauan, harga beras medium tercatat Rp15.000--16.000/kg, beras premium Rp17.500--18.000/kg, beras SPHP Bulog Rp10.900/kg, gula pasir curah Rp17.000/kg, minyak goreng curah Rp18.000/kg setara Rp16.200/liter, minyak goreng Minyakita Rp15.000/lIter, minyak goreng kemasan premium Rp20.000/liter, tepung terigu kemasan Rp12.500/kg, telur ayam ras Rp32.000/kg, daging ayam ras Rp40.000-42.000/kg, daging sapi Rp130.000/kg, cabai merah keriting Rp60.000/kg, cabai merah besar Rp40.000/kg, cabai rawit merah Rp50.000/kg, bawang merah Rp35.000/kg, bawang putih honan Rp40.000/kg, dan bawang putih kating Rp45.000-50.000/kg.
Usai meninjau Pasar Anyar Mendag Zulkifli Hasan menghadiri Pasar Murah di Kelurahan Sukasari Bogor. Pasar murah ini merupakan bagian dari agenda rutin Pemerintah Kota Bogor yang bekerja sama dengan GS The Fresh Supermarket.
Pada pasar murah ini dijual berbagai bapok dengan harga di bawah harga pasar. Adapun produk yang dijual, yaitu beras SPHP dengan harga Rp53.000--54.000/5kg, beras premium Rp72.000/5kg,
minyak goreng Minyakita Rp14.000/liter, minyak goreng premium Rp16.000/liter, gula Rp16.500/kg, garam Rp2.000/250g, ayam broiler Rp29.000/ekor, serta telur ayam Rp30.000/kg.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















