- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
.jpg)
Keterangan Gambar : Produsen tempe
Jakarta, — Produk tempe Indonesia kembali menunjukkan daya saingnya di kancah internasional. Produsen dalam negeri berhasil mengamankan kontrak ekspor ke Chile senilai USD 125.000 atau sekitar Rp2,1 miliar.
Kerja sama strategis ini terjalin antara PT Azaki Food International dan perusahaan pangan asal Chile, OM SpA. Penandatanganan kesepakatan dilakukan di kantor Indonesia Trade Promotion Center Santiago pada Rabu (1/4/2026).
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Destinasi Wisata Bintan Jadi Wadah Promosi Produk UMKM Lokal
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, menyatakan bahwa kerja sama ini menjadi bukti nyata pemanfaatan perjanjian dagang Indonesia–Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement.
“Kerja sama ini diharapkan mendorong peningkatan ekspor sekaligus memperkuat promosi produk Indonesia di pasar global,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala ITPC Santiago, Indah Fajarwati Bachter, menjelaskan bahwa Chile akan menjadi pintu masuk strategis bagi ekspansi tempe Indonesia ke kawasan Amerika Latin.
Pada tahap awal, kolaborasi difokuskan pada penguatan distribusi, peningkatan visibilitas produk, serta pengembangan jaringan mitra bisnis di Chile. “Ke depan, peluang ekspansi ke negara-negara Amerika Latin lainnya sangat terbuka,” katanya.
Dalam kerja sama ini, OM SpA akan berperan sebagai mitra distribusi yang bertanggung jawab atas pengelolaan merek, promosi, pemenuhan regulasi, hingga pengembangan jaringan bisnis di tingkat lokal.
Direktur OM SpA, Bojan Urbancic, menilai tempe memiliki potensi besar di pasar Chile, seiring meningkatnya tren konsumsi makanan sehat berbasis nabati.
“Kami optimistis tempe dapat diterima sebagai produk bernutrisi tinggi di pasar Chile,” ujarnya.
Duta Besar RI untuk Chile, Vedi Kurnia Buana, menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari penguatan diplomasi ekonomi Indonesia di kawasan Amerika Latin. “Chile memiliki posisi strategis sebagai hub untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya.
Sebagai informasi, PT Azaki Food International merupakan produsen tempe yang telah mengekspor produknya ke berbagai negara, seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, Arab Saudi, hingga Amerika Serikat.
Dengan tren global yang terus mengarah pada konsumsi makanan sehat, tempe Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk memperluas pasar internasional dan memperkuat posisinya sebagai produk unggulan berbasis nabati.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















