- Polres Majalengka Bongkar 20 Kasus, 40 Tersangka Diciduk!
- Sinergi Tegakkan Keamanan, Babinsa Gandeng Komduk Patroli Malam.
- Menkop Tekankan Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
- Menteri Maman Ajak Mahasiswa Jadi Problem Solver, Bukan Sekadar Pencari Kerja
- Kartu Huma Betang Sejahtera Diserahkan, Pemprov dan Pemkab Perkuat Perlindungan Masyarakat
- Wagub Kalteng Serahkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Karhutla di Barito Utara
- Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja.
- Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat.
- Waspada Bencana Hidrometeorologi, Sachrudin Minta Aparat Wilayah Lebih Sigap.
- Maulid Nabi Jadi Momentum Sinergi Ulama dan Umaro, Sachrudin: Bangun Kota dengan Kepedulian.
Kepala BNPB Lepas Tim Tenaga Kesehatan untuk Pakistan

Keterangan Gambar : Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (dua kiri memakai rompi hijau) menyematkan rompi kepada perwakilan tim tenaga kesehatan. (Ist)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memberikan dukungan kemanusiaan kepada Pemerintah Pakistan, untuk pemulihan sekaligus meringankan beban penderitaan masyarakat terdampak banjir bandang yang dipicu oleh hujan monsun sejak Juni 2022.
Adapun bentuk dukungan yang diberikan kali ini adalah tenaga kesehatan sebanyak 29 personel dari komponen pentaheliks yang meliputi 10 dari TNI, 6 dari Polri, 2 dari Universitas Andalas, 6 dari MDMC dan 5 dari Kementerian Kesehatan RI.
Dukungan tenaga medis tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Joko Widodo, usai melepas bantuan kemanusiaan untuk Pemerintah Pakistan yang berisi logistik, peralatan dan dana senilai 1 juta dolar pada Senin (27/9/2022).
Baca Lainnya :
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Tegaskan Komitmen Utamakan Nasabah
- Pimpin Apel HUT RI KE-81 Wali Kota Blitar Ajak Warga Jaga Keutuhan NKRI
- Peringati Hari Veteran Nasional, Bandung Serukan Kolaborasi dan Pelayanan untuk Masyarakat
- Launching Kopi Bubuk Konvensional Jos Jiz Siap Jadi Pesaing Pasar Internasional
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M., melepas secara simbolis para tenaga kesehatan itu dengan menyematkan rompi kepada perwakilan dari masing-masing personel di Aula Sutopo Purwonugroho, Graha BNPB, Jakarta, Kamis (6/10/2022).
"Hari ini saya melepas tim medis, bantuan kemanusiaan ke Pakistan. Ini sebagai tindak lanjut, kita ketahui bersama pada 27 September 2022, bapak Presiden Joko Widodo sudah melepas bantuan kemanusiaan ke Pakistan, waktu itu diberangkatkan dua pesawat yang membawa bahan kebutuhan atau logistik yang diperlukan para pengungsi di Pakistan,"
Menurut Kepala BNPB, bantuan tim kesehatan ini juga dikirimkan atas permintaan langsung Pemerintah Pakistan ke Pemerintah Republik Indonesia melalui Presiden Joko Widodo. Tim kesehatan ini akan bertugas selama satu bulan penuh di Karachi, sebagai wilayah terdampak paling parah.
Sesuai rencana, tim kesehatan akan diberangkatkan melalui pesawat Garuda Indonesia dari Lanud Halim Perdanakusuma pada Kamis (6/10) dini hari pukul 01.00 WIB. Dari Jakarta, tim kesehatan akan mendarat dan bertugas di Karachi, Ibu Kota Provinsi Sindh, sebagai wilayah terdampak paling parah.
"Atas permintaan Pemerintah Pakistan dan disetujui Presiden Joko Widodo, Pemerintah Indonesia pun mengirimkan tim kesehatan," jelas Suharyanto.
"Akan berangkat nanti malam pukul 01.00 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia langsung ke Karachi. Kenapa di Karachi karena wilayah terdampak paling parah ini ada Provinsi Sindh," tambah Suharyanto.
Tim Terbesar yang Pernah Dikirim Indonesia
Tim kesehatan yang dikirimkan ke Pakistan ini menurut Suharyanto merupakan tim terbesar yang pernah dikirimkan Indonesia kepada negara lain dalam penanggulangan bencana alam. Tim kesehatan ini akan melaksanakan tugas kemanusiaan selama satu bulan.
Selain tragedi banjir bandang Pakistan 2022, Pemerintah Indonesia sebelumnya juga pernah membantu penanggulangan bencana alam yang sama di Pakistan pada tahun 2010 silam.
"29 orang tim kesehatan ini merupakan tim terbesar yang pernah dikirimkan Indonesia untuk membantu penanganan bencana alam di negara lain," jelas Suharyanto.
"Mereka akan melaksanakan tugas selama 1 bulan. Mudah-mudahan kehadiran tim kesehatan dari Indonesia ini dapat sedikit meringankan penderitaan saudara-saudara kita warga Pakistan," tambah Suharyanto.
Melalui tim kesehatan yang akan dikirimkan ke Pakistan, Suharyanto berharap bahwa mereka mampu memberikan yang terbaik bagi saudara-saudara yang membutuhkan dan membawa nama baik Indonesia di mata dunia.
"Jaga nama Merah Putih di sana. Kita punya budaya yang selalu menyatu dengan masyarakat di mana kita bertugas. Kami yakin tim kesehatan ini bisa bersatu dengan masyarakat," pungkas Suharyanto.(pusd)


.jpg)
.jpg)












