- Gulkarmat Jakut Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI
- Lomba Kreasi Layang - Layang Ajarkan Generasi Muda Produktif dan Lebih Berkegiatan Positif
- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
- Dua Moment Penting Rangkum Kebersamaan Kader DPC Partai Demokrat, Taget 6 Kursi Parlemen
- BEN Carnival 5 Kota Blitar Potret Kebhinekaan Adat Budaya 37 Provinsi Tampil Memukau
- Kualitas Udara Memburuk, Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Imbau Warga Waspadai Dampak Karhutla
- Pabrik Uang Palsu Grade A Digerebek di Tangsel, Nilainya Capai Rp36 Miliar
- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat, Polri Panen Jagung Serentak di Ratusan Ribu Hektare

Keterangan Gambar : Polri menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dipusatkan di Tuban, Sabtu (16/5/2026).
MEGAPOLITANPOS.COM, Tuban – Polri menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dipusatkan di Tuban, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus momentum groundbreaking pembangunan gudang ketahanan pangan Polri dan peluncuran operasional sarana pendukung sektor pangan.
Acara ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Baca Lainnya :
Dalam sambutannya, Jenderal Sigit menyampaikan apresiasi atas dukungan Presiden serta seluruh pihak yang terlibat dalam penguatan program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, kehadiran Presiden Prabowo menjadi motivasi besar bagi jajaran Polri dalam mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia.
Kapolri menegaskan bahwa Polri berkomitmen mendukung sektor pertanian melalui penguatan produksi hingga hilirisasi hasil pertanian. Dukungan tersebut dilakukan melalui penyediaan lahan, distribusi bibit, pendampingan petani, hingga penyerapan hasil panen.
Pada tahun 2025, Polri disebut telah berkontribusi dalam penanaman jagung di ratusan ribu hektare lahan dengan hasil jutaan ton produksi nasional. Sementara pada Kuartal I Tahun 2026, panen dilakukan di puluhan ribu hektare dengan hasil ratusan ribu ton jagung.
Memasuki Kuartal II Tahun 2026, panen raya kembali digelar di hampir 189.760 hektare lahan dengan potensi produksi mencapai sekitar 1,23 juta ton jagung.
Sebagian hasil panen tersebut akan diserap untuk kebutuhan domestik, sementara sisanya berpotensi menembus pasar ekspor melalui kerja sama koperasi petani di wilayah perbatasan.
Selain meningkatkan produksi, Polri juga memperkuat infrastruktur ketahanan pangan dengan pembangunan gudang penyimpanan di berbagai daerah. Dalam kegiatan tersebut turut dilakukan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan baru guna meningkatkan kapasitas penyimpanan nasional.
“Polri berkomitmen membangun ekosistem pertanian dari hulu hingga hilir,” tegas Jenderal Sigit.
Polri juga memperkuat akses pembiayaan petani melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah dimanfaatkan ribuan petani untuk kebutuhan bibit, pupuk, hingga alat pertanian modern.
Program ketahanan pangan Polri turut mencakup pengembangan sarana pendukung pertanian dan pemanfaatan teknologi guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi hasil panen di berbagai wilayah Indonesia.
Melalui berbagai langkah tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan demi memperkuat kemandirian pangan dan kesejahteraan petani Indonesia.(AS/MP).



.jpg)
.jpg)







.jpg)




