- Menkop Ajak Lulusan Universitas Trilogi Agar Jadi Motor Penggerak KDKMP
- BRI Life Gelar Pelepasan Tukik, Dukung Konservasi Penyu di Pantai Kuta Bali
- Ketua Komisi III DPRD Barut Apresiasi Barito Utara Raih Juara Umum Festival Budaya Isen Mulang 2026
- Politisi Gerinda Anggota DPRD Barut Hadiri Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118
- Ketua Komisi III DPRD Barut Hadiri Peringatan Hari Jadi ke 69 Provinsi Kalteng
- H Nurul Anwar Politisi PKB Hadiri Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke 118
- H Nurul Anwar Hadiri Upacara Peringatan HUT ke 69 Provinsi Kalimantan Tengah
- Harkitnas ke 118, Pemkab Barut Soroti Tantangan Kedaulatan Digital
- HUT ke 69 Kalteng Jadi Momentum Perkuat Semangat Membangun Daerah
- Perkuat Ekosistem Digital, BNI Fokus Dukung Pembiayaan Berkelanjutan
BRI Life Gelar Pelepasan Tukik, Dukung Konservasi Penyu di Pantai Kuta Bali

Keterangan Gambar : BRI Life menunjukkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan
MEGAPOLITANPOS.COM, Bali,– PT Asuransi BRI Life (BRI Life) menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem laut melalui kegiatan Corporate Social Responsibility/Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR/TJSL) berupa pelepasan 100 tukik serta pemberian bantuan konservasi penyu di Pantai Kuta, Bali, Sabtu (23/5).
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama komunitas konservasi penyu lokal, yakni Bali Sea Turtle Society dan Kuta Beach Sea Turtle Conservation. Acara juga dihadiri jajaran Direksi BRI Life, relawan konservasi, serta masyarakat sekitar.
Baca Lainnya :
Pemilihan Bali sebagai lokasi kegiatan konservasi dinilai tepat karena wilayah tersebut menjadi salah satu habitat penting peneluran alami penyu di Indonesia, khususnya spesies Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea) yang berstatus rentan atau vulnerable dan termasuk satwa dilindungi.
Beberapa kawasan pesisir di Bali seperti Pantai Kuta, Pantai Serangan, Pantai Saba, hingga kawasan Sanur tercatat menjadi area pendaratan dan peneluran alami penyu.
Karakteristik pantai di Bali yang memiliki garis pantai landai, pasir halus, vegetasi pesisir, serta suhu dan kelembapan yang sesuai menjadikan kawasan tersebut ideal sebagai habitat peneluran penyu. Keberadaan komunitas konservasi lokal yang aktif juga memperkuat upaya edukasi dan pelestarian penyu di Pulau Dewata.
Direktur Pemasaran BRI Life, Tina Meilina mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya dalam mendukung pelestarian ekosistem laut dan aksi terhadap perubahan iklim.
“Penyu adalah salah satu indikator kesehatan laut. Melalui kegiatan ini, kami ingin berkontribusi nyata menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung masyarakat lokal yang telah konsisten menjaga habitat penyu,” ujar Tina.
Ia menjelaskan, populasi penyu saat ini menghadapi berbagai ancaman serius, mulai dari pencemaran laut, kerusakan habitat pesisir, perubahan iklim, hingga aktivitas manusia di wilayah pantai. Pantai Kuta sendiri menjadi salah satu lokasi rutin penyelamatan telur penyu dan pelepasan tukik, terutama saat musim peneluran pada Mei hingga Oktober.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kegiatan konservasi, BRI Life juga menyalurkan bantuan untuk mendukung kebutuhan operasional pengelola konservasi penyu. Bantuan tersebut meliputi patroli malam pencarian telur penyu, pemeliharaan lokasi konservasi, dukungan tenaga operasional, hingga peremajaan fasilitas penampungan penyu.
“Kami sangat senang dapat mendukung kegiatan pelestarian keanekaragaman hayati laut melalui upaya konservasi penyu di Bali. Kegiatan ini menggabungkan pengalaman dan edukasi, serta keterlibatan komunitas yang berkelanjutan,” lanjut Tina.
BRI Life berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan laut sekaligus menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam Indonesia bagi generasi mendatang.(AS/MP).













