- Kapolres Majalengka Bongkar Dua Kasus Pengeroyokan, Ini Kronologinya
- Hari Santri 2026, Nurul Anwar Ajak Santri Terus Belajar dan Berkarya
- Hari Santri 2026, Benny Siswanto Dorong Santri Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah
- Hasil Pilkades Kebonjati Dipertanyakan, Warga Soroti Sistem QR Code
- Bangun Kedaulatan Ekonomi, Menkop Dorong Kolaborasi Cendekiawan dan Koperasi
- Sejarah Baru Pramuka Majalengka, 545 Anggota Resmi Jadi Pramuka Garuda
- Kantah Kabupaten Tangerang Salurkan UGK Untuk Pembangunan KSCS, Dukung Manfaat Air Baku bagi Masyarakat
- Perkuat Budaya Antikorupsi, Kantah Kabupaten Tangerang Ikuti Workshop Integritas Bersama KPK
- Kantah Kabupaten Pandeglang Ikuti Workshop Integritas Bersama KPK Bangun Budaya Anti Korupsi
- Lima Hari Kades Sangkanhurip Sulit Ditemui, Warga Pertanyakan Pelayanan Desa
Sidang Isbat Putuskan 1 Zulhijjah 1447 H pada 18 Mei 2026, Iduladha Digelar Rabu Depan

Keterangan Gambar : Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta, – Pemerintah resmi menetapkan 1 Zulhijjah 1447 Hijriah bertepatan dengan Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian, Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Keputusan tersebut diumumkan Menteri Agama dalam konferensi pers usai Sidang Isbat penetapan awal Zulhijjah 1447 H yang digelar di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (17/5/2026).
Penetapan awal Zulhijjah dilakukan berdasarkan hasil hisab dan rukyatul hilal yang dipantau di berbagai wilayah Indonesia. Sidang Isbat dipimpin langsung Menteri Agama dan dihadiri perwakilan organisasi masyarakat Islam, Komisi VIII DPR RI, BMKG, BRIN, ahli astronomi, serta sejumlah instansi terkait.
Baca Lainnya :
Menteri Agama menjelaskan, posisi hilal saat pemantauan berada pada ketinggian antara 3 derajat 17 menit 33 detik hingga 6 derajat 56 menit 58 detik, dengan sudut elongasi antara 8 derajat 54 menit 49 detik hingga 10 derajat 37 menit 7 detik.
Kementerian Agama melaksanakan rukyatul hilal di 88 titik pemantauan di seluruh Indonesia. Berdasarkan laporan yang diterima, hilal berhasil terlihat oleh dua perukyat, yakni KH S Azka dan Zarkasi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Keduanya juga telah disumpah oleh hakim Pengadilan Agama setempat.
“Dengan demikian, berdasarkan hasil hisab serta adanya laporan rukyatul hilal yang memenuhi ketentuan, Sidang Isbat secara mufakat menetapkan bahwa 1 Zulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026 Masehi,” ujar Menteri Agama.
Menag berharap keputusan tersebut dapat menjadi pedoman bagi umat Islam di Indonesia dalam menjalankan rangkaian ibadah Zulhijjah, termasuk puasa Tarwiyah, puasa Arafah, salat Iduladha, hingga ibadah kurban.
Ia juga mengimbau umat Muslim untuk memanfaatkan momentum menjelang Iduladha dengan memperbanyak ibadah dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
“Semoga momentum Iduladha ini dapat memperkuat kebersamaan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meneguhkan persatuan sebagai satu bangsa,” katanya.
Selain itu, Menteri Agama turut mendoakan para jemaah haji Indonesia yang tengah menunaikan ibadah haji di Arab Saudi agar diberikan kelancaran dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur dan mabrurah.(AS/MP).




.jpg)











