- Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi.
- Hadiri Bayan Run 2026, Marsdya TNI Muzafar Gaungkan Semangat Olahraga dan Kebersamaan di Kaltim.
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Pempek King Al-Bar99 Sensasi Khas Palembang Hadir di Pasar Kemis.
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai

Keterangan Gambar : Calon calon sekjen PBB
MEGAPOLITANPOS.COM, Jenewa – Persaingan menuju puncak kepemimpinan global resmi dimulai. Jabatan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-10 akan diperebutkan tahun ini untuk masa jabatan lima tahun yang dimulai pada 1 Januari 2027.
Proses pemilihan pengganti Antonio Guterres dipandang sangat krusial di tengah meningkatnya polarisasi geopolitik, konflik global, serta tantangan ekonomi dan perubahan iklim yang semakin kompleks.
Sejumlah nama besar mulai mencuat sebagai kandidat utama yang berpeluang memimpin organisasi internasional terbesar di dunia tersebut.
Baca Lainnya :
- Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi.
- Hadiri Bayan Run 2026, Marsdya TNI Muzafar Gaungkan Semangat Olahraga dan Kebersamaan di Kaltim.
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Pempek King Al-Bar99 Sensasi Khas Palembang Hadir di Pasar Kemis.
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
Rafael Grossi: Diplomat Nuklir Berpengalaman
Rafael Grossi (65), diplomat senior asal Argentina, dikenal luas sebagai Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Selama enam tahun terakhir, Grossi menjadi figur penting dalam pengawasan program nuklir Iran serta negosiasi internasional terkait keamanan nuklir global.
Keberhasilan Grossi yang paling menonjol adalah menempatkan tim IAEA di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia di Ukraina yang diduduki Rusia. Ia menegaskan keyakinannya bahwa institusi multilateral tetap relevan di tengah perpecahan dunia.
Rebeca Grynspan: Berpeluang Jadi Perempuan Pertama
Rebeca Grynspan (70), mantan Wakil Presiden Kosta Rika dan kini memimpin UNCTAD, berpeluang mencetak sejarah sebagai perempuan pertama yang menjabat Sekretaris Jenderal PBB.
Ia dikenal sebagai tokoh reformis yang fokus pada hak asasi manusia, pembangunan berkelanjutan, dan perdamaian global. Grynspan menegaskan dirinya tidak mencari perlakuan istimewa, melainkan kesetaraan kesempatan.
Michelle Bachelet: Figur Senior dengan Tantangan Politik
Mantan Presiden Chile dua periode, Michelle Bachelet (74), juga masuk dalam radar kandidat kuat. Pengalamannya sebagai Komisaris Tinggi HAM PBB menjadi modal besar.
Namun pencalonannya menghadapi tantangan politik, terutama kritik dari sejumlah pihak di Amerika Serikat terkait sikapnya terhadap isu Uyghur di China pada laporan HAM tahun 2022.
Macky Sall: Harapan dari Afrika
Macky Sall (64), mantan Presiden Senegal, hadir sebagai representasi kuat dari Afrika. Ia dikenal aktif memperjuangkan reformasi Dewan Keamanan PBB dan pembangunan kawasan Afrika.
Jika terpilih, Sall akan menjadi tokoh Afrika ketiga yang memimpin PBB setelah Boutros Boutros-Ghali dan Kofi Annan.
Penentu Arah Dunia
Pemilihan Sekretaris Jenderal PBB kali ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi juga penentuan arah kepemimpinan global di tengah dunia yang semakin terfragmentasi.
Siapa pun yang terpilih akan menghadapi tugas berat: menjaga perdamaian, membangun konsensus antarnegara besar, serta menjawab tantangan kemanusiaan abad ke-21.(AS).


.jpg)





.jpg)






