- Peringati Hari Veteran Nasional, Bandung Serukan Kolaborasi dan Pelayanan untuk Masyarakat
- Operasional PT Dua Kuda Indonesia Masih Tersendat Meski Dapat Izin Going Concern, Manajemen Soroti Hambatan Administratif
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- OJK Luncurkan ETF Emas, Investasi Aman di Bursa Saham
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
- Dari Sampah Jadi Energi: Bank Jakarta Perluas Program Biodigester di Jakarta Utara
- EDRR Indonesia 2026 Hadirkan Teknologi Mitigasi Bencana dan Penyelamatan Global di JIExpo Kemayoran
- Hambatan Administratif Kepailitan Tekan Produksi dan Ekspor, PT Dua Kuda Indonesia Minta Operasional Tetap Berjalan
- Menteri UMKM Pastikan Status Usaha Mikro Beri Manfaat bagi Pengemudi Ojol
- Wabup Barito Utara Hadiri HUT Ke-1 Kodam XXII Tambun Bungai
Tampil di BISFE 2023 Korsel, Produk Perikanan Indonesia Raup Potensi Transaksi USD 2,57 Juta

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Produk perikanan dan makanan laut Indonesia kembali menjadi primadona pada pameran internasional " The Busan International Seafood & Fisheries Expo (BISFE 2023) di BEXCO, Busan, Korea Selatan pada 1–3 November 2023. Produk unggulan Indonesia ini meraup potensi transaksi sebesar USD 2,565 juta atau sekitar Rp 38,47 miliar.
Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Merry Maryati dalam keterangannya,Selasa(14/11) mengatakan, Partisipasi pada Pameran BISFE 2023 merupakan upaya untuk memperkenalkan aneka produk perikanan unggulan Indonesia yang aman dan berkualitas." Pameran ini menjadi salah satu jembatan kemitraan bisnis perikanan antara pelaku usaha perikanan Indonesia dengan calon pembeli (buyer) di Korea Selatan dan negara lainnya. Pameran ini juga menjadi sarana memperluas jaringan pelaku usaha perikanan Indonesia,” ungkap Merry.
Pameran BISFE 2023 merupakan pameran dagang yang berfokus pada produk ikan dan ikan olahan, teknologi pemrosesan ikan, serta pengemasan produk. Pameran ini diikuti 430 perusahaan dari 22 negara serta dikunjungi 12.114 orang terdiri atas pengunjung pameran distributor, penjual grosir, dan ritel produk perikanan.
Baca Lainnya :
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
- SAPA UMKM Siap Perluas Akses Pengadaan Pemerintah melalui Integrasi Layanan
- Menteri UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Hadapi Bonus Demografi
Pada pameran ini, paviliun Indonesia diisi oleh sembilan peserta, terdiri atas perusahaan yang terpilih dari berbagai provinsi yang menampilkan berbagai ragam produk unggulan ikan dan olahan ikan.
“Paviliun Indonesia menempati lahan strategis serta menampilkan produk-produk unggulan yang digemari dan diminati pasar Korea Selatan, seperti gurita, cumi, udang, tuna, kakap, kepiting, serta berbagai ragam produk makanan olahan ikan dan hasil laut,” jelas Merry.
Tercatat Ekspor produk perikanan Indonesia ke pasar Korea Selatan pada 2022 mencapai USD 96,4 juta. Ekspor produk perikanan Indonesia ke Korea Selatan antara lain ikan filet, ikan beku, moluska, gurita, udang, dan rumput laut. Tren ekspor produk perikanan Indonesia dalam lima tahun terakhir(2018–2022) tumbuh sebesar 8,4 persen.
Eksportir utama produk perikanan ke Korea Selatan di antaranya Rusia, Tiongkok, Vietnam, Norwegia, Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Peru, Taiwan, dan Hongkong. Sedangkan produk perikanan yang diimpor Korea Selatan antara lain udang, kepiting, gurita, ikan beku, dan salmon.(Reporter: Achmad Sholeh)


.jpg)
.jpg)













