- Dua Raperda Krusial Dibahas, DPRD Bersama Pemkab Barito Utara Siapkan Langkah Kaji Banding
- Dies Natalis ke-20 UNMA, Bupati Eman : Kampus Harus Jadi Motor Solusi di Era Tantangan Kompleks
- Suara dari Hutan Majalengka : Ketua Komisi III DPRD Ingatkan Arah Pembangunan Harus Tunduk pada SDGs
- PRSI: Prodi Robotika dan AI UHB Jadi Langkah Besar untuk Masa Depan Indonesia
- Dunia Pers Berduka: Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia di Jakarta
- Pelaku Pembunuhan Wanita di Serpong Utara Dibekuk Resmob PMJ Kurang dari 24 Jam
- Pramono Anung Tekankan Sinergi dan Ekspansi BUMD demi Jakarta Global City
- Dorong Peran BUMD DKI sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Gelar BUMD Leaders Forum
- Pemkab Barito Utara Komitmen Dukung Cegah Karhutla, Sekda Muhlis Hadiri Apel Siaga Karhutla 2026
- Polda Metro Bongkar 6 Lokasi Praktik Pengoplosan Gas Subsidi Beromzet hingga Miliaran Rupiah
Tampil di BISFE 2023 Korsel, Produk Perikanan Indonesia Raup Potensi Transaksi USD 2,57 Juta

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Produk perikanan dan makanan laut Indonesia kembali menjadi primadona pada pameran internasional " The Busan International Seafood & Fisheries Expo (BISFE 2023) di BEXCO, Busan, Korea Selatan pada 1–3 November 2023. Produk unggulan Indonesia ini meraup potensi transaksi sebesar USD 2,565 juta atau sekitar Rp 38,47 miliar.
Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Merry Maryati dalam keterangannya,Selasa(14/11) mengatakan, Partisipasi pada Pameran BISFE 2023 merupakan upaya untuk memperkenalkan aneka produk perikanan unggulan Indonesia yang aman dan berkualitas." Pameran ini menjadi salah satu jembatan kemitraan bisnis perikanan antara pelaku usaha perikanan Indonesia dengan calon pembeli (buyer) di Korea Selatan dan negara lainnya. Pameran ini juga menjadi sarana memperluas jaringan pelaku usaha perikanan Indonesia,” ungkap Merry.
Pameran BISFE 2023 merupakan pameran dagang yang berfokus pada produk ikan dan ikan olahan, teknologi pemrosesan ikan, serta pengemasan produk. Pameran ini diikuti 430 perusahaan dari 22 negara serta dikunjungi 12.114 orang terdiri atas pengunjung pameran distributor, penjual grosir, dan ritel produk perikanan.
Baca Lainnya :
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
- Kunjungan ke China, Menteri Maman Buka Peluang Besar UMKM Tembus Pasar Global
- Dampak Harga Plastik Naik: Keuntungan UMKM Menyusut
- Wamen UMKM Sebut Kewirausahaan Jadi Kunci Keberhasilan Hadapi Puncak Demografi
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
Pada pameran ini, paviliun Indonesia diisi oleh sembilan peserta, terdiri atas perusahaan yang terpilih dari berbagai provinsi yang menampilkan berbagai ragam produk unggulan ikan dan olahan ikan.
“Paviliun Indonesia menempati lahan strategis serta menampilkan produk-produk unggulan yang digemari dan diminati pasar Korea Selatan, seperti gurita, cumi, udang, tuna, kakap, kepiting, serta berbagai ragam produk makanan olahan ikan dan hasil laut,” jelas Merry.
Tercatat Ekspor produk perikanan Indonesia ke pasar Korea Selatan pada 2022 mencapai USD 96,4 juta. Ekspor produk perikanan Indonesia ke Korea Selatan antara lain ikan filet, ikan beku, moluska, gurita, udang, dan rumput laut. Tren ekspor produk perikanan Indonesia dalam lima tahun terakhir(2018–2022) tumbuh sebesar 8,4 persen.
Eksportir utama produk perikanan ke Korea Selatan di antaranya Rusia, Tiongkok, Vietnam, Norwegia, Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Peru, Taiwan, dan Hongkong. Sedangkan produk perikanan yang diimpor Korea Selatan antara lain udang, kepiting, gurita, ikan beku, dan salmon.(Reporter: Achmad Sholeh)
















