- Dies Natalis ke-20 UNMA, Bupati Eman : Kampus Harus Jadi Motor Solusi di Era Tantangan Kompleks
- Suara dari Hutan Majalengka : Ketua Komisi III DPRD Ingatkan Arah Pembangunan Harus Tunduk pada SDGs
- PRSI: Prodi Robotika dan AI UHB Jadi Langkah Besar untuk Masa Depan Indonesia
- Dunia Pers Berduka: Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia di Jakarta
- Pelaku Pembunuhan Wanita di Serpong Utara Dibekuk Resmob PMJ Kurang dari 24 Jam
- Pramono Anung Tekankan Sinergi dan Ekspansi BUMD demi Jakarta Global City
- Dorong Peran BUMD DKI sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Gelar BUMD Leaders Forum
- Pemkab Barito Utara Komitmen Dukung Cegah Karhutla, Sekda Muhlis Hadiri Apel Siaga Karhutla 2026
- Polda Metro Bongkar 6 Lokasi Praktik Pengoplosan Gas Subsidi Beromzet hingga Miliaran Rupiah
- Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
Suara dari Hutan Majalengka : Ketua Komisi III DPRD Ingatkan Arah Pembangunan Harus Tunduk pada SDGs

Keterangan Gambar : Ketua Komisi III DPRD Majalengka, H Iing Misbahuddin,
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Di bawah rimbun pepohonan, di hadapan papan bertuliskan "Pentingnya Keberadaan Hutan bagi Kehidupan", H Iing Misbahuddin menyampaikan pesan yang lebih dari sekadar imbauan. Bagi Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka itu, hutan adalah penanda arah. Apakah pembangunan masih berpihak pada masa depan, atau mulai menggerusnya perlahan.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera tersebut menegaskan, isu kelestarian hutan tidak bisa dipisahkan dari agenda besar United Nations melalui Sustainable Development Goals (SDGs). Menurutnya, konsep pembangunan berkelanjutan bukan jargon global, melainkan panduan konkret bagi daerah yang sedang bertumbuh cepat seperti Majalengka.
"Dalam membangun, kita jangan lupa konsep pembangunan berkelanjutan dengan memperhatikan lingkungan atau SDGs. Pembangunan harus tetap berjalan, namun kelestarian lingkungan yang kita pinjam dari anak cucu harus kita kembalikan dalam kondisi yang lebih baik," tegasnya.
Baca Lainnya :
- Dies Natalis ke-20 UNMA, Bupati Eman : Kampus Harus Jadi Motor Solusi di Era Tantangan Kompleks
- Suara dari Hutan Majalengka : Ketua Komisi III DPRD Ingatkan Arah Pembangunan Harus Tunduk pada SDGs
- Headline Nasional : Baznas dan Dinas Sosial Majalengka Salurkan 50 Paket Sembako, Warga Rajawangi Bangkit Usai Puting Beliung
- Bupati Majalengka Tertibkan Kabel Udara, Kolaborasi Pemda - Operator Demi Kota Lebih Aman dan Estetis
- OJK dan Pemkab Majalengka Kuatkan Ekosistem Keuangan Inklusif di Situ Cipanten Gunungkuning
Sebagai pimpinan komisi yang membidangi infrastruktur dan lingkungan di DPRD Kabupaten Majalengka, Iing menyaksikan langsung bagaimana laju pembangunan kerap berhadapan dengan persoalan tata ruang, alih fungsi lahan, hingga menyusutnya ruang hijau.
Ia mengingatkan, kemajuan fisik tanpa kalkulasi ekologis adalah utang yang kelak ditagih alam dengan cara yang mahal: krisis air, udara tercemar, dan bencana ekologis.
Bagi Iing, keberhasilan pembangunan modern tak lagi cukup diukur dari panjang jalan, tinggi gedung, atau tebalnya beton yang dicor. Ukuran keberhasilan harus ikut menilai seberapa terjaganya hutan, sumber air, kualitas udara, dan keseimbangan ekosistem yang menopang kehidupan warga.
Ia mengajak pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat untuk menyatukan komitmen pada prinsip SDGs. Pembangunan dan kelestarian lingkungan, tegasnya, bukan dua kutub yang saling bertentangan.
"Pembangunan dan kelestarian lingkungan bukan dua hal yang bertentangan. Keduanya harus berjalan beriringan." Pesan dari ruang hijau itu menjadi refleksi penting bagi daerah yang tengah bergerak cepat.
Di tengah geliat investasi dan pembangunan, suara legislatif ini mengingatkan bahwa hutan bukan penghambat kemajuan melainkan fondasi keberlanjutan kehidupan.** (Agit)
















