- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
- Babinsa Ajak Warga Perkuat Keamanan dan Kerukunan Wilayah.
- Tradisi Korps, Kodim 0510/Tigaraksa Terima Warga Baru Letkol Inf Yudha Fuady Putra.
- Kodim 0506/Tgr Lalui Koramil Jajaran Salurkan Bantuan Air Bersih Paada Masyarakat.
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
- Fraksi DPRD Mulai Bedah RAPBD Barito Utara 2027, Arah Anggaran Jadi Sorotan
- Presiden Prabowo Minta Layanan BPJS Kesehatan Ditingkatkan, Antrean Pasien Harus Lebih Singkat
- Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Petugas PPSU Bersihkan Monumen Pancasila Sakti
Pemkab Barito Utara Komitmen Dukung Cegah Karhutla, Sekda Muhlis Hadiri Apel Siaga Karhutla 2026

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menunjukkan komitmennya dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026. Hal ini ditandai dengan kehadiran Sekretaris Daerah Barito Utara, Drs. Muhlis, yang mewakili Bupati Shalahuddin dalam Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana di halaman Mapolres Barito Utara, Jumat (17/04/2026).
Kehadiran Sekda Muhlis menjadi wujud dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap upaya kesiapsiagaan yang dilakukan jajaran TNI, Polri, dan seluruh stakeholder dalam mengantisipasi potensi karhutla, terutama di tengah ancaman fenomena El Nino yang diprediksi terjadi tahun ini.
Usai mengikuti apel, Sekda turut melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan personel serta sarana dan prasarana penanggulangan karhutla.
Selain itu Sekda juga menyimak pemaparan dari pihak Polres terkait peta wilayah dan titik-titik rawan kebakaran di Kabupaten Barito Utara.
Pemerintah daerah tentunya sangat mendukung kesiapan yang telah dilakukan.
Dari peninjauan ini melihat bahwa personel dan sarana prasarana sudah cukup siap.
Langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama, mengingat karhutla tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat dan aktivitas sosial ekonomi.
Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menekan potensi kebakaran, terutama pada wilayah-wilayah yang telah dipetakan sebagai daerah rawan.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha hingga masyarakat, agar upaya pencegahan bisa berjalan maksimal,” ucap Sekda.
Apel gelar pasukan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama antara Pemerintah Daerah dan seluruh unsur terkait dalam menjaga wilayah Barito Utara tetap aman dari ancaman karhutla, khususnya menghadapi musim kemarau tahun 2026.
(Dd)


.jpg)


.jpg)









