- Dari Mangrove hingga Internet Publik, Program PLN di Pulau Sabira Raih Predikat Platinum
- BMKG Prediksi Jakarta Cerah hingga Cerah Berawan Sepanjang Senin, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
- Tanpa Kedip, PLN Jaga Keandalan Listrik Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Berjalan Sukses
- Peluncuran Buku Abdul Rivai Ras Tegaskan Peran Strategis PTPN I bagi Indonesia
- HUT ke-81 RI: doa kebangsaan lintas agama tegaskan Bhinneka Tunggal Ika
- PJT Tolak Tuntutan Buka Akses Jalan Aksi Demo Nyaris Bentrok
- H. Nurul Anwar Ajak Pengurus BKMT Perkuat Dakwah dan Pembinaan Generasi
- H. Taupik Nugraha, BKMT Berperan Besar Membina Umat dan Memperkuat Persatuan
- Harga garam Merosot, petani minta pemerintah tetapkan HET
- Pemkab Barito Utara Harapkan BKMT Jadi Mitra Strategis Membangun Masyarakat Religius
Aksi Demo Tolak Kenaikan BBM Disorot Wasekum MD KAHMI
Aksi Demo Tolak Kenaikan BBM Disorot Wasekum MD KAHMI

Keterangan Gambar : Aksi Demo Tolak Kenaikan BBM Disorot Wasekum MD KAHMI
MEGAPOLITANPOS.COM, - Blitar - Wakil Ketua Umum Majelis Daerah Korps Alumni HMI ( Wasekum MD Kahmi) Demy Allam Sahati menilai
aksi demonstrasi yang dilaksanakan oleh Aliansi Mahasiswa Islam Blitar pada hari ini, kamis, (08/09/22) di depan gedung DPRD Kabupaten Blitar dinilai kurang relevan, aksi dengan narasi utama Menolak Tegas Kenaikan Harga BBM. Wasekum MD KAHMI Blitar, Demy Allam Sahati, berpendapat bahwa menurutnya aksi demo itu diduga hanya lips service.
"Aksi ini seharusnya dilakukan sebelum tanggal 3 kemarin, sebelum kenaikan terjadi, dan jika dilaksanakan hari ini tentu tidak relevan, seharusnya aksi ini dirubah menjadi Aksi menuntut pemerintah menurunkan harga BBM," kata Demy
Baca Lainnya :
- PJT Tolak Tuntutan Buka Akses Jalan Aksi Demo Nyaris Bentrok
- Akses Jalan Bendungan Lahor Ditutup Ribuan Massa Gelar Aksi Tolak
- Endro Hermono Anggota Komisi VIII DPR-RI Sosialisasikan Keuangan Ibadah Haji Praktis Cepat dan Terjangkau
- Bupati Blitar Serahkan Sertifikat Redistribusi Tanah Tahap 2
- Bupati dan DPRD Sambut JPO Hibah Boy Thohir, Majalengka Bersolek
Selain itu masih ungkap Demy dalam keterangan pers yang dirilis kepada para awak media menyebut kalau aksi ini dinilai sarat akan kepentingan dan tidak murni, sebab aksi ini terkesan formalitas dan formalitas, karena diciderai dengan hadirnya para pimpinan aliansi pada acara yang diselenggarakan oleh Polres Blitar sebelumnya di salah satu rumah makan di Kota Blitar.
"Saya patut menduga bahwa aksi ini tidak murni, hanya sekedar formalitas, kemarin memang ada intruksi dari pusat untuk melaksanakan aksi penolakan BBM, tertanggal 31, sekarang sudah naik aksinya menggunakan judul yang sama, bagaimana mungkin kader intelektual tidak peka terhadap hal seperti ini?, Lalu secara etis juga saya pandang bermasalah, kemarin ada acara diagram oleh polres yang dilaksanakan, dan mereka mendapat paket isinya apa, yang jelas ini pasti menimbulkan kecurigaan publik, apalagi ada tulisan "Semoga Berkenan", nah berkenan untuk apa? atau jangan-jangan berkenan untuk digembosi?' Ungkap pria 25 tahun yang jebolan Fakultas Hukum salah satu Universitas Surabaya ini.
Waksekum Wasekum MD KAHMI Blitar, mendapat informasi 2 hari menjelang aksi, pimpinan mereka ikut dan menerima bingkisan yang kita tidak tahu apa isinya.
Selanjutnya Demy juga berharap agar aksi mahasiswa bisa lebih kritis dan up to date, murni dari keresahan rakyat dan tidak sekedar formalitas apalagi menyeleweng dari etika dengan dalih apapun. "Saya harap adik-adik bisa lebih kritis, update, dan independen dalam menyalurkan aspirasi, saya mengkritik seperti ini bukan karena menolak aksi kalian, tapi aksi kalian seharusnya bisa lebih maksimal!," Punkas Demy.
Dilain sisi Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom saat acara pertemuan dengan perwakilan mahasiswa kepada wartawan saat dikonfirmasi (06/09/22), pihaknya enggan disebut pertemuan dengan mahasiswa itu adalah bentuk pengondisian atau penggembosan." Pertemuan ini rutin kita lakukan dalam forum silaturahmi dengan mahasiswa,silahkan mahasiswa melaksanakan aksi namun jangan sampai anarkis,"tukas Panji Anom (za/mp)


.jpg)
.jpg)




.jpg)








