- Kolaborasi BNI dan IAS, Layanan Pendampingan Bandara Kini dalam Genggaman
- Polisi Bongkar Curanmor Majalengka, Motor Korban Ditemukan di Garut
- Hari Batik Nasional, BNI Dorong Perajin dan UMKM Batik Naik Kelas hingga Pasar Global
- Sulthan Saddan Buka Kartu di Musda KNPI : 1000 Persen Maju!
- Gara Gara Terperosok Limbah Blotong Panas Pabrik Gula Dua Warga Alami Luka Bakar Serius.
- Babinsa dan Komduk Intensifkan Patroli Malam.
- PRI Bidik Generasi Z, Budi Pramono: Anak Muda Jadi Kekuatan Partai
- Dandim 0506/Tgr Tinjau Langsung Distribusi 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Kampung Koceak.
- Jenderal Suyudi Ario Seto Resmi Jabat Kapolri dan Komjen Wisnu Hadiningrat sebagai Wakapolri
- Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei.
Headline Nasional : Baznas dan Dinas Sosial Majalengka Salurkan 50 Paket Sembako, Warga Rajawangi Bangkit Usai Puting Beliung

Keterangan Gambar : Baznas dan Dinas Sosial Kabupaten Majalengka di Desa Rajawangi
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Terjangan angin puting beliung pada 18 Maret 2026 di Desa Rajawangi, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka menyisakan kerusakan serius, terutama pada bagian atap rumah warga yang hancur akibat terpaan angin kencang dan tertimpa pohon tumbang.
Di sejumlah titik, genteng berhamburan dan rangka atap patah, bahkan beberapa rumah sempat tidak layak huni. Kondisi paling parah terjadi di Blok Senin RT 02/02, Dusun Kramatjaya, yang menjadi titik terdampak terberat.
Meski demikian, semangat warga untuk bangkit mulai terlihat. Hingga berita ini diterbitkan, kondisi rumah warga telah mulai diperbaiki secara swadaya, melalui gotong royong antarwarga di tengah keterbatasan.
Baca Lainnya :
- Polisi Bongkar Curanmor Majalengka, Motor Korban Ditemukan di Garut
- Sulthan Saddan Buka Kartu di Musda KNPI : 1000 Persen Maju!
- Babinsa dan Komduk Intensifkan Patroli Malam.
- PRI Bidik Generasi Z, Budi Pramono: Anak Muda Jadi Kekuatan Partai
- Dandim 0506/Tgr Tinjau Langsung Distribusi 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Kampung Koceak.
Sebagai bentuk kepedulian, Baznas Majalengka bersama Dinas Sosial Kabupaten Majalengka serta BTB (Baznas Tanggap Bencana) menyalurkan 50 paket sembako kepada masyarakat terdampak.
Ketua Baznas Kabupaten Majalengka, H Agus Asri Sabana melalui Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Embed Humed, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan tindak lanjut dari laporan pemerintah desa sekaligus bagian dari komitmen kemanusiaan.
"Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari laporan desa dan hasil asesmen di lapangan. Kami ingin memastikan masyarakat yang terdampak tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini," ujar Embed Humed. Kamis, (16/04/2026)
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majalengka, H Nasrudin, dikatakan stafnya menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir dalam setiap penanganan bencana yang menimpa masyarakat.
"Kami memastikan penanganan bagi warga terdampak dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Bantuan yang diberikan ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam melindungi masyarakat, khususnya di saat menghadapi bencana," ujar H Nasrudin.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pendataan dan pemantauan terhadap kondisi warga, termasuk kebutuhan lanjutan pascabencana.
"Kami juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait agar pemulihan dapat berjalan optimal, baik dari sisi kebutuhan dasar maupun perbaikan hunian warga," lanjutnya.
Di sisi lain, Embed Humed juga mengingatkan adanya potensi bencana lain menjelang musim kemarau yang perlu diantisipasi sejak dini.
"Kami khawatir ke depan bisa terjadi bencana lain seperti kebakaran lahan atau dampak cuaca ekstrem lainnya. Karena itu, kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan," tegasnya.
Salah satu warga terdampak, Yadi, dari Blok Senin RT 02/02 Dusun Kramatjaya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
"Atap rumah kami sempat rusak parah akibat tertimpa pohon dan angin kencang. Alhamdulillah sekarang sudah mulai diperbaiki. Terima kasih atas bantuan yang sangat membantu kami untuk bertahan dan bangkit," ungkapnya.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa di tengah bencana, kolaborasi antara pemerintah dan lembaga sosial serta semangat gotong royong masyarakat menjadi kunci utama dalam memulihkan kondisi pascabencana. ** (Agit)









.jpg)
.jpg)
.jpg)




