- Bukti Peran Aktif Babinsa dan Komduk, Patroli Malam Wujudkan Lingkungan Aman.
- Pemkot Tangerang Wisuda 405 Siswa Sekolah Lansia Angkatan Kedua, Dorong Lansia Mandiri dan Berprestasi.
- Shalahuddin Tegaskan Pendataan dan Verifikasi Pelebaran Jalan Dilakukan Secara Cermat
- Pemkab Barito Utara Percepat Pelebaran Ruas Jalan Dalam Kota Muara Teweh
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Pascabencana
- Wamen UMKM: Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Cetak Wirausaha Baru
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Hari Pramuka ke-65, Dandim 0506/Tgr Hadiri Upacara Kwarcab Tangsel.
- Jaga Jakarta On The Spot, Babinsa-Bhabinkamtibmas Bagikan Sembako kepada Warga.
May Day 2023, 1.200 Buruh dari Kabupaten Tangerang Berangkat Aksi di Jakarta

Keterangan Gambar : Sebanyak 1.200 buruh berangkat dari Kabupaten Tangerang bergerak menuju Patung Kuda, Jakarta dalam rangka May Day,
MEGAPOLITANPOS.COM Kab. Tangerang,- Sebanyak 1.200 buruh berangkat dari Kabupaten Tangerang bergerak menuju Patung Kuda, Jakarta dalam rangka May Day, dengan titik kumpul kawasan Citra Raya Cikupa dan Flyover Toll Bitung, Kabupaten Tangerang, Senin (1/5/2023).
Ketua Konfederasi Serikan Pekerja Seluruh Indonesia(K-SPSI) Kabupaten Tangerang Supriyadi mengatakan,para buruh di wilayah Tangerang akan melakukan aksi unjuk rasa secara terpusat di Patung Kuda, Jakarta.
"Hari ini, seribu buruh bergerak menuju Jakarta, dengan beberapa tuntutan, seperti mencabut omnimbus law UU No 6/2023 tentang Cipta Kerja," ujar Supriyadi.
Baca Lainnya :
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Jaga Jakarta On The Spot, Babinsa-Bhabinkamtibmas Bagikan Sembako kepada Warga.
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Bank Jakarta Buka Peluang Duplikasi Program CSR Biodigester di Seluruh Wilayah
Selain itu, pihaknya juga menolak upah murah, union busting, RUU Kesehatan, dan menuntut sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT). Serta menyuarakan sejumlah tuntutan mulai dari perubahan aturan ketenagakerjaan, adanya peningkatan PHK, hingga masih banyaknya perusahaan yang tidak membayarkan THR lebaran 2023.
"Kami juga akan membawa tuntutan berupa adanya tindak pemerintah untuk mengatasi PHK masal," ujar Supriyadi.
Diketahui dalam melakukan penjagaan di sejumlah titik keberangkatan aksi para buruh. Sebanyak 250 personil gabungan disiagakan. (Wan)










.jpg)





