- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat EDRR 2026, Teknologi AI Jadi Andalan
- Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
Kementerian Pertanian Pastikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera Barat Segera Tersalurkan

Keterangan Gambar : Respon cepat Kementan dan Bapanas kirim bantuan ke Sumatera
MEGAPOLITANPOS.COM, Padang,— Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) bergerak cepat merespons banjir bandang dan longsor yang melanda Sumatera Barat. Bantuan kemanusiaan dalam skala besar sedang dalam proses distribusi dan tiba melalui KRI Banda Aceh di Pelabuhan Teluk Bayur, Senin (8/12/2025).
Bantuan ini merupakan hasil konsolidasi langsung Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, yang menghimpun dukungan dari BUMN pangan dan mitra strategis dengan total nilai mencapai Rp75 miliar. KRI Banda Aceh membawa lebih dari 19 jenis kebutuhan pokok, mulai dari beras, minyak goreng, gula, susu, air mineral, mie instan, pakaian, kebutuhan bayi, hingga perlengkapan higienis lainnya. Distribusi dilakukan secara terkoordinasi dengan Pemprov Sumatera Barat, pemerintah kabupaten/kota terdampak, TNI AL, Pelindo, dan Forkopimda.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan perkembangan pengiriman bantuan.
Baca Lainnya :
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Kementerian Pertanian Pastikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera Barat Segera Tersalurkan
- Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh
- Sabang Kondusif Pasca Penyegelan 250 Ton Beras Ilegal, Warga Justru Beri Dukungan ke Aparat
- Instruksi Tegas Mentan: Semua Bantuan Pertanian Harus untuk Petani Gurem dan Berpendapatan Rendah
“Pengiriman bantuan dilakukan secara bertahap. Hari ini, KRI Banda Aceh telah menurunkan sekitar 21 truk atau kurang lebih 250 ton bantuan. Total ada 64 item, mulai dari sembako, perlengkapan wanita, kebutuhan bayi, susu, hingga perlengkapan higienis lainnya. Kami memastikan seluruh bantuan ini segera disalurkan untuk meringankan beban masyarakat Sumatera Barat.”
Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Asharullah, menyampaikan apresiasi sekaligus kebutuhan mendesak daerah.
“Terima kasih kepada Ibu Kepala Badan yang hadir langsung mewakili Menteri menyampaikan bantuannya dan kita akan langsung mendistribusinya ke kabupaten/kota.”
Dalam kesempatan tersebut, Mahyeldi juga menjelaskan dampak kerusakan lahan pertanian yang cukup luas.
“Ada lebih kurang 25 ribu hektare, baik sawah maupun lahan kering, kebun, juga kolam yang terdampak banjir dan longsor. Harapan kita, beberapa bulan lagi kita akan menghadapi Puasa dan Lebaran, sehingga diperlukan dukungan berupa alat untuk membantu rehabilitasi. Dengan begitu, pada akhir Desember lahan-lahan ini dapat ditanami dan berproduksi kembali.”
Menindaklanjuti hal tersebut, Kementan menugaskan jajarannya melakukan pendataan detail lahan terdampak yang akan diklasifikasikan sebagai rusak ringan, sedang, atau berat. Data ini menjadi dasar percepatan bantuan alsintan, saprodi, dan dukungan teknis lainnya agar produksi pertanian segera pulih.
Kementerian Pertanian memastikan penyaluran bantuan dipantau hingga tingkat kabupaten/kota dan pemulihan sektor pertanian Sumatera Barat dilakukan secara berkelanjutan.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)
.jpg)












