- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
- Hasil Sinergi, Maryono: Wujudkan Pemerataan & Infrastruktur Kian Dekat Warga .
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sidak Proyek Joko Pangon Ini Catatan Komisi III DPRD Kota Blitar.
- Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya.
- KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel
Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret
Idul Fitri 1447 Hijriah

Keterangan Gambar : Menteri Agama RI Nasaruddin Umar saat membacakan hasil sidang isbat yang menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026.(Ist)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Agama RI (Kemenag) menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu (21/3/2026). Penetapan tersebut disampaikan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar sesuai pelaksanaan sidang isbat di Auditorium H M Rasjidi, Gedung Kemenag, Jakarta, Kamis (19/3/2026) malam.
"Disepakati 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu 21 Maret 2025," kata Nasaruddin Umar.
Adapun penetapan didasarkan pada posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia. Diungkap hilal belum memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh MABIMS untuk penentuan awal bulan Syawal 1447 Hijriah.
Baca Lainnya :
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
Hal tersebut disampaikan anggota Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama (Kemenag) Cecep Nurwendaya dalam seminar sidang isbat di Kantor Kemenag, Jakarta, Kamis (19/3/2026).
Dijelaskan Cecep, berdasarkan perhitungan astronomi (hisab), ketinggian hilal di Indonesia berada pada rentang 0,91 derajat hingga 3,13 derajat. Sementara itu, elongasi atau jarak sudut antara bulan dan matahari berada di kisaran 4,54 derajat hingga 6,10 derajat.
Merujuk kriteria MABIMS, awal bulan hijriah ditetapkan jika hilal memiliki ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi mencapai 6,4 derajat.
"Kalau kurva tadi digabungkan, di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak memenuhi kriteria awal bulan kamariah MABIMS," beber Cecep.
Dengan kondisi tersebut, secara hisab astronomi, 1 Syawal 1447 Hijriah diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.(***)

.jpg)

.jpg)
.jpg)


.jpg)
.jpg)







