- Ratusan Mahasiswa LSPR Tampilkan Ekosistem Project-Base Learning melalui COMMFEST 2026 di SMESCO
- PB. Formula: Hukum Cenderung Tajam Ke Bawah Tapi Tumpul Ke Atas
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Kunjungan Menteri PKP Berkah untuk Warga Blitar, Tambah Kuota 444 Unit RTLH
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Smart Lock hingga Perabot Rumah Dijual Mulai Rp10 Ribuan
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Demi Keselamatan dan Daya Saing, Iperindo Usulkan Transisi B50 Dilakukan Bertahap
- Peternak Rakyat Desak Evaluasi Impor Satu Pintu SBM, Harga Pakan Melonjak Rp2.000 per Kg
Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh

Keterangan Gambar : Pemerintah memberikan bantuan kepada korban terdampak banjir dan tanah longsor Sumatra Utara dan Aceh.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog memastikan penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Bantuan ini merupakan langkah cepat pemerintah untuk menjamin kebutuhan pangan masyarakat selama masa tanggap darurat.
Setiap keluarga yang terdampak akan menerima 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Perum Bulog telah menyiapkan pasokan dalam jumlah besar berdasarkan penugasan resmi dari Bapanas.

Baca Lainnya :
- PNM Perkuat Pemulihan Pascabencana di Aceh, Fokus Dukung Masyarakat Prasejahtera dan UMKM
- Menteri Maman: UMKM Terdampak Bencana Akan Terima Bantuan Modal Rp3 Juta
- Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Melalui Digitalisasi Data Petani
- DPR RI Bongkar Fakta Gudang Bulog Penuh, Beras Aman hingga 2027
- Kapolsek dan Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Bareskrim Polri
Total bantuan yang dialokasikan meliputi:
Provinsi Aceh: 10.614 ton beras dan 1.954 ton minyak goreng.
Provinsi Sumatera Utara: 16.894 ton beras dan 3.108 ton minyak goreng.
Provinsi Sumatera Barat: 6.795 ton beras dan 1.250 ton minyak goreng.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa cadangan pangan nasional dalam kondisi sangat aman, sehingga pemerintah dapat langsung mengeluarkan stok untuk membantu warga terdampak.
“Ini saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Ada bencana banjir. Pemerintah akan mengirim bantuan. Yang pertama adalah beras dan minyak goreng,” ujar Mentan Amran dalam keterangan persnya di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Mentan Amran juga menjelaskan bahwa Aceh dan Sumatera Utara merupakan wilayah dengan surplus produksi pangan yang besar, sehingga distribusi bantuan dapat dilakukan cepat dan tanpa mengganggu stok nasional.
“Aceh itu surplus 871 ribu ton beras. Sumatera Utara juga surplus cukup besar. Karena itu, kita langsung keluarkan beras dan minyak goreng sebagai bantuan. Cadangan kita sangat kuat,” tegasnya.
Distribusi bantuan dilakukan secara terpadu dengan dukungan Bulog, Satgas Pangan, TNI, dan berbagai unsur terkait lainnya. Pengiriman bantuan telah dimulai dan akan terus dipantau secara langsung di lapangan.
“Hari ini bantuan berangkat. Langsung ke lapangan. Insyaallah, kalau saya sudah agak pulih, saya akan turun langsung mengecek kondisi di daerah,” ujar Mentan Amran.
Kementerian Pertanian terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah agar bantuan dapat tersalurkan cepat, tepat sasaran, dan efektif dalam meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi bencana banjir dan tanah longsor.(**).

















