- Ditreskrimum Polda Metro Siapkan Tim Buru Begal dan Kejahatan Jalanan 24 Jam
- Wujudkan Swasembada Gula Kementan Kerjasama CV Lang Buana Tanam Bibit Unggul Tebu Aas Agribun
- BNI Perkuat Dukungan untuk PBSI, Regenerasi Atlet Bulu Tangkis Indonesia Kian Bersinar
- Kolaborasi PRSI dan IESPA Siap Dorong Kreativitas Generasi Muda Indonesia
- Bunga PNM Mekaar Akan Dipangkas, Presiden Prabowo Dorong Keadilan Ekonomi Berbasis Pancasila
- Anggota DPRD Barito Utara H Nurul Anwar Sampaikan Pesan Idul Adha 1447 H,Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan
- Anggota DPRD Barito Utara Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-63 untuk Ketua DPRD Hj Mery Rukaini
- Kodim 1013 Muara Teweh Ucapkan Selamat Memperingati Kenaikan Yesus Kristus 2026
- DPRD Hadiri Rakor Tata Kelola Pemkab Barito Utara di Gedung KPK RI
- BRI Life Hadirkan CSR Berkelanjutan: Dari Kesehatan Mata hingga Penguatan Ekonomi Desa
Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh

Keterangan Gambar : Pemerintah memberikan bantuan kepada korban terdampak banjir dan tanah longsor Sumatra Utara dan Aceh.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog memastikan penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Provinsi Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Bantuan ini merupakan langkah cepat pemerintah untuk menjamin kebutuhan pangan masyarakat selama masa tanggap darurat.
Setiap keluarga yang terdampak akan menerima 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Perum Bulog telah menyiapkan pasokan dalam jumlah besar berdasarkan penugasan resmi dari Bapanas.

Baca Lainnya :
- DPR RI Bongkar Fakta Gudang Bulog Penuh, Beras Aman hingga 2027
- Kapolsek dan Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Bareskrim Polri
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Arsip Pertanahan sebagai Nyawa Layanan, Kementerian ATR/BPN Percepat Restorasi di Aceh Melalui Kolaborasi
- Perjuangan Kantah Kabupaten Aceh Tamiang Selamatkan 75 Ribu Arsip Pertanahan Pascabencana
Total bantuan yang dialokasikan meliputi:
Provinsi Aceh: 10.614 ton beras dan 1.954 ton minyak goreng.
Provinsi Sumatera Utara: 16.894 ton beras dan 3.108 ton minyak goreng.
Provinsi Sumatera Barat: 6.795 ton beras dan 1.250 ton minyak goreng.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa cadangan pangan nasional dalam kondisi sangat aman, sehingga pemerintah dapat langsung mengeluarkan stok untuk membantu warga terdampak.
“Ini saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Ada bencana banjir. Pemerintah akan mengirim bantuan. Yang pertama adalah beras dan minyak goreng,” ujar Mentan Amran dalam keterangan persnya di Kantor Pusat Kementan, Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Mentan Amran juga menjelaskan bahwa Aceh dan Sumatera Utara merupakan wilayah dengan surplus produksi pangan yang besar, sehingga distribusi bantuan dapat dilakukan cepat dan tanpa mengganggu stok nasional.
“Aceh itu surplus 871 ribu ton beras. Sumatera Utara juga surplus cukup besar. Karena itu, kita langsung keluarkan beras dan minyak goreng sebagai bantuan. Cadangan kita sangat kuat,” tegasnya.
Distribusi bantuan dilakukan secara terpadu dengan dukungan Bulog, Satgas Pangan, TNI, dan berbagai unsur terkait lainnya. Pengiriman bantuan telah dimulai dan akan terus dipantau secara langsung di lapangan.
“Hari ini bantuan berangkat. Langsung ke lapangan. Insyaallah, kalau saya sudah agak pulih, saya akan turun langsung mengecek kondisi di daerah,” ujar Mentan Amran.
Kementerian Pertanian terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah agar bantuan dapat tersalurkan cepat, tepat sasaran, dan efektif dalam meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi bencana banjir dan tanah longsor.(**).











.jpg)




