- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
Kementan Perkuat SDM Pertanian Lewat Pembinaan P4S di Tasikmalaya
.jpg)
Keterangan Gambar : Pusat Pelatihan Pertanian (Kapuslatan) Kementerian Pertanian bersama Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang melakukan kunjungan kerja ke dua Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) di Kota Tasikmalaya
MEGAPOLITANPOS.COM, Lembang– Pusat Pelatihan Pertanian (Kapuslatan) Kementerian Pertanian bersama Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang melakukan kunjungan kerja ke dua Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) di Kota Tasikmalaya, yakni P4S Assalam dan P4S Enoi Hikari Ikamaja, Jumat (5/9/2025).
Kunjungan ini bertujuan memperkuat peran P4S sebagai mitra strategis Kementan dalam pembangunan sumber daya manusia pertanian, mendorong penerapan teknologi dan inovasi, serta menciptakan sistem pelatihan dan permagangan yang efektif.
Sejak berdiri tahun 2019, kedua P4S tersebut telah menjadi pusat pembelajaran berbasis masyarakat yang mandiri dan berdaya saing.
Baca Lainnya :
- Kementan Pastikan Pupuk Subsidi Tepat Sasaran Melalui Digitalisasi Data Petani
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Kementan Umumkan Harga Daging Sapi Disepakati Rp 55 Ribu per Kg, Berlaku hingga Lebaran 2026
- Kementerian Pertanian Pastikan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Sumatera Barat Segera Tersalurkan
- Pemerintah Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh
P4S Assalam, dipimpin Pandu Rahayu, fokus pada usaha peternakan domba doppler dan kambing perah dengan omzet mencapai Rp300 juta per tahun. Lembaga ini aktif bermitra dengan Polbangtan, Unpad, Unper, Unsoed, SMK Peternakan, hingga kelompok tani untuk program magang dan pengembangan peternakan.
Sementara P4S Enoi Hikari Ikamaja yang digagas Dadan Ridwan, alumni magang Jepang Kementan, bergerak di bidang pelatihan budidaya tanaman, peternakan, perikanan, hingga pengolahan hasil pertanian. Dengan dukungan program YESS PPIU Jawa Barat dan jejaring SMK pertanian, lembaga ini aktif menyebarkan inovasi teknologi ke masyarakat.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa P4S terbukti menjadi motor penggerak pembangunan pertanian di akar rumput.
“P4S adalah bukti nyata pelatihan berbasis masyarakat yang mampu melahirkan petani muda terampil, mandiri, dan berdampak positif bagi lingkungannya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti, yang menilai peran P4S vital dalam regenerasi petani.
“P4S bukan hanya mencetak petani, tapi juga wirausaha muda pertanian yang siap bersaing,” jelasnya.
Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Tedy Dirhamsyah menambahkan, ke depan P4S harus menjadi wadah permagangan, pusat penyebaran inovasi, sekaligus pencetak petani milenial yang inovatif, adaptif, dan berdaya saing.
Ia juga menekankan bahwa program utama Kementan 2026 akan fokus pada hilirisasi perkebunan, khususnya bawang putih dan cabai. Untuk itu, UPT pelatihan didorong memperbanyak skema pelatihan berbasis kerja sama, memperluas jejaring, serta meningkatkan kompetensi SDM pelatihan.
Kunjungan Kapuslatan ke P4S di Tasikmalaya ini menjadi momentum penting untuk mempertegas peran P4S dalam mendukung pembangunan SDM pertanian Indonesia. Dengan semangat kolaborasi, kedua P4S diharapkan dapat menjadi model pelatihan berbasis masyarakat yang mampu mencetak petani milenial unggul, menuju pertanian Indonesia maju, mandiri, dan modern.( Reporter: Achmad Sholeh Alek).




.jpg)












