- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun
- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
Indonesia Maju, Indonesia Emas Diwujudkan dari Desa

Keterangan Gambar : Ketua Komunitas Pemberdayaan Desa Giri Susilo Hadi
MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta - Indonesia menjadi negara maju dan Indonesia mencapai masa kejayaan atau Indonesia Emas diwujudkan dari desa. Hal tersebut di tuturkan Ketua Komunitas Pemberdayaan Desa Giri Susilo Hadi JP dalam jumpa Pers di deCenter Jakarta Selatan. Sabtu, (08/07/2023).
"Bagaimana deCenter membangun data base desa, tentunya deCenter harus mempunyai data base lengkap desa yang ada di Indonesia. Data base tentang apa saja yang menjadi potensi desa, itu bisa kita angkat," kata, Giri Susilo.
Ia menyebutkan, sebagai contoh di Bali ada desa wisata. Ada juga budaya dengan ragam upacara adat seperti di Provinsi Papua Barat. Lalu di desa Baduy Provinsi Banten yang punya tradisi kawuh dan desa lainnya di Indonesia.
Baca Lainnya :
- Festival Walet Emas 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Akbar Warga Kebumen di Jakarta Timur
- KH Maman Imanulhaq : Jangan Mainkan Tiket Haji, Ini Soal Keadilan Umat!
- WFH Dipertanyakan, DPR Angkat Suara : Hemat BBM atau Sekadar Ilusi Kebijakan
- H Ateng Sutisna : WFH Bukan Solusi Instan, Distribusi LPG Harus Dibenahi
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
*Dengan menyerap potensi itu tadi diharapkan data base di deCenter kuat, kerena seperti diketahui data base dari Kementerian masih berganti ganti atau dinamis. Seperti halnya potensi yang ada di jumlah desa dan kelurahan se Indonesia," ungkapnya.
Giri Susilo menambahkan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah desa dan kelurahan pada tahun 2023 mencapai 83.794 desa/ kelurahan. Dan berapa jumlah desa di Indonesia tahun 2023.
"Dari keterangan itu, diketahui jumlah desa di Indonesia yakni 81.616 desa yang dikutip dari: bps.go.id. pada Selasa tanggal 28 Februari 2023. Diakui bahwa deCenter tidak membuat program hanya desa mempunyai program membangun desanya masing-masing," tuturnya.
Dijelaskan, deCenter merajut serpian-serpian keunggulan desa masing-masing. Harapan deCenter bisa melakukan pendampingan desa sebagai ujung tombak kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Membangun desa unggul adalah kebutuhan mendesak dan siapapun pemimpin dalam hal ini kepala daerah di Indonesia harus mampu mewujudkannya dan lebih cepat lebih baik apalagi kebutuhan yang dinilai sangat mendesak. Secara parsial sudah ada desa unggul yang jumlahnya ratusan," ungkapnya.
Giri Susilo diakhir menegaskan tentang bagaimana memperdayakan desa melalui data base yang kita punya. Cara itu bisa dengan mensosialisasikan program kepada Kepala Desa (Kades) melalui Kementerian mewujudkan strategis secara nasional.
"Membangun desa harus di gaungkan dari tingkat desa, karena desa yang mempunyai potensi itu. Sehingga bisa memberikan kontribusi dan harapan bersama. Harapan kita, Negara Indonesia kuat. Indonesia kuat dimulai dari desa dengan mengakomodir secara administrasi melalui data base. Indonesia maju, Indonesia Emas bisa diwujudkan dari desa." pungkas, Giri Susilo.** (Paulus S.Budhiadi)

















