- OJK Luncurkan ETF Emas, Investasi Aman di Bursa Saham
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
- Dari Sampah Jadi Energi: Bank Jakarta Perluas Program Biodigester di Jakarta Utara
- EDRR Indonesia 2026 Hadirkan Teknologi Mitigasi Bencana dan Penyelamatan Global di JIExpo Kemayoran
- Hambatan Administratif Kepailitan Tekan Produksi dan Ekspor, PT Dua Kuda Indonesia Minta Operasional Tetap Berjalan
- Menteri UMKM Pastikan Status Usaha Mikro Beri Manfaat bagi Pengemudi Ojol
- Wabup Barito Utara Hadiri HUT Ke-1 Kodam XXII Tambun Bungai
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi dengan BMKG, Gedung Radar Cuaca Muara Teweh Diresmikan
- Bupati Shalahuddin Buka Raker LPT-IK Kabupaten Barito Utara Tahun 2026
BNI Investor Daily Summit 2023, BNI Perkuat Pengembangan Ekonomi Digital

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI berkomitmen proaktif dalam membangun ekonomi digital di Indonesia melalui pengembangan produk digital yang fokus pada sektor UMKM dan diaspora.
Direktur Wholesale and International Banking BNI Silvano Rumantir menyebutkan, saat ini Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dari sisi ekonomi digital.
Transkasi di platform telah digital mewakili sekitar 40% dari total transaksi ekonomi digital di ASEAN atau mencapai US$77 miliar di 2022.
Baca Lainnya :
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- Ketum Asbanda Tekankan KUB Bukan Cuma Modal, tapi Sinergi IT dan SDM
- Kinerja BNI Melesat, Transformasi Digital dan BRAVE Jadi Motor Pertumbuhan
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026
Angka tersebut tumbuh 22% dibandingkan 2021, bahkan diproyeksikan akan terus berlanjut dan meningkat signifikan menjadi US$130 miliar di 2025 dan US$360 miliar di 2030.
“Indonesia merupakan peringkat keenam di dunia untuk jumlah startup, Indonesia memiliki 2.400 startup termasuk satu decacorn dan 15 unicorn pada sektor-sektor seperti e-commerce, transportasi, financial technology, tourism, hingga kesehatan. Kami akan terus mendorong penguatan ekonomi digital di Indonesia melalui berbagai produk perbankan kami," ujarnya dalam acara BNI Investor Daily Summit 2023, di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, Selasa (24/10/2023).
Silvano melanjutkan, UMKM di Indonesia memiliki potensi untuk terus dimaksimalkan agar mendorong perekonomian di Indonesia. Saat ini, terdapat lebih dari 64 juta UMKM yang ada di Indonesia dan mampu menyerap sekitar 97% dari tenaga kerja Indonesia dan menyumbang 60% dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Dengan potensi tersebut, Silvano menyampaikan ada potensi on boarding yang sangat besar. Terlebih, pemerintah memiliki rencana untuk melakukan digitalisasi sedikitnya 30 juta UMKM dalam waktu dekat.
“Kami pun ingin terus membangun digital ekonomi untuk membangun customer experience dengan menyediakan produk end to end bukan hanya di Indonesia tapi juga internasional,” paparnya.
Silvano menuturkan, untuk menjadi leading bank di pasar internasional, BNI menyediakan produk yang berfokus pada everyday personal partner seperti BNI Mobile Banking untuk nasabah individual dan BNIDirect untuk nasabah korporasi.
BNI juga menyediakan pengembangan produk untuk segmen UMKM dan diaspora melalui BNI Xpora.
“Kita mendorong UMKM go productive, go digital, dan go global, termasuk hibank khusus menggarap sektor UMKM, mendigitalisasi UMKM, membuka akses pasar online dan juga menyediakan pembiayan dan transaksi banking untuk UMKM. Ini menjadi peluang bisnis, yang dapat kita kembangkan bersama untuk pembangunan ekonomi nasional,” pungkasnya. (Reporter Achmad Sholeh)


.jpg)
.jpg)













