- Polres Metro Jakarta Pusat Bekuk Pelaku Jambret Ponsel Milik WNA Jerman
- PDIP Majalengka Konsolidasi 343 Desa, Kekuatan Fraksi DPRD Disiapkan Bertambah
- Momentum Hari Buku Sedunia, H. Iing Misbahuddin Serukan Literasi Jadi Tameng Bangsa!
- Menkop Siapkan Kopdes Merah Putih Jadi Garda Terdepan Kedaulatan Pangan
- Bank Jakarta Boyong Dua Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
- Polri Tangkap 2 Tersangka Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools
- Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Purbaya Dorong Peran Swasta, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melaju Lebih Tinggi
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
Babinsa Koramil 07/Pondok Aren Sosialisasikan Wasbang di MPLS

Keterangan Gambar : Serda Lubis Babinsa Perigi Lama, Koramil 07/Pondok Aren, Kodim 0506/Tgr memberikan sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang)
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Serda Lubis Babinsa Perigi Lama, Koramil 07/Pondok Aren, Kodim 0506/Tgr memberikan sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di lokasi MPLS dilingkungan sekolah, Kamis (20/07/2023).
Serda Lubis dalam sosialisasi wasbang menyampaikan kepada para pelajar bahwa rumusan Pancasila merupakan hasil dari sebuah rangkaian proses, yaitu rumusan dari jiwa besar para ulama, para tokoh agama, dan para pejuang kemerdekaan dari seluruh Nusantara.
Baca Lainnya :
- PDIP Majalengka Konsolidasi 343 Desa, Kekuatan Fraksi DPRD Disiapkan Bertambah
- Momentum Hari Buku Sedunia, H. Iing Misbahuddin Serukan Literasi Jadi Tameng Bangsa!
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
- Digitalisasi ASN Dipercepat, Majalengka Terapkan E-Kinerja BKN untuk Perkuat Transparansi
- BAZNAS: Kartini Bukan Seremoni, Tapi Gerakan Besar Pemberdayaan Perempuan
"Sehingga kita bisa membangun kesepakatan yang mempersatukan kita.
Harus diingat bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah kodrat keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Berbagai etnis, berbagai bahasa lokal, berbagai adat istiadat, berbagai agama, kepercayaan serta golongan, bersatu padu membentuk Indonesia. Itulah Bhinneka Tunggal Ika kita," tuturnya.
Namun, menurutnya, kehidupan berbangsa dan bernegara, selalu mengalami tantangan. Kebhinekaan selalu diuji. Ada pandangan dan tindakan yang selalu mengancamnya. "Ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi lain selain Pancasila," tuturnya.
Menurut Danramil 07/Pondok Aren Mayor Arm Sidik AY mengatakan, dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. "Kita bisa terhindar dari masalah-masalah tersebut. Kita bisa hidup rukun dan bergotong royong untuk memajukan negeri ini," ungkapnya.
"Dengan Pancasila, warga negara Indonesia bisa membangun kehidupan yang damai, yang adil, yang makmur di tengah kemajemukan dunia," tegasnya. ** (Nan)

















