- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Babinsa Koramil 07/Pondok Aren Sosialisasikan Wasbang di MPLS

Keterangan Gambar : Serda Lubis Babinsa Perigi Lama, Koramil 07/Pondok Aren, Kodim 0506/Tgr memberikan sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang)
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Serda Lubis Babinsa Perigi Lama, Koramil 07/Pondok Aren, Kodim 0506/Tgr memberikan sosialisasi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di lokasi MPLS dilingkungan sekolah, Kamis (20/07/2023).
Serda Lubis dalam sosialisasi wasbang menyampaikan kepada para pelajar bahwa rumusan Pancasila merupakan hasil dari sebuah rangkaian proses, yaitu rumusan dari jiwa besar para ulama, para tokoh agama, dan para pejuang kemerdekaan dari seluruh Nusantara.
Baca Lainnya :
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
"Sehingga kita bisa membangun kesepakatan yang mempersatukan kita.
Harus diingat bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah kodrat keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Berbagai etnis, berbagai bahasa lokal, berbagai adat istiadat, berbagai agama, kepercayaan serta golongan, bersatu padu membentuk Indonesia. Itulah Bhinneka Tunggal Ika kita," tuturnya.
Namun, menurutnya, kehidupan berbangsa dan bernegara, selalu mengalami tantangan. Kebhinekaan selalu diuji. Ada pandangan dan tindakan yang selalu mengancamnya. "Ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi lain selain Pancasila," tuturnya.
Menurut Danramil 07/Pondok Aren Mayor Arm Sidik AY mengatakan, dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. "Kita bisa terhindar dari masalah-masalah tersebut. Kita bisa hidup rukun dan bergotong royong untuk memajukan negeri ini," ungkapnya.
"Dengan Pancasila, warga negara Indonesia bisa membangun kehidupan yang damai, yang adil, yang makmur di tengah kemajemukan dunia," tegasnya. ** (Nan)














