Breaking News
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
PDIP Majalengka Konsolidasi 343 Desa, Kekuatan Fraksi DPRD Disiapkan Bertambah

Keterangan Gambar : Ketua DPC PDIP Majalengka, Karna Sobahi
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - PDI Perjuangan Kabupaten Majalengka memperkuat konsolidasi internal hingga ke tingkat desa, sekaligus mendorong penataan daerah pemilihan (dapil) yang dinilai lebih efektif dan berpihak pada masyarakat.
Ketua DPC PDIP Majalengka, Karna Sobahi, menyatakan konsolidasi struktur partai telah rampung melalui musyawarah ranting (musran) dan anak ranting (musanran), serta diperkuat di enam kecamatan.
Sebanyak 343 desa dengan 1.712 anggota anak ranting kini masuk dalam struktur aktif. Seluruh data kepengurusan, mulai dari tingkat DPC hingga anak ranting, juga telah diinput secara sistematis, mencakup identitas lengkap guna mendukung kerja politik berbasis data.
"Kami pastikan seluruh pengurus yang terbentuk benar-benar aktif dan siap bergerak," ujar Karna, Kamis (23/04/2026).
la menambahkan, dinamika dalam proses konsolidasi menjadi bagian dari upaya penataan organisasi, termasuk mengganti pengurus yang tidak lagi aktif.
Di sisi lain, PDIP Majalengka mulai mengkaji pengembangan dapil secara normatif. Menurut Karna, langkah tersebut bertujuan meningkatkan efektivitas representasi politik agar wakil rakyat lebih dekat dengan konstituen.
"Penataan dapil harus mempertimbangkan aspek geografis, sosiologis, hingga politis, dengan prinsip utama kebermanfaatan bagi masyarakat," katanya. la menegaskan, pembahasan dapil akan dilakukan bersama partai politik lain.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi PDIP, Didi Supriadi, menekankan bahwa kekuatan partai di legislatif saat ini bertumpu pada soliditas fraksi.
Fraksi PDIP, kata dia, saat ini beranggotakan 14 orang dan menjadi penggerak utama dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran di DPRD.
"Kekuatan kita ada di fraksi, dan itu akan dimaksimalkan melalui agenda-agenda di dewan," ujarnya.
la juga mengungkapkan, fraksinya tengah memproses penambahan satu anggota melalui mekanisme pergantian antar waktu (PAW). Jika terealisasi, jumlah anggota Fraksi PDIP akan menjadi 15 orang.
Penambahan tersebut dinilai akan semakin memperkuat posisi politik PDIP di DPRD Majalengka dalam mendorong kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. ** (Agit)












1.jpg)




