- Sinergi Tegakkan Keamanan, Babinsa Gandeng Komduk Patroli Malam.
- Menkop Tekankan Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
- Menteri Maman Ajak Mahasiswa Jadi Problem Solver, Bukan Sekadar Pencari Kerja
- Kartu Huma Betang Sejahtera Diserahkan, Pemprov dan Pemkab Perkuat Perlindungan Masyarakat
- Wagub Kalteng Serahkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Karhutla di Barito Utara
- Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja.
- Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat.
- Waspada Bencana Hidrometeorologi, Sachrudin Minta Aparat Wilayah Lebih Sigap.
- Maulid Nabi Jadi Momentum Sinergi Ulama dan Umaro, Sachrudin: Bangun Kota dengan Kepedulian.
- Pimpin Upacara Peringatan Harhubnas 2026, Bupati Tangerang Tandaskan Keselamatan Transportasi Bukan Sekadar Formalitas.
Menkop Siapkan Kopdes Merah Putih Jadi Garda Terdepan Kedaulatan Pangan

Keterangan Gambar : Kopdes instrumen strategis capai kedaulatan pangan
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih sebagai instrumen strategis untuk mencapai kedaulatan pangan nasional. Dalam acara Economic Briefing 2026, Menkop memaparkan peta jalan penguatan ekosistem koperasi yang tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga menyentuh sisi pasca produksi dan distribusi.
Menkop menjelaskan bahwa Presiden menginginkan Indonesia mencapai tingkat kedaulatan pangan (food sovereignty), di mana kebutuhan pangan dihasilkan sepenuhnya oleh bangsa sendiri, bukan sekadar ketahanan pangan (food security) yang masih memungkinkan impor.
"Fungsi Koperasi Desa Merah Putih ini adalah menjadi off-taker atau penampung yang menyerap seluruh hasil produk masyarakat di desa, mulai dari tanaman pangan, hortikultura, hingga perikanan dan kerajinan," ujar Menkop dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (22/4/2026).
Baca Lainnya :
- Menkop Tekankan Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
- Prabowo Tunjuk Suahasil Nazara sebagai Menkeu Baru, Ini Rekam Jejaknya
- Kemenkop Kembali Tegaskan Isu Anggaran Rp103 Miliar Untuk Podcast Tidak Tepat
Salah satu poin krusial yang disoroti Menkop adalah kelemahan pada sektor pasca produksi yang masih belum tersentuh. Oleh karena itu untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Koperasi akan melengkapi koperasi desa dengan infrastruktur teknologi tepat guna.
Kopdes Merah Putih nantinya akan dilengkapi dengan alat pengering (dryer) untuk menjaga kualitas gabah petani agar sesuai dengan standar Bulog. Selain itu, infrastruktur pengatur suhu dan cold storage akan disediakan untuk produk hortikultura dan perikanan agar hasil panen tidak cepat busuk dan memiliki daya simpan yang lebih lama.
"Kami di Kementerian Koperasi akan membantu menyempurnakan kegiatan di pasca produksi. Dengan stok yang terkelola baik, kita tidak hanya bisa menjual di dalam negeri, tetapi juga untuk kepentingan ekspor," imbuhnya.
Selain sebagai penyerap hasil bumi, Kopdes Merah Putih juga diplot sebagai penyalur barang-barang kebutuhan pokok dan barang subsidi pemerintah. Lebih lanjut, Kopdes juga akan menjadi instrumen penyaluran berbagai bantuan sosial seperti BLT dan PKH agar lebih tepat sasaran.
Menkop mendorong penerima manfaat bantuan sosial untuk menjadi anggota koperasi desa. Dengan berbelanja di koperasi dan mendapatkan Sisa Hasil Usaha (SHU), diharapkan pendapatan masyarakat meningkat sehingga dapat keluar dari kategori miskin ekstrem.(AS).
















