- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
- H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat
- Patroli Malam, Koramil /Tangerang Sisir Sejumlah Ruas Jalan Cegah Gangguan Kamtibmas.
- Komisi II DPRD Kota Blitar Tunggu Hasil Uji Lab Material Bangunan Sebelum Rekomkan Sangsi.
- DPRD Barito Utara Siap Dukung Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Bupati Shalahuddin Tegaskan APBD-P Harus Transparan dan Akuntabel
- Bupati Shalahuddin, APBD-P 2026 Harus Jadi Ruang Evaluasi Substantif
- Pemkab Barito Utara Petakan Pemerataan Sarana Pendidikan dan Kesehatan
- Bupati Shalahuddin Siapkan Penguatan Sektor Pariwisata Barito Utara
BAZNAS: Kartini Bukan Seremoni, Tapi Gerakan Besar Pemberdayaan Perempuan

Keterangan Gambar : Ketua Baznas Majalengka, H Agus Asri Sabana
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Peringatan Hari Kartini setiap 21 April dimaknai lebih dari sekadar seremoni oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka. Ketua BAZNAS Majalengka, H. Agus Asri Sabana, menegaskan bahwa momentum ini harus menjadi refleksi mendalam atas perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam mengangkat harkat perempuan melalui pendidikan.
Dikutip dari situs resmi BAZNAS Majalengka, Selasa (21/04/2026), semangat Kartini dinilai sangat relevan dengan upaya pemberdayaan umat, khususnya perempuan muslimah, di tengah tantangan sosial dan ekonomi saat ini.
Kartini disebut tidak terlepas dari nilai-nilai Islam Nusantara dalam perjuangannya. Sebagai keturunan ulama Jepara, Kartini memiliki ketertarikan besar terhadap pemahaman Al-Qur'an. Bahkan, karya monumentalnya "Habis Gelap Terbitlah Terang" diyakini terinspirasi dari makna ayat suci "minadz-dzulumati ilan-nuur" dari kegelapan menuju cahaya.
Baca Lainnya :
- Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan.
- Danramil Rajeg Pimpin Baksos Dan Komsos Jaga Jakarta On The Spot .
- Turun ke Wilayah Peringati Maulid, Maryono Ajak Masyarakat Teladani Sifat-Sifat Rasulullah.
- Tim Bola Voli Merpati Blitar Raih Juara 2
- Polres Majalengka Ungkap 4 Kasus Narkoba, Sabu dan Sintetis Disita
BAZNAS menilai, gagasan tersebut menegaskan bahwa Islam memuliakan ilmu pengetahuan dan mendorong perempuan keluar dari kebodohan menuju kecerdasan.
Dalam perspektif BAZNAS, pendidikan menjadi fondasi utama perempuan sebagai madrasatul ula atau sekolah pertama bagi generasi bangsa. Perempuan tidak hanya berperan sebagai pendidik awal dalam keluarga, tetapi juga sebagai pilar peradaban yang menentukan kekuatan sosial, ekonomi, dan spiritual masyarakat.
"Pendidikan adalah kunci menjaga martabat perempuan dari diskriminasi dan keterbelakangan," tegas Agus.
Ia juga mengajak muslimah, khususnya di Majalengka, untuk menjadikan semangat Kartini sebagai dorongan menjadi agen perubahan yang cerdas dan tetap berpegang pada nilai religius.
"Sosok Kartini adalah teladan bagi muslimah modern untuk berkontribusi dalam sosial dan ekonomi tanpa meninggalkan akidah serta adab," ujarnya.
Sebagai bentuk konkret, BAZNAS Majalengka terus menggulirkan program pemberdayaan perempuan melalui bantuan modal usaha seperti Z-Mart dan Z-Chicken, serta dukungan beasiswa pendidikan. Program ini diharapkan mampu melahirkan "Kartini-Kartini baru" yang mandiri dan berdaya saing.
Momentum Hari Kartini pun diharapkan menjadi pengingat untuk terus meningkatkan literasi, memperkuat nilai keagamaan, serta memperluas kontribusi perempuan dalam pembangunan bangsa. ** (Agit)


.jpg)











