- Wamendesa Dorong Produk Unggulan Desa Tembus Pasar Internasional.
- Sachrudin-Baznas, Perkuat Peran Masjid Melalui TBMM.
- Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh
- Ekspor Makanan RI Tembus US$4,49 Miliar, 500 Merek dari 13 Negara Ramaikan SIAL 2026
- Bupati Hasbi Sambut Menhan Sjafrie di Lebak, Yonif TP 840 Diminta Dukung Pembangunan Daerah.
- Hadapi Cuaca Ekstrem, Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026 polres Blitar Apel Siaga Bencana.
- 30 Tahun ke Depan, Sachrudin Siapkan Arah Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan.
- Menjaga Keamanan, Babinsa Dan Komduk Senergi Patroli Malam.
- Polisi Hentikan Penyelidikan Dugaan Pelanggaran Perjanjian Pengalihan Merek, SIAL Food & Drinks Indonesia Sambut Baik
- Dewan Hasrat Minta Program Antinarkoba Berbasis Pemetaan, Anggaran Harus Terukur hingga Hasilnya
Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
.jpg)
Keterangan Gambar : Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia bersama Swiss Import Promotion Programme (SIPPO) melepas ekspor sebanyak 24 ton produk gula kelapa organik dan gula kelapa cair
MEGAPOLITANPOS.COM, Semarang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia bersama Swiss Import Promotion Programme (SIPPO) melepas ekspor sebanyak 24 ton produk gula kelapa organik dan gula kelapa cair natural hasil produksi CV Mannah Anugerah Sejahtera ke Ghana.
Pelepasan ekspor dilakukan di Semarang, Selasa (21/4/2026), dengan total nilai mencapai USD 63.400 atau setara Rp1,1 miliar. Ekspor tersebut difasilitasi melalui buyer internasional asal Swiss, HPW Fresh and Dry Ltd.
Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil nyata dari Program Selling Mission Eropa 2025 yang diinisiasi Kementerian UMKM bersama SIPPO.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh
- Ekspor Makanan RI Tembus US$4,49 Miliar, 500 Merek dari 13 Negara Ramaikan SIAL 2026
- Kementerian UMKM Buka Peluang UKM Pertambangan Masuk Rantai Pasok Global
- Maman Abdurrahman Pastikan Bunga PNM Mekaar 8 Persen Berlaku Permanen
- Kementerian UMKM Lanjutkan Pendampingan Usaha bagi UMKM Aceh Pascabencana
Menurutnya, produk gula kelapa organik yang diekspor tidak hanya menunjukkan keunggulan komoditas berbasis sumber daya lokal, tetapi juga membuktikan bahwa usaha menengah Indonesia mampu memenuhi standar kualitas global.
“Mulai dari aspek keberlanjutan, keamanan pangan, hingga konsistensi pasokan, produk ini mampu bersaing di pasar internasional,” ujar Bagus dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Program tersebut dirancang selaras dengan arahan Menteri UMKM Maman Abdurrahman untuk membuka akses pasar nontradisional, memperluas jejaring bisnis global, serta meningkatkan kesiapan usaha menengah dalam memenuhi standar dan preferensi pasar dunia.
Sementara itu, Asisten Deputi Perluasan Pasar Usaha Menengah Kementerian UMKM, Harun, menegaskan capaian ini menjadi bukti konkret efektivitas program fasilitasi pemerintah dalam mendorong pelaku UMKM naik kelas dan menembus pasar global.
Ke depan, Kementerian UMKM akan terus memperluas promosi dan fasilitasi ekspor melalui business matching, kurasi produk, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha.
“Sinergi dengan SIPPO dan mitra internasional lainnya akan terus diperkuat untuk membuka lebih banyak peluang ekspor sekaligus memperluas akses pasar bagi pengusaha UMKM Indonesia,” kata Harun.
Export Promotion Manager SIPPO Indonesia, Andina Auria Dwi Putri, mengapresiasi kolaborasi yang konsisten dilakukan bersama Kementerian UMKM untuk memastikan importir Swiss mendapatkan akses kepada pemasok berkualitas tinggi yang telah melalui proses kurasi.
Direktur CV Mannah Anugerah Sejahtera, Steven Santoso, juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian UMKM dan SIPPO dalam keikutsertaannya pada Misi Dagang ke Swiss dan Belanda pada November 2025.
Menurutnya, program tersebut memberikan manfaat besar mulai dari tahap persiapan hingga pertemuan langsung dengan calon pembeli internasional.
“Semoga kolaborasi ini terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas ke depan,” ujar Steven.(AS).




.jpg)
.jpg)










