- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
- Sineas Indonesia Bongkar Formula Film Drama yang Masih Diminati Penonton
- Menkop Buka Kebumen Travel Mart dan Dorong IWAKK Walet Emas Jadi Koperasi
- Banpres Rp1,2 Triliun untuk UMKM Terdampak Bencana Sumatera Disalurkan Bertahap
- AiMOGA Mornine Raih Tiga Sertifikasi Uni Eropa, Siap Ekspansi ke Pasar Global
- BIMA Apresiasi DPR dan Botok, Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset Maksimal 15 Desember 2026
- Peran Penting Kemitraan dengan BRI Talun Dorong UMKM Usaha Fasiatin Naik Kelas dan Berkembang
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan
Annisa Mahesa Tegaskan Komitmen Gerindra atas KEM-PPKF 2026

Keterangan Gambar : Annisa Mahesa Tegaskan Komitmen Gerindra atas KEM-PPKF 2026 ppkf, anggota DPR, pemilihan Banten 2,
MEGAPOLITANPOS COM, DKI Jakarta – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Banten II, Annisa Mahesa, menegaskan komitmen Fraksi Partai Gerindra dalam mendukung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2026. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang III Periode 2025-2026 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (27/5).
Dalam kesempatan tersebut, Annisa menyoroti pentingnya kebijakan fiskal yang adaptif dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menyebut bahwa Fraksi Gerindra mengapresiasi langkah pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Lainnya :
- Semangat Cinta Daerah Anggota DPR RI Nurhadi Tamu Kehormatan HUT RI ke 81 di Kampung
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Jairi Anggota DPRD Jatim Motifasi Pendamping PKH Kembangkan Industri Kreatif
- DLHK Kab.Tangerang Sebut Peternakan Sapi di Kelapa Dua Belum Ada Ijin
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
Sebagai anggota legislatif yang fokus pada isu perekonomian dan pembangunan, Annisa bersama Fraksi Gerindra berkomitmen memperkuat kemandirian ekonomi dan sosial demi mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program unggulan yang langsung dirasakan masyarakat, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), ketahanan pangan dan energi, Cek Kesehatan Gratis (CKG), pembangunan serta perbaikan rumah rakyat, Sekolah Unggulan Garuda dan Sekolah Rakyat, hingga pembangunan desa, UMKM, dan Koperasi Desa Merah Putih.
“Program tersebut tidak hanya relevan terhadap pemenuhan hak dasar rakyat, tetapi juga menjadi multiplayer bagi pencapaian pertumbuhan inklusif, peningkatan kualitas SDM untuk memastikan keberhasilan target pertumbuhan ekonomi mencapai 8% di akhir tahun 2029,” ujar Annisa.

Fraksi Gerindra juga menyambut baik tema kebijakan fiskal pemerintah tahun 2026, yaitu “Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi”. Tema ini dinilai sangat relevan dalam mendorong kemandirian, pertumbuhan yang berkelanjutan, pemerataan, serta pembangunan yang ramah lingkungan.
Terkait asumsi dasar penyusunan RAPBN 2026, Fraksi Gerindra memberikan dukungan pada indikator utama, antara lain pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan antara 5,2% hingga 5,8%, inflasi 1,5% hingga 3,5%, serta nilai tukar rupiah di kisaran Rp16.500 hingga Rp16.900 per USD.
Annisa menambahkan bahwa Fraksi Gerindra memandang target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,6% hingga 6,3% pada tahun 2026 sebagai langkah yang lebih realistis dan strategis untuk mencapai pertumbuhan 8% pada tahun 2029, sesuai dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Target ini dianggap sebagai landasan kuat yang mendukung pencapaian sasaran pembangunan jangka panjang tersebut.
“Target ini menunjukkan optimisme tapi tetap realistis, dan cukup menantang di tengah kondisi ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian. Selain itu mengingat kuatnya dukungan politik, sinergi fiskal-moneter, serta langkah reformasi struktural di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tutup Annisa.(**)







.jpg)






