- ICX Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Tumbuhkan Ekosistem dan Industri Kopi Indonesia
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan PPPK Paruh Waktu Tak Dirumahkan
- Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Selaraskan Pembangunan dengan Prioritas Nasional
- Lima Fraksi DPRD Barito Utara Sampaikan Pemandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
- Perubahan APBD 2026 Mulai Dibahas, DPRD Barito Utara Tekankan Kebersamaan
- Karhutla Barito Utara Meningkat, 182 Kejadian dan 405 Hotspot Tercatat hingga Agustus
- Rakor Pembangunan, Bupati Tekankan APBD Harus Tepat Sasaran dan Berdampak
- Polres Majalengka Gaspol Edukasi AI, 102 Siswa SMKN 1 Maja Dibekali Literasi Digital
- Sebanyak 47 Personel Kodim 0808 Terima Tugas Pindah Satuan Asimilasi YTP Dan BTP Tahap IV TA. 2026
- KKN Unma Berakhir, Desa Mekarjaya Didorong Lanjutkan Program Pemberdayaan
Annisa Mahesa Tegaskan Komitmen Gerindra atas KEM-PPKF 2026

Keterangan Gambar : Annisa Mahesa Tegaskan Komitmen Gerindra atas KEM-PPKF 2026 ppkf, anggota DPR, pemilihan Banten 2,
MEGAPOLITANPOS COM, DKI Jakarta – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Banten II, Annisa Mahesa, menegaskan komitmen Fraksi Partai Gerindra dalam mendukung Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2026. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang III Periode 2025-2026 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (27/5).
Dalam kesempatan tersebut, Annisa menyoroti pentingnya kebijakan fiskal yang adaptif dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menyebut bahwa Fraksi Gerindra mengapresiasi langkah pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi baik di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Lainnya :
- Semangat Cinta Daerah Anggota DPR RI Nurhadi Tamu Kehormatan HUT RI ke 81 di Kampung
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Jairi Anggota DPRD Jatim Motifasi Pendamping PKH Kembangkan Industri Kreatif
- DLHK Kab.Tangerang Sebut Peternakan Sapi di Kelapa Dua Belum Ada Ijin
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
Sebagai anggota legislatif yang fokus pada isu perekonomian dan pembangunan, Annisa bersama Fraksi Gerindra berkomitmen memperkuat kemandirian ekonomi dan sosial demi mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program unggulan yang langsung dirasakan masyarakat, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), ketahanan pangan dan energi, Cek Kesehatan Gratis (CKG), pembangunan serta perbaikan rumah rakyat, Sekolah Unggulan Garuda dan Sekolah Rakyat, hingga pembangunan desa, UMKM, dan Koperasi Desa Merah Putih.
“Program tersebut tidak hanya relevan terhadap pemenuhan hak dasar rakyat, tetapi juga menjadi multiplayer bagi pencapaian pertumbuhan inklusif, peningkatan kualitas SDM untuk memastikan keberhasilan target pertumbuhan ekonomi mencapai 8% di akhir tahun 2029,” ujar Annisa.

Fraksi Gerindra juga menyambut baik tema kebijakan fiskal pemerintah tahun 2026, yaitu “Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi”. Tema ini dinilai sangat relevan dalam mendorong kemandirian, pertumbuhan yang berkelanjutan, pemerataan, serta pembangunan yang ramah lingkungan.
Terkait asumsi dasar penyusunan RAPBN 2026, Fraksi Gerindra memberikan dukungan pada indikator utama, antara lain pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan antara 5,2% hingga 5,8%, inflasi 1,5% hingga 3,5%, serta nilai tukar rupiah di kisaran Rp16.500 hingga Rp16.900 per USD.
Annisa menambahkan bahwa Fraksi Gerindra memandang target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,6% hingga 6,3% pada tahun 2026 sebagai langkah yang lebih realistis dan strategis untuk mencapai pertumbuhan 8% pada tahun 2029, sesuai dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Target ini dianggap sebagai landasan kuat yang mendukung pencapaian sasaran pembangunan jangka panjang tersebut.
“Target ini menunjukkan optimisme tapi tetap realistis, dan cukup menantang di tengah kondisi ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian. Selain itu mengingat kuatnya dukungan politik, sinergi fiskal-moneter, serta langkah reformasi struktural di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tutup Annisa.(**)















