- Naruk Saritani Desak Tindakan Tegas, Disiplin Kepsek Dipertanyakan
- Program Untuk Beasiswa Mahasiswa Dipertanyakan Pada RDP Komisi I DPRD Barito Utara
- Kekosongan Tenaga Medis di desa terpencil, Picu Keprihatinan Waket II DPRD Barito Utara
- Direktorat Narkoba Polda Metro Rilis Hasil Ungkap Ribuan Kasus Periode Januari - Maret 2026
- Alhadi Soroti Kekosongan Guru di Desa, Dorong Beasiswa hingga Relokasi Sekolah Rawan Banjir
- DPRD Barito Utara Gelar RDP Bahas Kekosongan Guru di Desa Pasca Pengangkatan PPPK
- KIM Jadi Garda Depan Perang Informasi: Dari Majalengka, Jawa Barat Gaspol Lawan Hoaks di Era Digital!
- Pengelolaan Sampah, H Parmana Setiawan Dorong Langkah Nyata Dan Terukur
- RDP Sampah DPRD Barito Utara, H. Tajeri Tekankan Kesejahteraan Petugas dan Perda Berbasis Manfaat
- DPRD Barito Utara Dorong Penanganan Sampah Menyeluruh hingga Desa
Alhadi Soroti Kekosongan Guru di Desa, Dorong Beasiswa hingga Relokasi Sekolah Rawan Banjir

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara, H Alhadi, menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait kekosongan penetapan guru di desa pasca pengangkatan PPPK paruh waktu, yang dilaksanakan pada Selasa (07/04/2026).
Rapat tersebut menjadi forum penting dalam membahas berbagai persoalan tenaga pendidik, khususnya di wilayah terpencil.
Dalam kesempatan itu, Alhadi menyoroti perlunya kebijakan berkelanjutan dari Pemerintah Daerah untuk mengatasi kekurangan tenaga pendidik di daerah terpencil.
Ia menilai, kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan masyarakat desa.
Selain itu, H Alhadi mengungkapkan bahwa masih banyak tenaga pendidik di desa yang hanya memiliki latar belakang pendidikan SMA.
Ia pun mendorong adanya Program Beasiswa dari Pemerintah Daerah agar para tenaga pendidik tersebut dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang S1, mengingat syarat menjadi guru Profesional harus memiliki kualifikasi tersebut.
Tak hanya itu, Alhadi juga meminta perhatian Pemerintah terhadap sekolah-sekolah swasta yang berada di bawah naungan Kementerian Agama. Ia berharap sekolah-sekolah tersebut turut mendapatkan dukungan, termasuk dalam penyediaan pakaian seragam bagi para siswa ( Santri)
Lebih lanjut, Alhadi menyampaikan usulan terkait Relokasi sejumlah sekolah yang berada di wilayah rawan banjir.
Menurutnya, beberapa sekolah kerap terdampak banjir saat musim penghujan. Ia menyebutkan bahwa lahan untuk pemindahan sudah tersedia, sehingga diharapkan Pemerintah Daerah dapat segera merealisasikan pembangunan sekolah di lokasi yang lebih aman.
Melalui RDP tersebut, Alhadi berharap berbagai persoalan pendidikan di Barito Utara, khususnya di daerah pedesaan, dapat segera ditindaklanjuti dengan kebijakan konkret demi meningkatkan kualitas pendidikan secara merata.
(A)















