- Toko Kosmetik Diduga Jadi ‘Markas’ Peredaran Pil Koplo, Ada Dugaan Bekingan Mafia?
- Komisi IV DPRD Kota Tangerang Bagus Triyanto Dorong Kualitas Pekerjaan Proyek Perbaikan Jalan
- LPDB Koperasi Siapkan SOP Baru untuk Perkuat Pengelolaan Dana Bergulir
- Hadapi Musim Kemarau, MUI Depok Terbitkan Imbauan Salat Istisqa
- Cek Pelebaran Jalan Bersama Bupati, Wabup Felix Tekankan Koordinasi dan Kualitas Pekerjaan
- Kabid PAUDIKMAS Akan Cek Ulang Papan Panitia P2SP di Rajagaluh
- Bupati Shalahuddin Serap Aspirasi Lahei Barat, Air Bersih hingga Ambulans Air Jadi Perhatian
- Bupati Shalahuddin Konsolidasikan Pembangunan Infrastruktur, Langsung Cek Pelebaran Jalan di Muara Teweh
- Koramil 07 Pondok Aren Bersihkan Lapangan SMA BINS Terdampak Abu Vulkanik.
- Sachrudin: Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Perkuat Pendidikan
Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
.jpg)
Keterangan Gambar : Said Iqbal Siap Kawal Upah Layak dan Perlindungan Buruh
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Usai pelantikan, Said Iqbal menyampaikan bahwa dirinya akan segera memberikan laporan, pandangan, serta analisis kebijakan kepada Presiden terkait berbagai isu ketenagakerjaan dan kesejahteraan pekerja di Indonesia.
Baca Lainnya :
Menurutnya, salah satu perhatian utama yang akan disampaikan kepada Presiden adalah target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. Namun, ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus diiringi dengan pemerataan kesejahteraan agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
“Dalam pandangan kami, pertumbuhan itu harus diimbangi dengan redistribusi kekayaan yang merata dan kesetaraan kesempatan bagi setiap orang. Kalau bahasa kami yang sederhana, kau boleh kaya, tapi jangan miskinkan kami,” ujar Said Iqbal.
Ia menilai kesejahteraan buruh ke depan harus bertumpu pada tiga aspek utama, yakni kepastian kerja, kepastian pendapatan, dan jaminan sosial. Ketiga aspek tersebut akan menjadi fokus utama dalam memberikan masukan dan rekomendasi kepada Presiden.
“Tiga hal inilah yang akan kami fokuskan, memberikan saran-saran, pendapat, dan analisis kebijakan kepada Presiden terkait dengan kesejahteraan buruh,” katanya.
Selain itu, Said Iqbal juga akan mendorong pembahasan mengenai upah layak bagi pekerja Indonesia. Ia menilai persoalan kesejahteraan pekerja tidak hanya berkaitan dengan tingkat penghasilan, tetapi juga perlindungan yang diberikan negara terhadap tenaga kerja.
Perhatian khusus juga akan diberikan kepada pekerja migran Indonesia yang menurutnya masih membutuhkan penguatan perlindungan dan jaminan dari pemerintah.
“Hal-hal ini yang akan kami sampaikan kepada Bapak Presiden dalam bentuk saran, pendapat, gagasan, dan menganalisis kebijakan. Tentu saya akan mendatangi beberapa menteri untuk mendiskusikan,” ujarnya.
Penunjukan Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh diharapkan dapat memperkuat komitmen pemerintahan Presiden Prabowo dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, meningkatkan kesejahteraan pekerja, serta memastikan pertumbuhan ekonomi nasional berjalan lebih inklusif dan berkeadilan.(AS/MP).


.jpg)












