- Hindari Potensi Konflik, Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah dan Masyarakat Se-NTB Gotong Royong Mutakhirkan Data Pertanahan
- Hadiri Pengukuhan MUI NTB, Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian
- Ahmad Nawawi Resmi Maju Calon Ketua Umum PB Mathla, ul Anwar 2026–2031
- H. Iing Misbahuddin Sebut Halal Bihalal PKS Wadah Satukan Visi Bangun Majalengka
- Audiensi PRSI di BRIN, Awali Penguatan Kolaborasi Strategis
- Halal Bihalal PKS Majalengka Dihadiri Bupati dan DPR RI, Seruan Langkung Sae Menguat
- Implementasi Robotika untuk Negeri di Padang, Siswa MAN 1 Tunjukkan Prestasi Gemilang
- LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
- Kantah Kab Tangerang Laksanakan Pembayaran Uang Ganti Rugi
- Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal
Hebat! Siswa SMA Taruna Nusantara Tembus 15 Universitas Global dengan Beasiswa Fantastis

Keterangan Gambar : Maulana Ariq Abhyasa Ruchiat, siswa SMA Taruna Nusantara yang berhasil mengantongi 15 Letter of Acceptance dari berbagai perguruan tinggi ternama dunia.
MEGAPOLITANPOS.COM, Magelang — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di kancah global. Siswa SMA Taruna Nusantara, Maulana Ariq Abhyasa Ruchiat, berhasil mengantongi 15 Letter of Acceptance (LoA) dari berbagai perguruan tinggi ternama dunia, sekaligus meraih sejumlah beasiswa internasional bernilai signifikan.
Belasan LoA tersebut berasal dari kampus-kampus unggulan lintas negara, di antaranya McGill University, University of British Columbia (Vancouver dan Okanagan), University of Toronto, University of Utah, University of Minnesota, Oregon State University, George Washington University, hingga Monash University dan University of Adelaide.
Baca Lainnya :
- Hebat! Siswa SMA Taruna Nusantara Tembus 15 Universitas Global dengan Beasiswa Fantastis
- Halal bi Halal Disdik Majalengka Perkuat Silaturahmi, BAZNAS Sisipkan Gerakan Kepedulian Pelajar
- AKG Jadi Sorotan Utama, Bupati dan Kadisdik Awasi Menu MBG hingga Detail
- Pemkab Majalengka Siapkan Lahan Bangun Sekolah Rakyat, Dukung Program Strategis Nasional
- Komisi IV DPRD Kota Bogor Gelar Rapat Kerja Evaluasi Anggaran 2026 dan SPMB Bersama Dinas Pendidikan
Tak berhenti di situ, Ariq juga masih menantikan hasil seleksi dari tujuh kampus top lainnya, seperti Michigan State University, Purdue University, University of Edinburgh, hingga Hong Kong University of Science and Technology.
Tak hanya unggul dalam jumlah penerimaan, putra pasangan Yayat Ruchiat dan Anita Widiyaningrum asal Kota Bogor ini juga sukses meraih berbagai beasiswa internasional.
Di antaranya penghargaan dari University of British Columbia Vancouver sebesar CAD 25.000, University of Minnesota senilai USD 40.000, hingga Oregon State University mencapai USD 64.000, serta beasiswa 50 persen dari Ritsumeikan Asia Pacific University, Jepang.
Capaian ini menjadikan Ariq sebagai salah satu siswa Indonesia dengan penerimaan internasional terbanyak di tingkat sekolah menengah, sekaligus membuktikan daya saing generasi muda Indonesia dalam sistem seleksi global yang sangat kompetitif.
Secara akademik, Ariq dikenal memiliki kemampuan analitis, komunikasi, dan kepemimpinan yang kuat. Ia aktif dalam ajang internasional seperti World Scholar’s Cup dan berhasil meraih medali emas serta perak dalam berbagai kategori, termasuk debat dan penulisan kolaboratif. Ia juga tampil di Tournament of Champions di Yale University.
Di bidang sains, prestasinya juga tak kalah gemilang. Ariq meraih medali perak dalam Indonesia International Applied Science Project Olympiad (I2ASPO) dan International Applied Chemistry Olympiad (IAChO), menunjukkan konsistensi prestasi lintas disiplin.
Di lingkungan sekolah, ia dipercaya sebagai Kepala Seksi Pembinaan Karakter di SMA Taruna Nusantara serta aktif dalam tim riset ilmiah dan akademik kimia. Pengalaman ini membentuk kemampuan kepemimpinan, kerja tim, dan manajemen waktu yang kuat.
Tak hanya fokus pada akademik, Ariq juga aktif dalam kegiatan sosial, seperti pendampingan usaha bagi petani perikanan air tawar di Depok dan program edukasi bisnis untuk penyandang disabilitas di Tangerang Selatan. Hal ini mencerminkan kepedulian sosial serta komitmennya memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dengan penguasaan berbagai bahasa asing seperti Inggris, Arab, dan Jerman, Ariq dinilai siap bersaing dan beradaptasi dalam lingkungan global.
Pjs Kepala Humas SMA Taruna Nusantara, Muhammad Ibrahim, menyebut capaian ini sebagai hasil dari sistem pembinaan terarah berbasis standar global.
“Capaian Ariq bukan hanya soal jumlah LoA, tetapi menunjukkan kesiapan sebagai pembelajar global dengan visi, karakter, dan daya juang tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bimbingan Konseling SMA Taruna Nusantara, Jontas Gayuh Panuntun, menegaskan bahwa keberhasilan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Indonesia.
“Program Sekolah Garuda dirancang untuk mencetak lebih banyak talenta seperti Ariq yang mampu bersaing di dunia dan kembali berkontribusi untuk Indonesia,” katanya.
Diketahui, SMA Taruna Nusantara merupakan salah satu sekolah pionir dalam program SMA Unggul Garuda Transformasi, yang diinisiasi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu menembus perguruan tinggi terbaik dunia.
Prestasi Ariq menjadi bukti nyata bahwa dengan disiplin, konsistensi, serta dukungan ekosistem pendidikan yang kuat dan adaptif, generasi muda Indonesia mampu bersaing dan bersinar di panggung internasional. (AS/MP).
















