- Kantah Kabupaten Tangerang Raih Predikat Informatif Capaian Nilai 98,50 .
- Wujud Sinergi TNI dan Warga Jaga Keamanan Lewat Patroli Malam.
- Kakanwil Kemenag Banten Dukung Simamat, Perkuat Transformasi Digital.
- Inovasi Produk Makanan dan Minuman Mendunia, SIAL 2026 Hadirkan 10 Finalis Terbaik
- DPRD Provinsi Maluku Desak Penertiban DAS Waitomu, Wajo: Konstruksi Harus Dibongkar
- Empat OPD Pemprov Maluku Dievaluasi, Komisi II DPRD Provinsi Catat Perkembangan Positif
- Solichin Tegaskan Legalitas Lahan Harus Tuntas Sebelum TPU Muslim Dibangun
- Dandim 0808/Blitar Terima Kunker Mentan RI di Udanawu, TNI Siap Dukung Kemandirian Pangan.
- PP Polri Beri Dukungan Moral kepada Kapolri Suyudi Ario Seto dalam Penegakan Hukum Oknum Polisi
- Tenaga Ahli Komisi II MPR Bersama Pengusaha Bela Bangsa Sambangi PT STM: Dorong Kolaborasi Strategis dan Inovasi Berbasis Data demi Kemakmuran Bangsa
Masuk Istana Negara, 500 Pelajar dan Mahasiswa Mengaku Terinspirasi Jadi Pemimpin Bangsa
.jpg)
Keterangan Gambar : Program “Istana untuk Anak Sekolah” kembali menghadirkan pengalaman edukatif dan inspiratif bagi ratusan pelajar serta mahasiswa pada Selasa (19/05/2026).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Program “Istana untuk Anak Sekolah” kembali menghadirkan pengalaman edukatif dan inspiratif bagi ratusan pelajar serta mahasiswa pada Selasa (19/05/2026). Sebanyak kurang lebih 500 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 200 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Budi Luhur (UBL), serta 300 siswa dari SMPN 94 dan SMPN 4 Jakarta.
Sejak pagi hari, para peserta telah berkumpul untuk mendapatkan materi mengenai pemerintahan dan tata negara. Antusiasme terlihat sejak awal kegiatan sebelum rombongan bergerak menuju kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Baca Lainnya :
Dalam kunjungan tersebut, para peserta diajak mengenal lebih dekat sejarah bangsa sekaligus melihat langsung ruang-ruang penting di lingkungan Istana Merdeka, Kantor Presiden, hingga Istana Negara. Tempat-tempat yang selama ini hanya mereka saksikan melalui televisi maupun media sosial kini dapat disaksikan secara langsung.
Mahasiswa Kriminologi Universitas Budi Luhur, Abielle Darren, mengaku kunjungan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berkesan baginya.
“Awalnya saya ekspektasi itu hanya di luarnya saja. Tetapi ternyata bisa masuk ke dalamnya juga. Yang biasa saya lihat di berita biasanya kan, akhirnya saya bisa lihat langsung,” ujarnya.
Hal senada disampaikan mahasiswa UGM, Salsabilah Azzahra, yang menilai program tersebut memberikan pengalaman belajar berbeda dibandingkan di ruang kelas. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dibuka bagi lebih banyak pelajar dan mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan.
“Harapan saya Istana Negara dapat menerima mahasiswa maupun siswa dari SD hingga SMA untuk berkunjung langsung ke Istana Negara ini, karena begitu banyak pelajaran yang bisa kita ambil,” katanya.
Sementara itu, Richwan dari Program Studi Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi Sekolah Vokasi UGM menilai kunjungan itu memberi wawasan baru mengenai pentingnya pelestarian sejarah dan dokumentasi negara.
“Kita belajar untuk bagaimana Sekretaris Negara dan juga Istana itu merawat dan juga melestarikan cagar budaya yang ada di sini,” ujar Richwan.
Antusiasme juga datang dari kalangan pelajar. Alzena, siswi SMP 4 Jakarta, merasa sangat terinspirasi ketika mendapat kesempatan berbicara di podium di hadapan peserta lain.
“Saya merasa sangat bersemangat sekali dan termotivasi untuk menjadi seorang pemimpin bangsa,” katanya.
Sementara siswa SMPN 94 Jakarta seperti Gyenitra, Gyandra, dan Adalira mengaku rela datang sejak pagi demi melihat langsung bangunan bersejarah yang selama ini hanya mereka lihat lewat video.
“Kita pengin banget lihat bangunan Istana Merdeka itu gimana. Pengin banget kita lihat kira-kira sama enggak ya sama yang kita selalu lihat di video,” ujar mereka antusias.
Di akhir kegiatan, para peserta menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kesempatan mengikuti program edukatif tersebut.(AS/MP).

.jpg)


.jpg)


.jpg)








