- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
- Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi
- Ketua Komisi III DPRD, H.Tajeri Minta Perda Kelembagaan Adat Dayak Segera Disahkan
Pengamat: Demokrasi Sedang Tidak Baik Baik Saja

Keterangan Gambar : Frans Immanuel Saragih, Presidium Perhimpunan Aktivis 98
JAKARTA. Pada tanggal 27 Januari 2024 telah berlangsung pertemuan antara Kaukus 89-90 dan Aktivis 98 dalam Acara Bedah Buku perihal Pemilu Curang bertempat di Kantor Rekan Indonesia
Acara berjalan cukup alot, dihadiri lebih dari 100 orang aktivis lintas organ dan lintas angkatan.
Pengamat Komunikasi Politik Frans Immanuel Saragih menyatakan melalui sambungan telpon Bahwa Pertemuan Yang Seringkali terjadi oleh para aktivis lintas angkatan dan organ dengan bahasan yang hampir mirip menandakan bahwa ada Problem Yang Sama di mata Para Aktivis yang membahayakan demokrasi kita ujar Frans.
Baca Lainnya :
- Bedah Buku di Universitas Sahid, GEMA Kosgoro Dorong Menlu Sugiono Pelajari Reunifikasi Korea: Game Theory
- Refleksi Sumpah Pemuda 2025: Saatnya Bangsa Kembali ke Demokrasi Pancasila
- DKPP RI Perkuat Integritas Pemilu Lewat Penegakan Etika Penyelenggara
- Dugaan Pemotongan Uang Transportasi Peserta Sosialisasi Bawaslu Kota Tangerang Mencuat
- Cermati DPS, Bawaslu Kabupaten Blitar Pastikan Pemilih TMS Dicoret humas ini Penjelasannya
Karena sangat tidak mungkin bahasan yang sama dari kelompok yang berbeda selalu di dengungkan. Berarti ada kecemasan tingkat tinggi bahwa potensi kecurangan Pemilu tinggi Dimata para aktivis lintas angkatan.
Ini tidak bisa dianggap biasa biasa saja, perlu kita telaah lebih lanjut, karena banyaknya kecemasan yang sama cetus Frans Saragih yang juga Aktivis 98.
Dalam diskusi bedah buku tersebut hadir Bung Cusmin dan Bung Standard Kia mewakili Kaukus 89-90 sedangkan dari PA 98 diwakili Oleh Ivan Panusunan dengan Host Ketum Rekam Indonesia Bung Agung Nugroho.
Pertanyaan yang timbul dari peserta yang hadir juga seputar potensi kecurangan dan model kecurangan.Hal tersebut dijawab dengan jelas oleh para Pembicara
Dalam sambungan telpon Frans menyampaikan : Kesadaran Demokrasi Yang Benar coba disampaikan oleh Para Aktivis Lintas Angkatan kepada masyarakat, jadi biarkan masyarakat untuk mengetahui sejelas jelasnya apa apa saja yang mungkin terjadi. Masyarakat harus dicerdaskan bukan diberikan berita berita yang tidak benar. Terkadang kebenaran itu pahit, tetapi Kebenaran tetap akan menjadi kebenaran tutup Frans yang juga Celeg Nasdem DPRD DKI JAKARTA dari Nasdem wilayah Jakarta Pusat, nomor urut 7.

















