Mendag Zulhas Sebut, Jelang Lebaran Geliat Ekonomi Terus Tumbuh

By Achmad Sholeh(Alek) 14 Mar 2024, 21:55:59 WIB Nasional
Mendag Zulhas Sebut, Jelang Lebaran Geliat Ekonomi Terus Tumbuh

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta– Menteri Perdagangan(Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) menyaksikan geliat ekonomi di Pasar Tanah Abang, Jakarta terus tumbuh dan berkembang. Para pedagang menampakkan wajah gembira karena situasi pasar saat ini sangat ramai pembeli. Setelah sempat meredup, menjelang Lebaran 1445 H, semarak perdagangan di pasar tekstil terbesar di kawasan Asia Tenggara ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. 


Mendag Zulhas melihat langsung produk tekstil yang dijual memiliki kualitas baik dengan harga ekonomis dan secara serius berdiskusi dengan pedagang. 

Baca Lainnya :

“Di Pasar Tanah Abang, untuk keperluan Lebaran, termasuk pakaian, kita bisa melihat modelnya bagus-bagus. Kita melihat pakaian yang dijual berkualitas dengan harga ekonomis. Produk yang dijual tidak kalah dengan produk impor dari negara manapun,” sebutnya. 


Zulhas mengungkapkan, keramaian Pasar Tanah Abang, khususnya menjelang Lebaran menunjukkan geliat ekonomi yang terus tumbuh. Ia pun mensyukuri pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5 persen, di atas rata-rata negara lain. 


“Kita bisa melihat, masih pagi, tapi Pasar Tanah Abang sudah ramai, meskipun hari Kamis. Kalau Jumat, Sabtu, dan Minggu bisa lebih ramai. Ini menandakan geliat ekonomi Indonesia, Alhamdulillah, masih di atas rata-rata. Kita harus syukuri ini jika dibanding negara lain,” sebut dia.


Mendag Zulhas berharap dengan ekonomi yang terus tumbuh serta produk kebutuhan Lebaran yang terjangkau dan berkualitas, masyarakat dapat beribadah puasa dan menyambut lebaran dengan penuh keceriaan. 


“Mudah-mudahan puasa dan Lebaran ini bisa diselenggarakan dengan baik, aman, nyaman, dan damai sehingga saudara kita yang berpuasa dan ber-Lebaran bisa menjalani dengan penuh keceriaan dan kebahagiaan,” tambahnya.


Stok Beras Tersedia


Terkait beras, Mendag Zulhas kembali menyatakan, stok beras di pasar tetap tersedia. Namun, untuk beras premium stoknya belum banyak karena belum memasuki masa panen raya. Untuk itu, pemerintah menyiapkan alternatif dengan menyediakan beras Program Stabilisasi 

Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui Perum Bulog.


“Saya, di berbagai kesempatan menyampaikan, beras lokal belum memasuki masa panen raya. Jadi, harganya tinggi. Karena Januari mulai tanam padi, panennya mundur bulan depan dan Mei. Masyarakat bisa memilih kalau beras premium kemahalan, ada beras SPHP Bulog harganya tetap. Mudah-mudahan bulan depan sudah panen raya sehingga beras lokal harganya bisa turun,”pungkas Zulhas.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).




  • Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo

    🕔19:51:57, 15 Jun 2026
  • PRO RI Resmi Menjadi Sayap Partai PRI, Siap Kawal Kedaulatan Teknologi Nasional

    🕔08:50:32, 14 Jun 2026
  • Ketua Umum PRSI Bahas Program Workshop Robotika Bersama Anjungan Kalimantan Selatan TMII

    🕔09:24:18, 14 Jun 2026
  • Di Hadapan HIPMI, Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan dan Energi

    🕔12:00:55, 11 Jun 2026
  • Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap

    🕔09:16:09, 10 Jun 2026