Produk Indonesia Kian Diminati di Arab Saudi, Kemendag Perkuat Promosi dan Penjajakan Bisnis

By Achmad Sholeh(Alek) 05 Jun 2026, 04:31:18 WIB UMKM
Produk Indonesia Kian Diminati di Arab Saudi, Kemendag Perkuat Promosi dan Penjajakan Bisnis

Keterangan Gambar : Produk Indonesia makin diminati di Arab Saudi.


MEGAPOLITANPOS.COM, JEDDAH – Arab Saudi masih menjadi salah satu mitra dagang potensial bagi Indonesia, khususnya untuk produk makanan dan minuman (mamin), barang konsumsi, serta berbagai kebutuhan penunjang ekosistem haji dan umrah. Melihat peluang tersebut, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia terus memperkuat penetrasi pasar melalui promosi intensif dan penjajakan bisnis bersama perwakilan Indonesia di Arab Saudi.

Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah, Bagas Haryotejo, mengungkapkan bahwa pihaknya terus bersinergi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di Arab Saudi.

“Permintaan terhadap produk Indonesia di Arab Saudi cukup tinggi. Kami terus berupaya menjaga momentum promosi dan memperluas jejaring bisnis melalui berbagai kegiatan business matching, pameran dagang, dan promosi langsung kepada buyer potensial,” ujar Bagas di Jeddah, Kamis (4/6/2026).

Baca Lainnya :

Menurut Bagas, berbagai kegiatan promosi yang dilaksanakan sejak awal 2026 telah menghasilkan sejumlah capaian positif. Di antaranya kontrak pembelian makanan ringan serta penjajakan pembelian untuk produk ikan kaleng, consumer goods, dan tempe. Selain itu, partisipasi Indonesia dalam pameran National Consumer Industries Exhibition (CONSMIX) yang berlangsung di Jeddah pada 5–17 Februari 2026 berhasil mencatatkan transaksi langsung senilai Rp168 juta.

“Capaian ini merefleksikan daya saing dan minat masyarakat Arab Saudi terhadap produk Indonesia. Kami akan mengawal komitmen dagang dan penjajakan yang sudah berjalan agar dapat berkembang menjadi kontrak jangka panjang yang stabil,” tambahnya.

Tren positif tersebut berlanjut pada April 2026 ketika ITPC Jeddah memfasilitasi penandatanganan kesepakatan dagang komoditas cengkeh senilai Rp252 juta antara PT Navva Nusantara Commodities dari Indonesia dan perusahaan Arab Saudi, Mandoub Saud Ghazi Al Masudi.

Perwakilan PT Navva Nusantara Commodities, Ati Hernawati Dani, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan ITPC Jeddah dan KJRI Jeddah selama proses negosiasi hingga penandatanganan kontrak.

“Kami sangat terbantu mulai dari proses awal verifikasi hingga penandatanganan kontrak. Harapannya, relasi bisnis kami dengan buyer Arab Saudi dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan nilainya dapat terus meningkat,” ujar Ati.

Sementara itu, Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron Ambary, menilai sinergi promosi dan diplomasi perdagangan yang dilakukan selama ini terbukti efektif dalam membuka peluang pasar baru bagi produk unggulan Indonesia.

“Sinergi promosi dan diplomasi perdagangan ini sangat efektif dalam membuka peluang pasar baru bagi produk-produk unggulan Indonesia. Kami berharap kolaborasi ini dapat mendorong para pelaku usaha Indonesia untuk berkembang dan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan nilai ekspor nasional,” kata Yusron.

Fokus Semester Kedua 2026

Memasuki semester kedua tahun 2026, ITPC Jeddah akan mengarahkan strategi promosi pada pendekatan yang lebih dekat dengan konsumen akhir. Salah satunya melalui program In-Store Promotion di berbagai swalayan modern di Jeddah serta penguatan kerja sama dengan distributor lokal.

Menurut Bagas, pendekatan langsung kepada konsumen menjadi langkah penting agar produk Indonesia semakin dikenal dan sesuai dengan preferensi pasar Arab Saudi.

Selain itu, upaya peningkatan ekspor juga akan diperkuat melalui momentum Resepsi Diplomatik bertajuk Road to Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026. Agenda yang digelar bersama KJRI Jeddah tersebut bertujuan menjaring buyer potensial dari Arab Saudi untuk menghadiri TEI 2026.

“Kami ingin memberikan gambaran langsung kepada para pelaku usaha Arab Saudi mengenai skala, kualitas, dan potensi komoditas yang akan dipamerkan. Melalui langkah ini, kami berharap dapat mendorong partisipasi buyer Arab Saudi pada TEI 2026,” pungkas Bagas.

Dengan berbagai strategi promosi yang terus diperkuat, Indonesia optimistis dapat memperluas pangsa pasar di Arab Saudi sekaligus meningkatkan nilai ekspor nonmigas nasional secara berkelanjutan.Kata Kunci: Arab Saudi, ekspor Indonesia, ITPC Jeddah, KJRI Jeddah, Kemendag, produk Indonesia, business matching, Trade Expo Indonesia 2026, ekspor nonmigas, makanan dan minuman, cengkeh Indonesia, buyer Arab Saudi, perdagangan Indonesia Arab Saudi.(AS/MP).




  • Produk Indonesia Kian Diminati di Arab Saudi, Kemendag Perkuat Promosi dan Penjajakan Bisnis

    🕔04:31:18, 05 Jun 2026
  • PP 20/2026 Hadirkan Keadilan Pajak, UMKM Tetap Nikmati Tarif Final 0,5 Persen Secara Berkelanjutan

    🕔03:58:53, 04 Jun 2026
  • Perkuat Ekosistem BRI Group, BRI Life Gandeng Mitra Strategis dan Bank Raya dalam Kolaborasi Baru

    🕔17:14:32, 04 Jun 2026
  • Menteri Maman: UMKM Terdampak Bencana Akan Terima Bantuan Modal Rp3 Juta

    🕔22:22:30, 03 Jun 2026
  • Ekonomi Pancasila Menguat, Prabowo Dorong Koperasi Bangkit untuk Sejahterakan Rakyat

    🕔01:22:47, 02 Jun 2026