- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Pangan dan Perdagangan Global
- Kapolres Majalengka Ajak Bobotoh Junjung Sportivitas Saat Nobar Persib vs Persebaya
- Munjirin Panen Padi Ciherang di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
- PTPN I Ubah Aset Jadi Mesin Pertumbuhan, Cafe dan Gerai Produk Hilir Segera Hadir
Komisi XI DPR RI Tegaskan, Wirausaha Dibutuhkan Untuk Berkontribusi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Negara

Keterangan Gambar : Anggota Komisi XI DPR RI daerah pemilihan Jakarta Timur dari Partai Keadilan Sejahtera, Anis Byarwati
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Anggota Komisi XI DPR RI daerah pemilihan Jakarta Timur dari Partai Keadilan Sejahtera, Anis Byarwati, menegaskan wirausaha Dibutuhkan Untuk Berkontribusi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Negara.
Anis berpendapat, negara berkepentingan untuk memiliki jumlah wirausaha yang besar di negaranya. Hal ini dikarenakan negara tidak selalu dapat menyiapkan lapangan kerja. Kekurangan lapangan kerja akan berpengaruh kepada pengangguran yang mengakibatkan hilangnya pendapatan warga negara. Sementara pendapatan warga negara akan dihitung menjadi pendapatan per kapita.
“Itulah mengapa negara-negara maju memiliki jumlah wirausaha antara 12 sampai 14 persen dari jumlah penduduknya,” Kata Anis yang juga Wakil ketua Badan Akuntabilitas dan Keuangan Negara (BAKN) DPR RI ini saat menghadiri saresehan Global Entrepreneurs Profesional (GenPro) chapter Jakarta, Minggu, (18/08).
Baca Lainnya :
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Getol Kritisi Oknum Nakes yang Terlantarkan Pasien BPJS
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- Endro Hermono Anggota Komisi VIII DPR-RI Sosialisasikan Keuangan Ibadah Haji Praktis Cepat dan Terjangkau
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Ingatkan Kepala BGN Baru Lebih Masifkan Program MBG
Mengutip data yang disampaikan oleh Global Entrepreneurship Index pada tahun 2023 yang menyebutkan bahwa Indonesia masih berada di peringkat ke-74 dari 137 negara di dunia.
Hal ini tambah Anis menunjukkan bahwa tingkat ekonomi Indonesia masih rendah. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kewirausaan diantaranya dengan mengajarkan kewirausahaan di semua fakultas di perguruan tinggi tidak hanya di fakultas ekonomi saja. Sehingga mindset mahasiswa yang belajar di fakultas manapun dapat melakukan wirausaha seusai lulus kuliah tidak hanya mengandalkan lowongan kerja akan tetapi memiliki karakter menciptakan lapangan kerja.
“Seorang pelaku wirausaha tidak hanya menciptakan lapangan kerja bagi dirinya tetapi juga membuka lapangan kerja bagi orang lain. Artinya ia menggerakkan konsumsi rumah tangga yang secara tidak langsung berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional karena konsumsi rumah tangga merupakan salah satu elemen pendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkap Anis.
Pada kesempatan itu, Anis juga memberikan apresiasi terhadap aktivitas yang dilakukan oleh GenPro. Pilihan memberikan pelatihan, memberikan coaching, membuka lapangan kerja merupakan pilihan yang sangat tepat.
Mendidik jiwa wirausaha yang tangguh dan bisa menyerap tenaga kerja lanjut Anis, adalah merupakan dedikasi yang sangat baik. Keluarga yang semua anggotanya memiliki jiwa wirausaha, tidak hanya mencukupi dirinya sendiri akan tetapi dapat membantu keluarganya, lingkungan dekatnya dan lebih luas lagi membantu masyarakat dan negaranya.
“Tentu untuk menuju professional jalannya panjang. Namun yang penting adalah menanamkan karakter wirausaha agar menjadi professional sehingga menjadi wirausaha global yang benar-benar berkontribusi untuk negara,” tutupnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)
.jpg)







1.jpg)





