- Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur Daerah, Bupati Harapkan Dukungan Dari Semua Pihak
- Pemkab dan DPRD Gelar Rapat Bersama Matangkan Pembahasan Anggaran Prioritas Daerah
- Pemkab Barito Utara Matangkan Program Pembangunan, Bupati Tekankan Efektivitas dan Ketepatan Sasaran
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM dan OJK Bentuk Satgas Pembiayaan
- Peringati Hari Veteran Nasional, Bandung Serukan Kolaborasi dan Pelayanan untuk Masyarakat
- Operasional PT Dua Kuda Indonesia Masih Tersendat Meski Dapat Izin Going Concern, Manajemen Soroti Hambatan Administratif
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- OJK Luncurkan ETF Emas, Investasi Aman di Bursa Saham
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
Makna Kartini Masa Kini, DPR Soroti Pendidikan Perempuan dan Ketahanan Keluarga

Keterangan Gambar : Anggota DPR RI, Anis Byarwati
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Peringatan Hari Kartini 2026 kembali menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran perempuan dalam pembangunan bangsa. Anggota DPR RI Fraksi PKS, Anis Byarwati menegaskan bahwa semangat Raden Ajeng Kartini tidak hanya tentang emansipasi perempuan, tetapi juga tentang pendidikan, akhlak, dan kualitas kehidupan masyarakat.
Menurut Anis, Kartini adalah sosok visioner yang lahir di tengah keterbatasan zaman. Meski akses pendidikan perempuan sangat terbatas kala itu, Kartini tetap mampu menghadirkan gagasan besar bahwa setiap manusia memiliki hak untuk berkembang melalui ilmu pengetahuan dan kemuliaan budi.
Baca Lainnya :
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Getol Kritisi Oknum Nakes yang Terlantarkan Pasien BPJS
- Endro Hermono Anggota Komisi VIII DPR-RI Sosialisasikan Keuangan Ibadah Haji Praktis Cepat dan Terjangkau
- Bupati dan DPRD Sambut JPO Hibah Boy Thohir, Majalengka Bersolek
- Pari Purna DPRD Kota Blitar Pilih Sabotase Absen, Ini Alasannya
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
“Kartini mengajarkan bahwa kemajuan bangsa bertumpu pada pemuliaan manusia melalui pendidikan dan nilai-nilai luhur,” ujar Anis dalam keterangannya, Senin (21/4/2026).
Ia menambahkan, saat ini Indonesia patut bersyukur karena akses pendidikan semakin meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, angka partisipasi sekolah usia 7–12 tahun telah mencapai lebih dari 99 persen, sementara usia 13–15 tahun berada di kisaran 95 persen.
Selain itu, partisipasi perempuan dalam pendidikan tinggi juga terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut dinilai sebagai bentuk nyata perjuangan Kartini yang menempatkan pendidikan sebagai jalan menuju kemajuan bangsa.
Namun demikian, Anis mengingatkan bahwa kemajuan tidak cukup hanya diukur dari angka partisipasi sekolah. Tantangan kualitas pendidikan, pemerataan antarwilayah, hingga ketahanan keluarga masih menjadi pekerjaan rumah bersama.
“Perempuan memiliki peran strategis, baik sebagai pendidik pertama di keluarga, penjaga kualitas generasi, maupun penggerak sosial di tengah masyarakat,” jelasnya.
Ia menegaskan, semangat Kartini harus terus dijaga melalui penguatan pendidikan, keluarga yang kokoh, serta nilai moral di tengah arus modernisasi.
“Selama pendidikan terus dimuliakan, keluarga terus dikuatkan, dan nilai tetap dijaga, maka semangat Kartini akan tetap hidup sebagai cahaya bagi perjalanan peradaban Indonesia,” pungkasnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)
.jpg)
.jpg)













