- Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi
- Kapolres Majalengka Tegaskan Pengamanan Humanis May Day 2026 : Aspirasi Buruh Dijamin, Ketertiban Jadi Prioritas
- Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
- YPPM Tegas Buka Suara Soal Polemik UNMA : Tolak Intimidasi, Tegakkan Legalitas Kampus
- Memperluas Akses Pendidikan Bagi Masyarakat, Pemprov DKI Mulai Merealisasikan Program Sekolah Swasta Gratis
- Festival Walet Emas 2026 Jadi Ajang Silaturahmi Akbar Warga Kebumen di Jakarta Timur
- Pamit ke ATM, Motor Dibawa Kabur! Aksi Licik Curanmor PCX di Majalengka Berakhir Diborgol Polisi
- Raker ke- X Forwat digelar, Usung Program Kerja dan Kaderisasi Organisasi
- Trijanto : Maraknya Politik Uang Tanda Hancurnya Demokrasi Pancasila
Makna Kartini Masa Kini, DPR Soroti Pendidikan Perempuan dan Ketahanan Keluarga

Keterangan Gambar : Anggota DPR RI, Anis Byarwati
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Peringatan Hari Kartini 2026 kembali menjadi momentum penting untuk merefleksikan peran perempuan dalam pembangunan bangsa. Anggota DPR RI Fraksi PKS, Anis Byarwati menegaskan bahwa semangat Raden Ajeng Kartini tidak hanya tentang emansipasi perempuan, tetapi juga tentang pendidikan, akhlak, dan kualitas kehidupan masyarakat.
Menurut Anis, Kartini adalah sosok visioner yang lahir di tengah keterbatasan zaman. Meski akses pendidikan perempuan sangat terbatas kala itu, Kartini tetap mampu menghadirkan gagasan besar bahwa setiap manusia memiliki hak untuk berkembang melalui ilmu pengetahuan dan kemuliaan budi.
Baca Lainnya :
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- Gelar Rapat Paripurna Pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2025 DPRD Berikan 20 Catatan penting
- Momentum Hari Buku Sedunia, H. Iing Misbahuddin Serukan Literasi Jadi Tameng Bangsa!
- Ketua DPRD Supriadi Menerima Audiensi PSHT Desak Forkopimda Bertindak Tegas
- BAZNAS: Kartini Bukan Seremoni, Tapi Gerakan Besar Pemberdayaan Perempuan
“Kartini mengajarkan bahwa kemajuan bangsa bertumpu pada pemuliaan manusia melalui pendidikan dan nilai-nilai luhur,” ujar Anis dalam keterangannya, Senin (21/4/2026).
Ia menambahkan, saat ini Indonesia patut bersyukur karena akses pendidikan semakin meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, angka partisipasi sekolah usia 7–12 tahun telah mencapai lebih dari 99 persen, sementara usia 13–15 tahun berada di kisaran 95 persen.
Selain itu, partisipasi perempuan dalam pendidikan tinggi juga terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut dinilai sebagai bentuk nyata perjuangan Kartini yang menempatkan pendidikan sebagai jalan menuju kemajuan bangsa.
Namun demikian, Anis mengingatkan bahwa kemajuan tidak cukup hanya diukur dari angka partisipasi sekolah. Tantangan kualitas pendidikan, pemerataan antarwilayah, hingga ketahanan keluarga masih menjadi pekerjaan rumah bersama.
“Perempuan memiliki peran strategis, baik sebagai pendidik pertama di keluarga, penjaga kualitas generasi, maupun penggerak sosial di tengah masyarakat,” jelasnya.
Ia menegaskan, semangat Kartini harus terus dijaga melalui penguatan pendidikan, keluarga yang kokoh, serta nilai moral di tengah arus modernisasi.
“Selama pendidikan terus dimuliakan, keluarga terus dikuatkan, dan nilai tetap dijaga, maka semangat Kartini akan tetap hidup sebagai cahaya bagi perjalanan peradaban Indonesia,” pungkasnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).
















