- Ketua Komisi III DPRD, Apresiasi Kinerja Polres Barito Utara, 3 Terduga Pelaku Pembantaian Satu Keluaraga, Berhasil Diringkus
- Makna Kartini Masa Kini, DPR Soroti Pendidikan Perempuan dan Ketahanan Keluarga
- Ketua DPRD Tegaskan Musrenbang RKPD 2027 Jadi Arena Uji Gagasan, Majalengka Didorong Lebih Unggul
- Musrenbang Majalengka RKPD 2027 Serap 2.164 Usulan, Infrastruktur - Ekonomi Jadi Prioritas, Kemiskinan Turun
- Peringatan Hari Kartini 2026, PKS Majalengka Soroti Peran Strategis Perempuan untuk Bangsa
- Hari Kartini, Wamendikdasmen Tinjau Sekolah di Majalengka dan Tegaskan Program Revitalisasi
- Dukung Program Prabowo Dapur MBG Blitar Garum Tawangsari II Kerja Keras Sepenuh Hati
- Pilih Mundur Ketua DPC PPP Kota Blitar Berikan Peluang Emas Generasi Muda untuk Berjaya di 2029
- Kementerian UMKM Dorong Adopsi AI untuk Perkuat Ekonomi Inklusif
- Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Simak Penjelasan Berikut
Ketua Komisi III DPRD, Apresiasi Kinerja Polres Barito Utara, 3 Terduga Pelaku Pembantaian Satu Keluaraga, Berhasil Diringkus

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, DR H. Tajeri, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Polres Barito Utara dalam mengungkap kasus pembunuhan tragis yang terjadi di wilayah Teweh Timur.
Menurut H. Tajeri, langkah cepat aparat Kepolisian dalam menangkap para pelaku patut diapresiasi, mengingat peristiwa tersebut menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit.
“Saya mengapresiasi kinerja Polres Barito Utara. Luar biasa, berselang hanya satu hari pelaku pembunuhan yang menewaskan lima orang dan satu orang luka berat sudah ditangkap. Ini tentunya berkat kerja keras tim Kapolres Barito Utara yang bergerak cepat dan tanggap terhadap kejadian ini,” ujar Tajeri, Selasa (21/04/2026).
Diketahui, peristiwa tragis tersebut terjadi pada Minggu (19/4/2026) di kawasan hutan dekat jalan hauling perusahaan kilometer 95, wilayah Teweh Timur. Insiden berdarah itu dipicu konflik sengketa lahan antara dua pihak yang telah berlangsung cukup lama dan tidak menemukan titik penyelesaian.
Dalam kejadian tersebut, enam orang menjadi korban, dengan lima di antaranya meninggal dunia di lokasi, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat.
Para pelaku diduga menggunakan senjata tajam jenis parang atau mandau, bahkan sempat terdengar suara letusan yang mengindikasikan adanya dugaan penggunaan senjata api rakitan.
Polres Barito Utara bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya berhasil mengamankan tiga terduga pelaku berinisial VN, LK, dan SA dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.
Tajeri berharap, penanganan kasus ini dapat terus dikembangkan secara transparan hingga tuntas, serta menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar konflik lahan tidak lagi berujung pada tindakan kekerasan.
Politisi Partai Gerindra ini juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas daerah dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.
(Anti)















