- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
Ketua Komisi III DPRD, Apresiasi Kinerja Polres Barito Utara, 3 Terduga Pelaku Pembantaian Satu Keluaraga, Berhasil Diringkus

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, DR H. Tajeri, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Polres Barito Utara dalam mengungkap kasus pembunuhan tragis yang terjadi di wilayah Teweh Timur.
Menurut H. Tajeri, langkah cepat aparat Kepolisian dalam menangkap para pelaku patut diapresiasi, mengingat peristiwa tersebut menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit.
“Saya mengapresiasi kinerja Polres Barito Utara. Luar biasa, berselang hanya satu hari pelaku pembunuhan yang menewaskan lima orang dan satu orang luka berat sudah ditangkap. Ini tentunya berkat kerja keras tim Kapolres Barito Utara yang bergerak cepat dan tanggap terhadap kejadian ini,” ujar Tajeri, Selasa (21/04/2026).
Diketahui, peristiwa tragis tersebut terjadi pada Minggu (19/4/2026) di kawasan hutan dekat jalan hauling perusahaan kilometer 95, wilayah Teweh Timur. Insiden berdarah itu dipicu konflik sengketa lahan antara dua pihak yang telah berlangsung cukup lama dan tidak menemukan titik penyelesaian.
Dalam kejadian tersebut, enam orang menjadi korban, dengan lima di antaranya meninggal dunia di lokasi, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat.
Para pelaku diduga menggunakan senjata tajam jenis parang atau mandau, bahkan sempat terdengar suara letusan yang mengindikasikan adanya dugaan penggunaan senjata api rakitan.
Polres Barito Utara bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya berhasil mengamankan tiga terduga pelaku berinisial VN, LK, dan SA dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.
Tajeri berharap, penanganan kasus ini dapat terus dikembangkan secara transparan hingga tuntas, serta menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar konflik lahan tidak lagi berujung pada tindakan kekerasan.
Politisi Partai Gerindra ini juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas daerah dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.
(Anti)


.jpg)

.jpg)











