- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
- Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Non-KUR melalui SHAT
- Kantah Kabupaten Tangerang Laksanakan Pembayaran Ganti Kerugian 27 Bidang Tanah
- Wujud Nyata Jaga Keamanan Warga, Babinsa Patroli Malam.
- SMESCO Luncurkan SIAP 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
- Aksi 30 September, Ojol Tolak Turbo Maxim dan Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra
- Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games 2026, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI
- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
Ketua Komisi III DPRD, Apresiasi Kinerja Polres Barito Utara, 3 Terduga Pelaku Pembantaian Satu Keluaraga, Berhasil Diringkus

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, DR H. Tajeri, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Polres Barito Utara dalam mengungkap kasus pembunuhan tragis yang terjadi di wilayah Teweh Timur.
Menurut H. Tajeri, langkah cepat aparat Kepolisian dalam menangkap para pelaku patut diapresiasi, mengingat peristiwa tersebut menimbulkan korban jiwa yang tidak sedikit.
“Saya mengapresiasi kinerja Polres Barito Utara. Luar biasa, berselang hanya satu hari pelaku pembunuhan yang menewaskan lima orang dan satu orang luka berat sudah ditangkap. Ini tentunya berkat kerja keras tim Kapolres Barito Utara yang bergerak cepat dan tanggap terhadap kejadian ini,” ujar Tajeri, Selasa (21/04/2026).
Diketahui, peristiwa tragis tersebut terjadi pada Minggu (19/4/2026) di kawasan hutan dekat jalan hauling perusahaan kilometer 95, wilayah Teweh Timur. Insiden berdarah itu dipicu konflik sengketa lahan antara dua pihak yang telah berlangsung cukup lama dan tidak menemukan titik penyelesaian.
Dalam kejadian tersebut, enam orang menjadi korban, dengan lima di antaranya meninggal dunia di lokasi, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat.
Para pelaku diduga menggunakan senjata tajam jenis parang atau mandau, bahkan sempat terdengar suara letusan yang mengindikasikan adanya dugaan penggunaan senjata api rakitan.
Polres Barito Utara bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya berhasil mengamankan tiga terduga pelaku berinisial VN, LK, dan SA dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian.
Tajeri berharap, penanganan kasus ini dapat terus dikembangkan secara transparan hingga tuntas, serta menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar konflik lahan tidak lagi berujung pada tindakan kekerasan.
Politisi Partai Gerindra ini juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas daerah dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.
(Anti)


.jpg)


.jpg)


.jpg)






