- Kemhan- TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM pada Alutsista
- Pemkab Hadiri Open House Halal Bihalal Tokoh Masyarakat H. Gogo Purman Jaya
- Anggota DPRD H. Nurul Anwar Hadiri Open House DiKediaman H. Gogo Purman Jaya
- Momentum Lebaran Berlanjut, H. Iing Dorong Penguatan Silaturahmi di Hari Ketiga
- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
- Open House Idulfitri 1448 H, Bupati Barito Utara Pererat Silaturahmi dan Umumkan Juara Pawai Mobil Hias
- Bupati Barito Utara Sholat Idulfitri Bersama Warga di Masjid Raya Shirathal Mustaqim
Kementerian UMKM Bentuk Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Ekonomi Pascabencana di Sumatra

Keterangan Gambar : Menteri UMKM Maman Abdurrahman dalam konpers Klinik UMKM di Jakarta, Senin,(29/12).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menggelar rapat koordinasi untuk membentuk Klinik UMKM Bangkit di wilayah Sumatra, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan, program kolaborasi ini bertujuan untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi bagi pengusaha mikro, kecil, dan menengah di tiga provinsi tersebut.
“Besok saya juga akan turun langsung ke lokasi bencana dan Insya Allah mulai besok Klinik UMKM Bangkit sudah beroperasi. Ini merupakan arahan dari Presiden Prabowo untuk membantu pemerintah daerah, agar pemulihan ekonomi dapat berlangsung lebih cepat,” ujar Menteri Maman di Jakarta, Senin (29/12/2025).
Baca Lainnya :
- Diskusi UMKM: KUR Meningkat, Tapi Produk Impor dan Biaya Platform Digital Jadi Tantangan
- Kementerian UMKM Dukung BKPM Percepat Legalitas Usaha Mikro
- Percepat Akses Pembiayaan UMKM Sumut, Kementerian UMKM Gelar Akad Massal KUR
- Perjuangan Kantah Kabupaten Aceh Tamiang Selamatkan 75 Ribu Arsip Pertanahan Pascabencana
- Menteri UMKM: Penindakan Impor Ilegal Perkuat Perlindungan dan Daya Saing UMKM
Menteri Maman mengatakan, Klinik UMKM Bangkit menawarkan tiga layanan utama, yaitu pembiayaan, belanja produk lokal, dan penguatan produksi.
“Tujuan dari Klinik UMKM Bangkit adalah menciptakan ekosistem ekonomi yang bergerak, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus menghindari terjadinya ketimpangan dalam proses pemulihan ekonomi,” katanya.
Menteri Maman menambahkan, Klinik UMKM Bangkit akan dibentuk di sejumlah titik strategis di Sumatera untuk mengoptimalkan dukungan pemulihan ekonomi.
“Akan ada delapan titik Klinik UMKM di tiga provinsi terdampak bencana, yaitu Kota Banda Aceh, Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Medan, dan Kota Padang,” ujarnya.
Selain itu, kata Menteri Maman, Kementerian UMKM juga sedang menginventarisasi pasar rakyat serta menyiapkan langkah-langkah untuk mengaktifkan kembali pasar-pasar yang terdampak.
“Tak hanya menghidupkan kembali pasar tradisional, Kementerian UMKM juga berencana menghubungkan produk-produk lokal dengan e-commerce dan berbagai mitra terkait, sehingga pergerakan ekonomi dapat terus berlangsung dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Menteri Maman menegaskan, keberhasilan program Klinik UMKM Bangkit di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.
“Program ini melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan, asosiasi, organisasi kemasyarakatan, sektor swasta, hingga perguruan tinggi. Kami juga akan membuka jalur pelaporan dari masyarakat dan pengusaha UMKM setempat melalui berbagai kanal pengaduan,” katanya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















