- Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Adakan Lomba PRLH dan Work Shop
- M Rifa\'i Nahkodai Ketua DPC Kabupaten Blitar Periode 2026 - 2031
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Dibuka, Surga Belanja, Kuliner, dan Hiburan Keluarga
- Destinasi Komersial pertama, Asthara Skyfront City Luncurkan The Floritz Gallery
- Aktivis di Blitar Penuhi Panggilan Polisi Usai Orasi Antikorupsi
- Politisi PDI-P Taupik Nugraha Minta Pemkab Edukasi Masyarakat Soal Status dan Kewenangan Jalan
- Dewan Taupik Apresiasi Kanal Pengaduan Masyarakat, Minta Dukungan Anggaran Maksimal
- Taupik Nugraha Pertanyakan Target Pengentasan Kawasan Kumuh di Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Pemda Tak Bisa Perbaiki Fasilitas Perumahan Sebelum PSU Diserahkan
- Pemkab Barito Utara Jelaskan Pentingnya Penyerahan PSU Perumahan kepada Pemda
Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Adakan Lomba PRLH dan Work Shop

Keterangan Gambar : Walikota Tangerang Sachrudin dan Kepala Dinas LH Wawan Fauzi bersama pejabat lainnya dalam acara Workshop di gedung Al Amanah Pemkot Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG-Pemerintah kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup, mengadakan sosialisasi lomba Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH), Kamis (11/6/26).
Lomba yang dibuka langsung dengan Wali Kota Tangerang di Gedung Al-Amanah Lantai 5, Pusat Pemerintah Kota Tangerang, guna memperingati hari lingkungan hidup sedunia 2026 dengan sosialisasi peluncuran tingkat Sekolah Adiwiyata di kota Tangerang.

Baca Lainnya :
- Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Adakan Lomba PRLH dan Work Shop
- Destinasi Komersial pertama, Asthara Skyfront City Luncurkan The Floritz Gallery
- LSM GANNAS Geruduk Dewan Atas Rencana Pembangunan Farm Greenfields 3 di Doko
- Sachrudin Jamin Kualitas Pendidikan Merata, Ini Daftar Sekolah Swasta Gratis
- Dugaan Persekusi, Keluarga Baharudin Ahmad Minta Hukum Ditegakkan
Para tamu undangannya yang hadir pada kesempatan tersebut ialah, Perwakilan Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, pengawas sekolah/madrasah, 20 SMP Swasta & 10 Madrasah (sebagai calon Sekolah Adiwiyata 2026), serta 40 Sekolah Adiwiyata Mandiri.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi menyampaikan paparannya, mendorong sosialisasi Sekolah Adiwiyata agar terapkan perilaku ramah lingkungan.

"Hari ini kami melaksanakan sosialisasi Sekolah Adiwiyata sekaligus launching lomba perilaku ramah lingkungan di sekolah. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati sepanjang Juni. Program ini bertujuan mendorong aksi kolektif yang sadar, sukarela, berjejaring, dan berkelanjutan oleh sekolah dan madrasah dalam menerapkan Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH), " kata Wawan, Selasa (9/6).
Ia pun mengatakan, dengan didampingi para elemen orangtua dan guru di sekolah, para siswa bisa mengupayakan semangat dan menjaga kesehatan di lingkungan pendidikan, karena pada pencapaiannya menerapkan sistem pemantauan dan evaluasi.
"Kunci utamanya adalah keterlibatan seluruh komponen sekolah, orang tua, dan masyarakat melalui tiga tahapan penting: perencanaan, pelaksanaan, serta pemantauan dan evaluasi. Kami ingin menjaga semangat sekolah-sekolah yang sudah berada pada level Adiwiyata Mandiri agar tetap konsisten mempertahankan budaya peduli lingkungan. Jangan sampai semangatnya menurun karena merasa sudah berada di puncak capaian, " tandasnya.

Beberapa contoh pembiasaan yang digalakkan antara lain:
- Membawa wadah makanan sendiri saat jajan dan membawa botol minum (tumbler).
- Bersepeda ke sekolah.
- Memilah dan mendaur ulang sampah.
- Memanfaatkan seluruh potensi yang ada di sekolah/madrasah.
Adapun, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang sekaligus menggelar Workshop bertema "Aksi untuk Iklim" guna meningkatkan kinerja dunia usaha dalam pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup yang berkelanjutan
Work shop ini juga dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, di Ballroom Grand Soll Marina Hotel, Jatiuwung, kota Tangerang.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, berpendapat, bahwa isu lingkungan hidup dan perubahan iklim kini bukan lagi sekadar pembahasan global, melainkan tantangan nyata yang dampaknya semakin dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
"Perubahan cuaca yang semakin ekstrem, meningkatnya risiko bencana hidrometeorologi, hingga berbagai tantangan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan perkotaan menjadi bukti bahwa perubahan iklim harus disikapi secara serius oleh semua pihak," ujarnya, Rabu (10/6) kemarin.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi dunia usaha dalam pengelolaan lingkungan, Pemkot Tangerang turut memberikan penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) kepada 30 perusahaan yang dinilai aktif menerapkan praktik pengelolaan lingkungan dan mendukung upaya pengendalian perubahan iklim di Kota Tangerang.
Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi untuk menyamakan persepsi, sekaligus mengajak masyarakat sebagai budaya dan agen perubahan.Adv















