- Dua Polisi Gadungan Diamankan Polsek Jatiuwung
- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Konsultasi Publik Pelebaran Jalan Digelar, Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
- Miss Jakarta Fair 2026 Usung Misi Pemberdayaan Perempuan, Gabriela Corrine Sugiharto Tampil sebagai Juara
- PM Singapura Lawrence Wong Disambut Presiden Prabowo, Leaders Retreat Perkuat Kemitraan Strategis
- Apel Pagi Pemkot Depok, ASN Diminta Aktif Sukseskan CKG dan Imunisasi Lengkap
- Batara Expo 2026 Resmi Ditutup, Bupati Apresiasi Partisipasi Masyarakat dan Pelaku UMKM
- Bupati Barito Utara Apresiasi Dedikasi Polri pada Syukuran Hut ke 80 Bhayangkara Tingkat Kabupaten Barito Utara
- Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara, Nurul Anwar Apresiasi Pengabdian Polri pada Hari Bhayangkara ke-80
- Irjen Pol Wibowo Resmi Pimpin Korps Lalu Lintas Polri gantikan Irjen Agus Suryonugroho
Menteri UMKM Apresiasi KURDA Bunga 0 Persen untuk Pengusaha UMKM Sragen

Keterangan Gambar : peresmian program KURDA di Kabupaten Sragen, Selasa (19/5).
MEGAPOLITANPOS.COM, Sragen, Jawa Tengah — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, yang menghadirkan program Kredit Usaha Rakyat Daerah (KURDA) dengan bunga 0 persen sebagai upaya memperluas akses pembiayaan sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Sragen atas inisiatif dan komitmennya dalam menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih inklusif bagi UMKM melalui program KURDA bunga 0 persen,” ujar Menteri Maman saat menghadiri peresmian program KURDA di Kabupaten Sragen, Selasa (19/5).
Menurut Menteri Maman, program tersebut mencerminkan keberpihakan nyata pemerintah daerah dalam mendorong masyarakat agar lebih berkembang, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan melalui usaha produktif.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- Menteri UMKM Apresiasi KURDA Bunga 0 Persen untuk Pengusaha UMKM Sragen
- Menteri Maman Siapkan Aturan Pelindungan dan Perkuatan Ekosistem Digital UMKM
- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
Ia berharap program KURDA Kabupaten Sragen dapat menjangkau lebih banyak pengusaha UMKM, khususnya mereka yang selama ini belum sepenuhnya memperoleh akses terhadap layanan pembiayaan formal.
“Kami berharap KURDA Kabupaten Sragen dapat menjangkau lebih banyak UMKM di sektor produktif, terutama yang selama ini belum sepenuhnya terakses layanan pembiayaan formal. KURDA juga diharapkan menjadi instrumen penting untuk mendorong UMKM naik kelas,” katanya.
Menteri Maman menegaskan, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) bukan sekadar skema pinjaman, melainkan simbol keadilan ekonomi yang membuka kesempatan masyarakat memperoleh akses permodalan untuk mengembangkan usaha.
Secara nasional, penyaluran KUR hingga saat ini telah mencapai Rp105,8 triliun kepada 1,69 juta pengusaha UMKM penerima manfaat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1,14 juta merupakan debitur baru dan 511 ribu pengusaha UMKM telah berhasil naik kelas atau graduasi.
“Kualitas penyaluran KUR secara nasional juga terus membaik, di mana sebanyak 63,57 persen KUR telah disalurkan ke sektor produksi,” ujar Menteri Maman.
Untuk wilayah Jawa Tengah, penyaluran KUR telah mencapai Rp18,9 triliun kepada 348 ribu pengusaha UMKM penerima manfaat. Sebanyak 57,1 persen penyaluran KUR di provinsi tersebut juga telah diarahkan ke sektor produksi.
Sementara itu, penyaluran KUR di Kabupaten Sragen tercatat mencapai Rp675 miliar kepada 10,5 ribu pengusaha UMKM penerima manfaat. Dari jumlah tersebut, sebesar 53,7 persen disalurkan kepada sektor produksi. Capaian itu menjadikan Sragen sebagai daerah dengan penyaluran KUR terbesar ke-10 di Provinsi Jawa Tengah.
“Kami mengajak seluruh pengusaha UMKM di Sragen untuk memanfaatkan berbagai program dan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah, baik melalui KUR, KURDA, maupun program lainnya, sebagai sarana memperkuat usaha, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing produk UMKM Indonesia,” ujar Menteri Maman.(AS/MP).

.jpg)


.jpg)
.jpg)











