- Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei.
- Oknum Pol PP Kota Tangerang Duduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari.
- Kaskogabwilhan II Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Pentingnya Menjaga Nilai-Nilai Pancasila.
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Jaga NKRI.
- Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Depok Berlangsung Khidmat, Ini Pesan Supian Suri
- Pemprov DKI Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Pramono Ajak ASN Jaga Keberagaman
- Babak Baru DPRD Majalengka, Sandi Fahmi Resmi Jadi Wakil Rakyat
- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
- Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Non-KUR melalui SHAT
BNI AM Berikan Edukasi Keuangan Ratusan Diaspora di Jepang

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- BNI Asset Management (BNI AM) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan edukasi keuangan kepada ratusan diaspora Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tersebar di Tokyo dan kota-kota industri di Jepang.
Acara ini dilakukan untuk memberikan edukasi kepada para diaspora PMI agar dapat melakukan perencanaan keuangan dengan baik sehingga dapat terhindar dari pinjaman online ataupun iming-iming investasi bodong yang tengah marak belakangan ini.
Direktur Wholesale & International Banking BNI Silvano Rumantir berharap kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan yang memadai tentang pengelolaan keuangan.
Baca Lainnya :
- SMESCO Luncurkan SIAP 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
- Aksi 30 September, Ojol Tolak Turbo Maxim dan Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra
- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
"Para diaspora di Jepang memiliki penghasilan yang cukup baik, sehingga edukasi yang dilakukan penting untuk mereka agar tidak menjadi sasaran empuk pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," ungkapnya dalam webinar Diaspora Cakap Keuangan, Diaspora Sejahtera yang diprakarsai oleh BNI Tokyo Branch, KBRI Tokyo, dan OJK.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi dan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi.
Silvano menjelaskan, total diaspora PMI di Jepang mencapai sekitar 70.000 orang yang terdiri dari PMI Program Pemagangan dan PMI Skill Worker. Adapun bidang pekerjaannya antara lain di sektor pertanian, industri otomotif, manufaktur, perawat hingga caregiver.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Operasional BNI AM Ade Yusriansyah menyampaikan, kebiasaan investasi harus dipupuk sejak dini dengan disiplin menyisihkan 20% dari penghasilan untuk diinvestasikan.
Hal ini perlu dilakukan karena investasi hanya akan berhasil apabila dilakukan dengan disiplin dan konsisten dalam menyisihkan penghasilan untuk investasi, bukan menyisakan.
"Sebelum berinvestasi, perlu ditetapkan lebih dulu tujuan investasi agar lebih terarah dan dapat disesuaikan dengan profil risiko investor, jangka waktu investasi, dan jenis instrumen investasinya," ujar Ade. (Reporter: Achmad Sholeh)

.jpg)

.jpg)
.jpg)











