- Polres Majalengka Musnahkan 2.700 Botol Miras, Total Tembus 20 Ribu
- Sekda Minta Jajarannya Bergerak Lebih Cepat!
- Usaha Laundry Tumbuh di Berbagai Daerah, Menteri UMKM Ingatkan Risiko Persaingan
- Open Turnamen Piala Panglima TNI Atlit PSHT Cabang Kota Blitar Borong 6 Medali Luar Biasa.
- Babinsa Koramil Ciledug Dan Serpong Bersama Komduk Aktif Patroli Malam.
- Tembus 3.000 Pelari, Sachrudin: Tangerang 10K Semakin Ramai dan Berdampak.
- Koramil 10/Sepatan Gelar Baksos, Komsos dan Santunan Anak Yatim.
- Kompi Produksi Kodim 0808/Blitar Aktif Kelola Pertanian, Peternakan Kambing dan Perikanan Untuk ini.
- Paguyuban Jawa Tengah dan Persejasi DKI Jakarta Tampilkan Sepakbola Berjalan (Walking Football)
- Warga RW 11 VTE Antusias Ikuti Skrining Kesehatan
Menko Polkam Ajak LPM Berani Ambil Langkah Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat

Keterangan Gambar : Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago
MEGAPOLITANPOS.COM, Bandung – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago meminta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) mengambil peran strategis sebagai pendorong atau booster keberhasilan berbagai program pemerintah hingga ke tingkat masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Djamari saat membuka secara resmi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia Tahun 2026 di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat.
Dalam arahannya, Djamari menegaskan bahwa keberadaan LPM harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan memperkuat pelaksanaan program-program pemerintah di tingkat lokal.
Baca Lainnya :
- Polres Majalengka Musnahkan 2.700 Botol Miras, Total Tembus 20 Ribu
- Sekda Minta Jajarannya Bergerak Lebih Cepat!
- Usaha Laundry Tumbuh di Berbagai Daerah, Menteri UMKM Ingatkan Risiko Persaingan
- Jaga Layanan Air Tetap Optimal, Sachrudin Cek Kondisi Cisadane.
- Pengukuhan 1.000 Pramuka Garuda, Sachrudin: Pionir Masa Depan Kota.
Menurutnya, LPM memiliki posisi penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga tidak boleh hanya menjadi pelengkap, melainkan harus menjadi penggerak pembangunan.
“LPM harus mampu menjadi booster atau pendorong bagi program-program pemerintah. Kehadiran LPM harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan ikut mendorong terwujudnya kesejahteraan rakyat,” kata Djamari, Senin (10/8/2026).
Ia juga mengajak seluruh jajaran LPM untuk tidak mudah menyerah menghadapi berbagai keterbatasan. Sebaliknya, LPM diminta berani mengambil langkah nyata dan memberikan kontribusi dalam pembangunan bangsa.
Djamari menekankan bahwa kemajuan Indonesia tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh komponen bangsa.
Mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto, Djamari menyebut Indonesia memiliki peluang besar menjadi negara maju apabila seluruh elemen bangsa memiliki optimisme, ketangguhan, dan keberanian menghadapi berbagai tantangan.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi Indonesia tidak hanya berasal dari dinamika dalam negeri, tetapi juga perkembangan global seperti ketegangan geopolitik internasional dan ketidakpastian ekonomi.
“Kita tidak boleh menyerah dengan keterbatasan. Justru dalam kondisi seperti itu kita harus tetap optimistis, tangguh, dan berani mengambil langkah nyata untuk membangun bangsa,” ujarnya.
Selain membahas peran LPM dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, Djamari memastikan kondisi keamanan nasional saat ini tetap aman dan terkendali.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Menurutnya, penyebaran hoaks, fitnah, dan informasi provokatif berpotensi menimbulkan keresahan serta memecah persatuan dan kesatuan bangsa.
“Masyarakat harus bijak menggunakan media sosial. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi ikut menyebarkan hoaks dan fitnah yang dapat memecah persatuan bangsa,” tegasnya.
Melalui Rakernas LPM 2026, pemerintah berharap LPM semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah sekaligus menjadi motor penggerak pemberdayaan masyarakat dari tingkat desa hingga nasional.(AS/MP).






.jpg)
.jpg)







