- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
- Babinsa Ajak Warga Perkuat Keamanan dan Kerukunan Wilayah.
- Tradisi Korps, Kodim 0510/Tigaraksa Terima Warga Baru Letkol Inf Yudha Fuady Putra.
- Kodim 0506/Tgr Lalui Koramil Jajaran Salurkan Bantuan Air Bersih Paada Masyarakat.
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
- Fraksi DPRD Mulai Bedah RAPBD Barito Utara 2027, Arah Anggaran Jadi Sorotan
- Presiden Prabowo Minta Layanan BPJS Kesehatan Ditingkatkan, Antrean Pasien Harus Lebih Singkat
- Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Petugas PPSU Bersihkan Monumen Pancasila Sakti
Bupati Shalahuddin Buka Raker LPT-IK Kabupaten Barito Utara Tahun 2026

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin melalui Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Herry Jhon Setiawan, secara resmi membuka kegiatan Rapat Kerja Tahun 2026 Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan (LPT-IK) Kabupaten Barito Utara. Dilaksanakan di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Senin (10/08/2026).
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Herry Jhon Setiawan, disampaikan bahwa keberadaan LPT-IK memiliki peran strategis, bukan hanya dalam membina kehidupan keagamaan umat Hindu Kaharingan, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam menjaga kelestarian adat dan budaya.
Baca Lainnya :
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Buka Raker LPT-IK Kabupaten Barito Utara Tahun 2026
- Menko Polkam Ajak LPM Berani Ambil Langkah Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Raker ke- X Forwat digelar, Usung Program Kerja dan Kaderisasi Organisasi
“LPT-IK juga memiliki peran dalam memperkuat karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai luhur seperti gotong royong, kebersamaan, toleransi, penghormatan kepada alam dan kepedulian terhadap sesama,” demikian disampaikan.
Menurutnya, derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga nilai-nilai budaya. Karena itu, diperlukan program yang terencana, terukur dan berkesinambungan agar warisan budaya serta nilai spiritual Kaharingan tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi muda.
Bupati berharap rapat kerja tersebut mampu menghasilkan program yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Program tersebut antara lain pembinaan umat, penguatan kelembagaan, pelestarian ritual adat, pengembangan seni budaya, pemberdayaan generasi muda dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Pemkab Barito Utara, lanjutnya, berkomitmen mendukung pelestarian adat, budaya dan kehidupan beragama yang harmonis.
“Pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga dari keberhasilan menjaga jati diri, nilai budaya serta kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis,” katanya.
Bupati juga mengajak LPT-IK memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga adat, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan dan seluruh elemen masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Aryosi Jiono Takanabe melaporkan, rapat kerja dilaksanakan selama tiga hari, 9-11 Agustus 2026, dan diikuti sekitar 50 peserta. Setiap kecamatan mengirimkan lima orang perwakilan.
Rapat kerja tersebut menjadi forum untuk mengevaluasi pelaksanaan kerja, meningkatkan koordinasi dan konsolidasi organisasi, sekaligus memperkuat pembinaan, pengembangan dan pelestarian Tandak Intan Kaharingan sebagai bagian dari kehidupan keagamaan dan masyarakat Hindu Kaharingan di Kabupaten Barito Utara.
(Dd)


.jpg)












