- Wabup Barito Utara Hadiri HUT Ke-1 Kodam XXII Tambun Bungai
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi dengan BMKG, Gedung Radar Cuaca Muara Teweh Diresmikan
- Bupati Shalahuddin Buka Raker LPT-IK Kabupaten Barito Utara Tahun 2026
- PT Dua Kuda Indonesia Yakin Bangkit, Kepailitan Dinilai Hambat Operasional Bukan Prospek Bisnis
- Menko Polkam Ajak LPM Berani Ambil Langkah Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat
- M.Rifa\'i : Musancab Targetkan 14 Kursi Parlemen Pemilu 2029 PKB Kabupaten Blitar Kembali Berjaya
- Launching Kopi Bubuk Konvensional Jos Jiz Siap Jadi Pesaing Pasar Internasional
- Operasi Laut Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamine, Delapan Awak Kapal Asing Diamankan
- Pramono Anung Dukung Kolaborasi Bank Jakarta-Persija, Target Juara untuk 500 Tahun Jakarta
PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional

Keterangan Gambar : PT Perkebunan Nusantara I (Persero) meraih Anugerah Mahayuga dari Garuda TV
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta— PT Perkebunan Nusantara I (Persero) meraih Anugerah Mahayuga dari Garuda TV sebagai institusi yang dinilai berkontribusi strategis dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka memperingati tiga tahun perjalanan Garuda TV di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Minggu (9/8/2026). Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya dan diterima langsung Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras.
Anugerah Mahayuga merupakan apresiasi Garuda TV kepada tokoh dan institusi yang dinilai memberikan kontribusi serta dampak positif bagi masyarakat dan bangsa. Bagi PTPN I, penghargaan tersebut menegaskan pentingnya peran perkebunan dalam mendukung ketahanan pangan dan energi, pengelolaan aset negara, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Baca Lainnya :
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- PTPN I Ubah Aset Jadi Mesin Pertumbuhan, Cafe dan Gerai Produk Hilir Segera Hadir
- Peluncuran Buku Abdul Rivai Ras Tegaskan Peran Strategis PTPN I bagi Indonesia
- Dari Kebun ke Rak Retail, PTPN I Perkuat Hilirisasi Produk Teh, Kopi, dan Gula
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
Direktur Utama PTPN I Abdul Rivai Ras mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi sekaligus dorongan bagi seluruh insan perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja dan memperluas kontribusi bagi negara.
“Penghargaan ini bukan semata-mata tentang PTPN I, tetapi tentang seluruh insan perkebunan yang terus menjaga amanah negara. Perkebunan memiliki posisi strategis karena menyangkut pangan, energi, lapangan kerja, ekonomi masyarakat, sekaligus pengelolaan aset negara,” kata Rivai.
Menurut Rivai, mandat PTPN I tidak berhenti pada produksi komoditas. Pengelolaan perkebunan harus mampu meningkatkan produktivitas aset, menciptakan nilai tambah, dan memberikan manfaat ekonomi serta sosial secara berkelanjutan. Karena itu, PTPN I terus melanjutkan transformasi perusahaan melalui penguatan tata kelola, manajemen risiko, digitalisasi, sumber daya manusia, serta peningkatan kinerja operasional dan finansial.
Transformasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat hilirisasi dan rantai nilai komoditas, sehingga perkebunan tidak hanya menghasilkan bahan baku, tetapi mampu menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar dan memperluas manfaat bagi masyarakat.
“Tantangannya bukan sekadar bagaimana menghasilkan komoditas, tetapi bagaimana seluruh rantai nilai perkebunan dapat memberikan kontribusi maksimal bagi perekonomian nasional,” ujar Rivai.
Dalam proses tersebut, PTPN I menempatkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan sebagai satu kesatuan dalam pengelolaan aset negara. Prinsip keberlanjutan menjadi fondasi agar aset perkebunan tetap produktif dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Tugas kita adalah memastikan warisan aset negara ini tetap produktif, lestari, dan memberikan manfaat bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang,” kata Rivai.
Dedikasi bagi Insan PTPN I
Rivai menegaskan Anugerah Mahayuga dipersembahkan kepada seluruh insan PTPN I yang terus menjaga produktivitas perkebunan, mengelola aset negara, dan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. “Setiap jengkal lahan yang kita kelola, setiap komoditas yang kita hasilkan, dan setiap nilai tambah yang kita ciptakan harus bermuara pada kontribusi bagi Indonesia,” ujar Rivai.
Selain PTPN I, Anugerah Mahayuga juga diberikan kepada sejumlah tokoh dan institusi dalam berbagai kategori, di antaranya Dr. Taufiq Supriyadi, Harita Nickel, Melan Achmad, Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno, PT PLN (Persero), Musim Mas, dan Rosita Istiawan.
Bagi PTPN I, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk semakin menegaskan posisi perkebunan sebagai bagian strategis dari pembangunan nasional, produktif dalam mengelola aset, progresif dalam menciptakan nilai tambah, dan berkelanjutan dalam memberikan manfaat bagi Indonesia.(AS/MP).



.jpg)











