- Kemhan- TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM pada Alutsista
- Pemkab Hadiri Open House Halal Bihalal Tokoh Masyarakat H. Gogo Purman Jaya
- Anggota DPRD H. Nurul Anwar Hadiri Open House DiKediaman H. Gogo Purman Jaya
- Momentum Lebaran Berlanjut, H. Iing Dorong Penguatan Silaturahmi di Hari Ketiga
- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
- Open House Idulfitri 1448 H, Bupati Barito Utara Pererat Silaturahmi dan Umumkan Juara Pawai Mobil Hias
- Bupati Barito Utara Sholat Idulfitri Bersama Warga di Masjid Raya Shirathal Mustaqim
Bimbingan dan Pelatihan Pengelolaan Pajak Daerah Diharapkan Dapat Tingkatkan PAD

Keterangan Gambar : Bimbingan dan Pelatihan Pengelolaan Pajak Daerah Wilayah Kabupaten Asahan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (09/11/2022).
MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan, Drs. John Hardi Nasution, M.Si membuka Bimbingan dan Pelatihan Pengelolaan Pajak Daerah Wilayah Kabupaten Asahan di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Rabu (09/11/2022).
Dalam laporannya, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Asahan, Drs. Sorimuda Siregar menyampaikan, dasar kegiatan ini adalah Permendagri Nomor. 082-503 Tahun 2021 tanggal 03 Juni 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan, Panduan Rencana Aksi dan Panduan Monitoring dan Evaluasi pada Pembekalan Kepemimpinan Pemerintah Dalam Negeri bagi Bupati/ Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota hasil Pilkada Serentak Tahun 2020.
Sorimuda menjelaskan, bahwa pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan aparatur dalam menjalankan peran sebagai pelaksana penyelenggaraan pelayanan pajak daerah dan peningkatan kapasitas keahlian khusus lainnya sesuai dengan kebutuhan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien.
Baca Lainnya :
- Momentum Lebaran Berlanjut, H. Iing Dorong Penguatan Silaturahmi di Hari Ketiga
- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, bahwa kegiatan Bimbingan dan Pelatihan Pengelolaan Pajak Daerah ini diikuti oleh Camat se-Kabupaten Asahan, UPTD Penagihan Pajak Daerah Bapenda, KTU UPTD Penagihan Pajak Daerah dan Staf Bapenda serta Kolektor Pajak PBB.P2 se-Kabupaten Asahan dengan total peserta sebanyak 250 orang.
Sementara itu, Bupati Asahan dalam sambutannya yang disampaikan Sekda Kabupaten Asahan, Drs. John Hardi Nasution, M.Si mengatakan, bahwa bimbingan dan pelatihan ini merupakan salah satu langkah kongkrit Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Asahan agar dapat meningkatkan daya saing dan kemandirian yang bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di seluruh penerimaan pajak PBB.P2 yang tentunya dalam mendukung salah satu misi Pemerintah Kabupaten Asahan, yaitu misi yang ke-5, "Meningkatkan Akurasi Proses Perencanaan, Penganggaran dan Pengelolaan APBD yang Transparan dan Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat."
Beliau menambahkan bahwa indikator keberhasilan terkait pelaksanaan Bimbingan dan Pelatihan Pengelolaan Pajak Daerah di Wilayah Kabupaten Asahan, yaitu harus menunjukkan peningkatan kerja dan perilaku atau etika dari setiap personel, sebab sumber penerimaan pajak daerah melalui penerimaan pajak PBB.P2 perlu upaya yang serius dari stakeholder yang berwenang untuk melakukan pemungutan pajak daerah agar potensi yang besar ini dapat dipungut dengan sebaik-baiknya.
Di Akhir, Jhon Hardi menyampaikan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang berperan aktif guna suksesnya penyelenggaraan acara ini, mudah-mudahan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Asahan dari sektor Pajak Daerah khususnya Pajak PBB.P2 meningkat di masa-masa yang akan datang. (DS)

















