- Dua Raperda Krusial Dibahas, DPRD Bersama Pemkab Barito Utara Siapkan Langkah Kaji Banding
- Dies Natalis ke-20 UNMA, Bupati Eman : Kampus Harus Jadi Motor Solusi di Era Tantangan Kompleks
- Suara dari Hutan Majalengka : Ketua Komisi III DPRD Ingatkan Arah Pembangunan Harus Tunduk pada SDGs
- PRSI: Prodi Robotika dan AI UHB Jadi Langkah Besar untuk Masa Depan Indonesia
- Dunia Pers Berduka: Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia di Jakarta
- Pelaku Pembunuhan Wanita di Serpong Utara Dibekuk Resmob PMJ Kurang dari 24 Jam
- Pramono Anung Tekankan Sinergi dan Ekspansi BUMD demi Jakarta Global City
- Dorong Peran BUMD DKI sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Gelar BUMD Leaders Forum
- Pemkab Barito Utara Komitmen Dukung Cegah Karhutla, Sekda Muhlis Hadiri Apel Siaga Karhutla 2026
- Polda Metro Bongkar 6 Lokasi Praktik Pengoplosan Gas Subsidi Beromzet hingga Miliaran Rupiah
Waspada, Modus Baru Penipuan Mengatasnamakan Wakil Bupati Asahan

MEGAPOLITANPOS.COM, Asahan - Telah beredar akun media sosial dengan mengatasnamakan Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, MSi,. Akun tersebut menggunakan foto Taufik Zainal Abidin dan melakukan komunikasi kepada beberapa orang dengan maksud yang berbeda.
Hal tersebut diketahui menurut penuturan Kepala Desa Pinanggripan Kecamatan Air Batu Hernanto kepada Kepala Bidang Pemdes Dinas PMD dan Sekretaris Dinas Kominfo, dirinya merupakan salah satu orang yang berkomunikasi langsung dengan pelaku.
“Pelaku awalnya berkomunikasi kepada saya melalui salah satu media sosial dan mengatasnamakan dirinya adalah Wakil Bupati Asahan. Selanjutnya pelaku meminta nomor kontak saya terkait ada hal penting yang ingin dibicarakan”, ujar Hernanto.
Baca Lainnya :
- Dies Natalis ke-20 UNMA, Bupati Eman : Kampus Harus Jadi Motor Solusi di Era Tantangan Kompleks
- Suara dari Hutan Majalengka : Ketua Komisi III DPRD Ingatkan Arah Pembangunan Harus Tunduk pada SDGs
- Bupati Majalengka Tertibkan Kabel Udara, Kolaborasi Pemda - Operator Demi Kota Lebih Aman dan Estetis
- OJK dan Pemkab Majalengka Kuatkan Ekosistem Keuangan Inklusif di Situ Cipanten Gunungkuning
- Langkah Strategis Eman Suherman di Musrenbang Jabar 2026: Infrastruktur dan Kesehatan Jadi Kunci Masa Depan Daerah
Masih menurut Hernanto, setelah memberikan nomor kontak kepada pelaku, Hernanto mendapatkan informasi bahwa pelaku yang mengatasnamakan dirinya adalah Wakil Bupati Asahan tersebut telah memberikan sejumlah bantuan untuk pembangunan Masjid dan Panti Asuhan yang berada di Desa Pinanggripan.
“Terkait hal tersebut, pelaku meminta saya untuk melakukan kroscek, apa benar dana bantuan tersebut telah digunakan untuk pembangunan masjid dan panti asuhan dimaksud, dan pelaku juga memberikan nomor kontak dari Panti Asuhan tersebut”, ujar Hernanto.
Menyikapi hal tersebut, Hernanto menyampaikan kabar gembira tersebut kepada pihak BKM Masjid, dan memberikan foto pembangunan Masjid disertai ucapan terima kasih dari pengurus Masjid kepada pelaku.
Namun, setelah melakukan komunikasi ulang untuk menyampaikan hal tersebut, nomor pelaku mendadak tidak dapat dihubungi. Kontan saja, Hernanto merasakan ada kejanggalan dalam peristiwa itu.
“Selanjutnya saya juga menghubungi nomor kontak dari Panti Asuhan yang diberikan pelaku, dan saya terkejut, karena menurut keterangan dari kontak tersebut, Panti Asuhan yang dimaksud berlokasi di wilayah Amplas, Medan”, terang Hernanto.
Tak ingin berlarut, Hernanto langsung melakukan kroscek terhadap rekening BKM Masjid serta keabsahan identitas pelaku, dan mendapatkan informasi bahwa faktanya, akun atau nomor WhatsApp tersebut adalah akun palsu dan bukanlah milik Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si, dan tidak pernah ada dana yang masuk seperti penuturan pelaku ke rekening BKM Masjid tersebut.
“Berkenaan dengan itu, saya telah menyampaikan informasi ini kepada BKM Masjid, dan menginformasikan bahwasanya bukan Pak Wabup yang berkomunikasi melainkan pihak yang tidak bertanggung jawab”, tandas Hernanto.
Terpisah, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan dalam keterangannya menyampaikan bahwa kejadian seperti ini pernah terjadi sebelumnya, namun pelaku yang mengatasnamakan Wakil Bupati Asahan tersebut melakukan komunikasi dengan tujuan meminta bantuan sumbangan atau pinjaman dana.
“namun kali ini, pelaku melakukan dengan modus yang baru, dan kita tidak tahu apakah pelaku benar-benar ingin melakukan penipuan atau ada modus lainnya”, ujar Kadis Kominfo Syamsuddin di ruang kerjanya, Selasa (4/6/2024).
Selanjutnya Syamsuddin kembali menghimbau agar masyarakat berhati-hati terhadap akun-akun palsu yang mengatasnamakan pejabat di Pemerintah Kabupaten Asahan dan diharap segera melapor kepada pihak terkait bila ada akun media sosial mengatasnamakan pejabat Pemerintah Kabupaten Asahan yang meminta bantuan sumbangan, pinjaman dana atau modus lainnya.
“Mari kita bijak dalam mencermati penggunaan media sosial, agar terhindar dari penipuan, pencemaran nama baik, maupun hal – hal negatif lainnya”, pungkas Syamsuddin. (DS)

















