- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- UMKM 5K Run Jadi Ajang Promosi Produk Olahraga Lokal dan Gaya Hidup Sehat
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
Wartawan Soroti Dugaan Pembatasan Liputan saat Reses Anggota DPRD Jabar di Majalengka

Keterangan Gambar : Darsini, Pendamping Anggota DPRD Provinsi, Ineu Purwadewi Sundari
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Sejumlah wartawan menyoroti dugaan pembatasan akses liputan dalam kegiatan Musran PDI Perjuangan PAC Majalengka dan reses Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari, yang digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Majalengka, Rabu (25/02/2026).
Peristiwa itu bermula ketika seorang pendamping Ineu, Darsini, membagikan uang duduk kepada tamu undangan. Dalam kesempatan tersebut, ia terdengar mengatakan, "Pa, Bu, kita ke dalam, di luar banyak wartawan." Ucapan itu terdengar oleh sejumlah awak media yang tengah meliput kegiatan reses terbuka tersebut.
Pernyataan tersebut memicu reaksi wartawan. Mereka mempertanyakan maksud ucapan itu, mengingat kegiatan reses merupakan agenda publik yang lazim diliput pers sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan penyampaian informasi kepada masyarakat.
Baca Lainnya :
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
Saat dimintai klarifikasi, Darsini membantah telah menghalangi kerja jurnalistik. Ia menyatakan bahwa ucapannya semata-mata untuk mengatur jarak antara tamu undangan dan wartawan.
"Wartawan terlalu mepet dengan tamu undangan. Jadi supaya tidak tercampur, mana tamu dan mana wartawan," ujarnya.
Namun, penjelasan itu dinilai belum sepenuhnya menjawab kegelisahan wartawan. Pasalnya, pada saat bersamaan, para jurnalis mengaku tengah meminta data dan keterangan resmi terkait kegiatan reses.
Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Majalengka sekaligus Ketua PAC Majalengka, Agus, disebut sempat mempersilakan proses peliputan berlangsung. Meski demikian, Darsini mengarahkan wartawan untuk meminta keterangan langsung kepada Ineu Purwadewi Sundari.
Ketika wartawan hendak menindaklanjuti arahan tersebut, Ineu disebut telah meninggalkan lokasi. Tak lama kemudian, Darsini juga bergegas meninggalkan tempat acara.
Sikap tersebut menimbulkan kesan adanya penghindaran terhadap pertanyaan wartawan. Hingga berita ini diturunkan, Ineu Purwadewi Sundari belum memberikan penjelasan langsung terkait ucapan pendampingnya maupun situasi yang terjadi di lokasi kegiatan. Pihak DPC PDI Perjuangan Majalengka juga belum menyampaikan klarifikasi resmi.
Secara prinsip, reses anggota dewan merupakan forum pertanggungjawaban politik kepada konstituen yang bersifat terbuka. Kemerdekaan pers sendiri dijamin dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Dewan Pers sebelumnya menegaskan bahwa segala bentuk intimidasi maupun tindakan yang menghambat kerja jurnalistik bertentangan dengan prinsip kebebasan pers dalam sistem demokrasi.
Insiden ini menambah daftar ketegangan antara kegiatan politik dan kerja jurnalistik di daerah. Wartawan berharap ke depan seluruh pihak dapat menjamin keterbukaan informasi dan menghormati tugas pers dalam menyampaikan informasi kepada publik. ** (Agit)

















