- Pemprov DKI Jakarta Resmi Cabut Izin Operasional B Fashion dan The Seven terkait Peredaran Narkotika
- Peserta UKW di Barito Utara Diberi Pembekalan, Wartawan Senior Tekankan Etika dan Verifikasi Berita
- Komitmen Hijau BNI: Konservasi Satwa Dilindungi hingga Pemberdayaan Desa Penyangga
- Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di Jatim-Jateng, Tonggak Baru Ekonomi Desa
- Menikmati Sunrise dari Atas Awan, Nimo Highland Jadi Primadona Libur Panjang
- Dukung Suporter Indonesia di Thailand Open 2026, BNI Andalkan QRIS wondr by BNI
- Menkop Ajak Koperasi Tebu Rakyat Miliki Saham Pabrik Gula
- Ditreskrimum Polda Metro Siapkan Tim Buru Begal dan Kejahatan Jalanan 24 Jam
- Wujudkan Swasembada Gula Kementan Kerjasama CV Lang Buana Tanam Bibit Unggul Tebu Aas Agribun
- BNI Perkuat Dukungan untuk PBSI, Regenerasi Atlet Bulu Tangkis Indonesia Kian Bersinar
Dari Majalengka ke Dunia : BAZNAS Buka Jalan Kolaborasi Internasional, Nasib Pendidikan Anak Dipertaruhkan

Keterangan Gambar : Koordinasi Temu Calon Mitra Tahun 2026 yang digelar di Bandung, Selasa (14/4/2026).
MEGAPOLITANPOS.COM BANDUNG - Sebuah langkah senyap namun berdampak besar tengah digerakkan dari daerah. Di tengah tantangan kualitas pendidikan anak usia dini di Indonesia, BAZNAS Kabupaten Majalengka tampil mengambil peran tak biasa menjadi jembatan strategis menuju kolaborasi internasional.
Momentum itu terjadi dalam agenda Koordinasi Temu Calon Mitra Tahun 2026 yang digelar di Bandung, Selasa (14/4/2026). Dalam forum penting tersebut, Ketua BAZNAS Majalengka, Agus Asri Sabana, mendampingi langsung Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhammad Ramdhan, membuka jalan kerja sama strategis dengan lembaga internasional SEAMEO CECCEP.
Di sinilah peran BAZNAS melampaui fungsi konvensionalnya. Tak sekadar lembaga pengelola zakat, BAZNAS tampil sebagai katalisator menghubungkan kepentingan daerah dengan kekuatan global dalam upaya memperbaiki fondasi pendidikan anak usia dini (PAUD).
Baca Lainnya :
- YPPM Ungkap Alasan Pilih Otong Syuhada Jadi Rektor UNMA
- DPRD Majalengka Bongkar Dilema Galian C Ilegal : Lingkungan Rusak, Rakyat Terjepit
- Ratusan Pil Haram Diamankan, Satres Narkoba Majalengka Bongkar Peredaran Obat Ilegal
- Muh. Fajar Sidik Terima Kunjungan Lanal Cirebon, Bahas Sinergi Pembangunan Daerah
- DPRD Majalengka Tahan Suntikan Modal PT SMU, Komisi II : Perusahaan Masih Sakit
Puncak dari pertemuan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Majalengka dan SEAMEO CECCEP. Kesepakatan ini bukan sekadar dokumen formal, melainkan titik awal perubahan besar: penguatan sistem PAUD dan peningkatan kualitas pola pengasuhan anak di daerah.
Direktur SEAMEO CECCEP, Vina Andriany, secara terbuka mengapresiasi langkah progresif Majalengka. Ia menyoroti komitmen pemerintah daerah, termasuk dukungan penuh dari Bupati Eman Suherman, dalam membuka ruang kolaborasi lintas negara yang jarang dilakukan oleh daerah.
Tak hanya dihadiri pimpinan daerah, forum ini juga melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah seperti Dinas Pendidikan, DP3AKB, dan Dinas Sosial menandakan bahwa isu pendidikan anak kini menjadi perhatian lintas sektor.
Dalam pernyataannya, Agus Asri Sabana menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari transformasi peran BAZNAS.
"Kami ingin hadir lebih luas, tidak hanya dalam pengelolaan zakat, tetapi juga dalam mendukung pembangunan manusia sejak usia dini. Ini adalah investasi masa depan," tegasnya.
Langkah Majalengka ini menjadi sinyal kuat bahwa daerah mampu menembus batas, membangun jejaring global, dan mengambil peran dalam agenda besar pendidikan nasional. Di tengah tantangan kualitas SDM Indonesia, kolaborasi seperti ini bukan lagi pilihan melainkan keharusan.
Kini, harapan besar bertumpu pada implementasi kerja sama tersebut. Jika berhasil, bukan tidak mungkin model Majalengka akan menjadi rujukan nasional dalam membangun ekosistem PAUD yang inklusif, berkelanjutan, dan berkelas dunia. ** (Agit)









1.jpg)







