- Komisi IV DPRD Kota Tangerang Bagus Triyanto Dorong Kualitas Pekerjaan Proyek Perbaikan Jalan
- LPDB Koperasi Siapkan SOP Baru untuk Perkuat Pengelolaan Dana Bergulir
- Hadapi Musim Kemarau, MUI Depok Terbitkan Imbauan Salat Istisqa
- Cek Pelebaran Jalan Bersama Bupati, Wabup Felix Tekankan Koordinasi dan Kualitas Pekerjaan
- Kabid PAUDIKMAS Akan Cek Ulang Papan Panitia P2SP di Rajagaluh
- Bupati Shalahuddin Serap Aspirasi Lahei Barat, Air Bersih hingga Ambulans Air Jadi Perhatian
- Bupati Shalahuddin Konsolidasikan Pembangunan Infrastruktur, Langsung Cek Pelebaran Jalan di Muara Teweh
- Koramil 07 Pondok Aren Bersihkan Lapangan SMA BINS Terdampak Abu Vulkanik.
- Sachrudin: Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Perkuat Pendidikan
- Kembali Gelar Uji Emisi, Maryono: Jaga Kualitas Udara dan Budayakan Kendaraan Terawat.
Hadapi Musim Kemarau, MUI Depok Terbitkan Imbauan Salat Istisqa

Keterangan Gambar : Foto Istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM, Depok— Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok mengimbau umat Islam melaksanakan Salat Istisqa sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir.
Imbauan tersebut disampaikan melalui surat resmi MUI Kota Depok tertanggal 8 September 2026 M atau 26 Rabiulawal 1448 H. Surat bernomor A-293/DP-K/IX/2026 dan B-294/DP-K/IX/2026 itu telah diedarkan kepada Ketua MUI di 11 kecamatan untuk ditindaklanjuti bersama pengurus masjid dan masyarakat.
Ketua Komisi Infokomdigi MUI Kota Depok sekaligus Dewan Pakar DMI Kota Depok, Andre AS, mengatakan Salat Istisqa bukan hanya menjadi ikhtiar untuk memohon hujan, tetapi juga momentum bagi umat Islam meningkatkan ketakwaan dan melakukan introspeksi diri.
Baca Lainnya :
- Komisi IV DPRD Kota Tangerang Bagus Triyanto Dorong Kualitas Pekerjaan Proyek Perbaikan Jalan
- LPDB Koperasi Siapkan SOP Baru untuk Perkuat Pengelolaan Dana Bergulir
- Hadapi Musim Kemarau, MUI Depok Terbitkan Imbauan Salat Istisqa
- Kabid PAUDIKMAS Akan Cek Ulang Papan Panitia P2SP di Rajagaluh
- Koramil 07 Pondok Aren Bersihkan Lapangan SMA BINS Terdampak Abu Vulkanik.
“Salat Istisqa ini merupakan bentuk ikhtiar kita sebagai umat Islam untuk memohon kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan,” ujar Andre , Rabu (9/9/2026).
Selain melaksanakan Salat Istisqa, masyarakat juga diajak memperbanyak istighfar, bertobat, bersedekah, memperbaiki hubungan dengan sesama, meninggalkan berbagai bentuk kezaliman, serta memperbanyak amal saleh.
MUI Kota Depok juga telah berkoordinasi dengan Wali Kota Depok Supian Suri. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mendorong para camat menggerakkan masyarakat di wilayah masing-masing.
Untuk pelaksanaan Salat Istisqa tingkat Kota Depok, MUI menyampaikan bahwa kegiatan direncanakan dipusatkan di halaman depan Gedung Balai Kota Depok. Namun, waktu pelaksanaannya masih menunggu informasi lebih lanjut dari Pemerintah Kota Depok.
“Untuk pelaksanaan Salat Istisqa tingkat Kota Depok, kegiatan dipusatkan di halaman depan Gedung Balai Kota Depok. Untuk waktunya kami masih menunggu kabar dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok,” tuturnya.
MUI Keluarkan Panduan Salat Istisqa
Dalam surat imbauannya, MUI Kota Depok turut menyoroti kondisi udara yang panas akibat musim kemarau. Dalam surat tersebut juga disebutkan adanya sebaran abu vulkanik di wilayah Depok dan sekitarnya yang dikaitkan dengan erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.
MUI kemudian memberikan panduan pelaksanaan Salat Istisqa kepada masyarakat dan takmir masjid.
Persiapan dianjurkan dilakukan selama tiga hari sebelum pelaksanaan salat. Umat Islam dianjurkan berpuasa serta memperbanyak amal kebaikan, termasuk bersedekah, bertobat, berdamai dengan sesama, meninggalkan kezaliman, dan memperbanyak amal saleh.
Pada hari pelaksanaan, jamaah diarahkan menuju tanah lapang dengan mengenakan pakaian sederhana, tidak menggunakan wewangian serta tidak berhias secara berlebihan. Jamaah juga dianjurkan memperbanyak istighfar.
Salat Istisqa dilaksanakan sebanyak dua rakaat secara berjamaah dan dilanjutkan dengan dua khutbah. Dalam khutbah pertama, khatib mengawali dengan membaca istighfar sebanyak sembilan kali, sedangkan pada khutbah kedua sebanyak tujuh kali.
Khatib juga menggunakan selendang dan memanjatkan doa dengan menghadap kiblat sebagai bagian dari rangkaian pelaksanaan Salat Istisqa.
MUI Kota Depok berharap pelaksanaan ibadah tersebut tidak hanya menjadi sarana memohon turunnya hujan, tetapi juga momentum memperkuat keimanan dan kepedulian sosial masyarakat.
“Kami berharap ikhtiar tersebut menjadi sarana meningkatkan keimanan sekaligus mempererat kepedulian sosial, serta mendapat rahmat Allah SWT berupa turunnya hujan dan membaiknya kondisi cuaca,” pungkasnya.(AS/MP).

.jpg)

.jpg)











