- Bank Jakarta dan None Jakarta 2026 Soroti Pentingnya Kesehatan Finansial dan Fisik
- OJK Apresiasi Bank Jakarta dalam Mendorong Inklusi Keuangan Lewat FinFest 2026
- Rp 1,27 Miliar Revitalisasi SDN Cikaracak III, Siswa Harap Lebih Nyaman
- Penguatan Moderasi Beragama dan Ekoteologi, Kakanwil Kemenag Banten Tekankan Konsep 4K.
- Hari Santri, Kakanwil Kamenag Banten Silaturhami Ke Abuya Muhtadi.
- Hadiri Sosialisasi pembangunan Jembatan Lemo, Ketua DPRD Harapakan Dukungan Semua Pihak
- Polda Metro Ungkap Lima Perkara SDA dan Barang Bersubsidi, 12 Tersangka Diproses
- Moderasi Beragama Dan Ekoteologi Jadi Bekal PPPK, Kamenag Layani Masyarakat.
- Kepala BNPB Letjen Kristomei Tinjau Karhutla Jawa Timur dan Imbau Masyarakat Hentikan Pembakaran
- Siskamling Malam Sabtu, Babinsa Dan Komduk Jaga Kamtibmas.
PWI Banten Doakan Keselamatan Lima Jurnalis yang Dilaporkan Hilang saat Liputan GAK

Keterangan Gambar : Keterangan Pers PWI Banten
Megapolitanpos.com (Banten)Persatuan Wartawan Indonesia(PWI) Provinsi Banten ikut prihatin kepada lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat hendak meliput aktifitas erupsi Gunung Anak Krakatau(GAK) di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Ketua PWI Banten, Rian Nopandra mengatakan, pihaknya merasa sangat prihatin dan mendoakan agar kelima wartawan yang hilang kontak tersebut dapat ditemukan dengan selamat dan dapat menjalankan tugas Jurnalistik seperti biasanya.
"Kami ikut prihatin atas adanya laporan lima wartawan yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Kami sudah melakukan kontak dengan salah satu keluarga wartawan yang hilang kontak itu, yang kebetulan orangnya merupakan anggota PWI Lebak,"kata Rian Nopandra, Rabu(10/09/2026).
Baca Lainnya :
- Rp 1,27 Miliar Revitalisasi SDN Cikaracak III, Siswa Harap Lebih Nyaman
- Penguatan Moderasi Beragama dan Ekoteologi, Kakanwil Kemenag Banten Tekankan Konsep 4K.
- Pilkada Lewat DPRD Mengemuka, Rona Firmansyah Buka Suara
- Tok, DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk
- Majalengka Creative Festival 2026 Dorong UMKM Perluas Pasar
Kata Rian, berdasarkan informasi yang ia dapatkan, kelima wartawan tersebut hilang kontak bersama tiga orang lain yang merupakan kapten, abk dan guide hilang. Mereka sejak Senin(7/9) menaiki Kapal Speedboat dari Dermaga Pagedongan Carita, sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.
Adapun lima orang jurnalis yang sampai sekarang hilang kontak yaitu, M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Kantor Berita Antara), Ari Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com), Yudhistiro Pranoto / Yudhis (Jurnalis iNews), Daus (Jurnalis Anadolu Agency), Donal (Jurnalis Freelance).
"Kami semua memanjatkan doa terbaik untuk teman-teman kita. Semoga seluruh jurnalis dan tiga orang kru speadboot.dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,"ujar Rian.
Rian mengaku, telah menugaskan Fahdi Khalid, sekertaris PWI Banten untuk menghubungi Mansyur Suryana, orangtua salah satu jurnalis yang hilang kontak, yakni bapak kandungnya dari M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Kantor Berita Antara).
"Dari keterangan orangtuanya, bahwa anaknya belum ketemu. Jadi mohon doanya saja untuk temen-temen semua," katanya.
Sementara itu, Mansur Suryana, wartawan Antara sekaligus orang tua kandung dari M Bagus Khoirunnas, mengaku sampai saat ini kehilangan kontak. Dia berharap semua wartawan di Banten mendoakan keselamatan anaknya.
Terkahir kali kata dia, hasil jepretan poto anaknya terkait erupsi Gunung Anak Krakatau di posting di media sosial milik orang nomor satu di Republik Indonesia.
Karena Bagus sangat concern dengan aktifitas erupsi GAK, maka ia selalu berada di sekitar lokasi, sampai diminta jadi koordinator untuk mengantar wartawan nasional sampai akhirnya mereka hilang kontak.
"Belum ketemu, saya harap ada kabar baik, mohon doanya saja dari semua teman-teman agar Bagus dan rekan rekan selamat,"kata Mansyur.(Rls /PWI Banten)




.jpg)









