- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kodim 0506/Tgr Sosialisasikan Penerimaan Secaba dan Secata PK TNI AD Gelombang I TA 2027, Tegaskan Gratis Tanpa Biaya.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang Dorong Percepatan Sertipikasi Tanah, Aset Pemda, dan Tanah Wakaf.
- Sertu Suparman Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Kemarau.
- Tim Wasrik Itdam V/Brawijaya Tinjau Proyek Pembangunan Jembatan Di Wilayah Kodim 0808/Blitar.
PWI Banten Doakan Keselamatan Lima Jurnalis yang Dilaporkan Hilang saat Liputan GAK

Keterangan Gambar : Keterangan Pers PWI Banten
Megapolitanpos.com (Banten)Persatuan Wartawan Indonesia(PWI) Provinsi Banten ikut prihatin kepada lima jurnalis yang dilaporkan hilang kontak saat hendak meliput aktifitas erupsi Gunung Anak Krakatau(GAK) di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Ketua PWI Banten, Rian Nopandra mengatakan, pihaknya merasa sangat prihatin dan mendoakan agar kelima wartawan yang hilang kontak tersebut dapat ditemukan dengan selamat dan dapat menjalankan tugas Jurnalistik seperti biasanya.
"Kami ikut prihatin atas adanya laporan lima wartawan yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Kami sudah melakukan kontak dengan salah satu keluarga wartawan yang hilang kontak itu, yang kebetulan orangnya merupakan anggota PWI Lebak,"kata Rian Nopandra, Rabu(10/09/2026).
Baca Lainnya :
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
Kata Rian, berdasarkan informasi yang ia dapatkan, kelima wartawan tersebut hilang kontak bersama tiga orang lain yang merupakan kapten, abk dan guide hilang. Mereka sejak Senin(7/9) menaiki Kapal Speedboat dari Dermaga Pagedongan Carita, sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda.
Adapun lima orang jurnalis yang sampai sekarang hilang kontak yaitu, M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Kantor Berita Antara), Ari Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com), Yudhistiro Pranoto / Yudhis (Jurnalis iNews), Daus (Jurnalis Anadolu Agency), Donal (Jurnalis Freelance).
"Kami semua memanjatkan doa terbaik untuk teman-teman kita. Semoga seluruh jurnalis dan tiga orang kru speadboot.dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,"ujar Rian.
Rian mengaku, telah menugaskan Fahdi Khalid, sekertaris PWI Banten untuk menghubungi Mansyur Suryana, orangtua salah satu jurnalis yang hilang kontak, yakni bapak kandungnya dari M. Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Kantor Berita Antara).
"Dari keterangan orangtuanya, bahwa anaknya belum ketemu. Jadi mohon doanya saja untuk temen-temen semua," katanya.
Sementara itu, Mansur Suryana, wartawan Antara sekaligus orang tua kandung dari M Bagus Khoirunnas, mengaku sampai saat ini kehilangan kontak. Dia berharap semua wartawan di Banten mendoakan keselamatan anaknya.
Terkahir kali kata dia, hasil jepretan poto anaknya terkait erupsi Gunung Anak Krakatau di posting di media sosial milik orang nomor satu di Republik Indonesia.
Karena Bagus sangat concern dengan aktifitas erupsi GAK, maka ia selalu berada di sekitar lokasi, sampai diminta jadi koordinator untuk mengantar wartawan nasional sampai akhirnya mereka hilang kontak.
"Belum ketemu, saya harap ada kabar baik, mohon doanya saja dari semua teman-teman agar Bagus dan rekan rekan selamat,"kata Mansyur.(Rls /PWI Banten)









.jpg)





