- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kodim 0506/Tgr Sosialisasikan Penerimaan Secaba dan Secata PK TNI AD Gelombang I TA 2027, Tegaskan Gratis Tanpa Biaya.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang Dorong Percepatan Sertipikasi Tanah, Aset Pemda, dan Tanah Wakaf.
- Sertu Suparman Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Kemarau.
- Tim Wasrik Itdam V/Brawijaya Tinjau Proyek Pembangunan Jembatan Di Wilayah Kodim 0808/Blitar.
Bersama OJK, Sekda Dorong Pegawai Cerdas Kelola Keuangan, Bijak Berinvestasi

Keterangan Gambar : Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman saat membuka Edukasi Keuangan dan Pengenalan Investasi Pasar Modal bagi ASN
Megapolitanpos.com Tangerang - Memiliki akses ke produk keuangan belum cukup. Masyarakat juga perlu memahami manfaat, biaya, dan risikonya agar mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak, termasuk dalam berinvestasi.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, saat membuka Edukasi Keuangan dan Pengenalan Investasi Pasar Modal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, hasil kolaborasi Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Tangerang dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten di Patio Puspem Kota Tangerang, Rabu (9/9/2026).
Herman mengatakan, ASN dan PPPK tidak hanya berperan dalam pemerintahan dan pelayanan publik, tetapi juga dapat menjadi contoh dalam menerapkan pengelolaan keuangan yang sehat, baik bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya.
Baca Lainnya :
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- Kementerian UMKM Ajak ASN Gemar Belanja Produk Lokal, 11 Jenama Eksportir Ikut Bazar
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
“Ketika ASN memiliki literasi keuangan yang baik, manfaatnya tidak berhenti pada dirinya sendiri. Pengetahuan itu bisa dibawa ke keluarga, lingkungan kerja, bahkan masyarakat,” ujar Herman.
Oleh karena itu, ia mengajak peserta menjadikan kegiatan tersebut bukan sekadar pengenalan saham, reksa dana, obligasi, dan instrumen pasar modal lainnya, tetapi sebagai bekal untuk mengelola keuangan dan merencanakan masa depan dengan lebih baik.
Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 OJK bersama Badan Pusat Statistik, indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 69,57 persen, sementara indeks inklusi keuangan mencapai 93,61 persen.
“Akses terhadap produk keuangan sudah sangat tinggi, tetapi pemahamannya masih perlu diperkuat. Masyarakat harus memahami manfaat, biaya, risiko, serta hak dan kewajibannya sebelum menggunakan produk keuangan,” jelasnya.
Menurut Herman, hal tersebut menjadi semakin penting dalam investasi. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mengambil keputusan hanya karena ikut tren, ajakan orang lain, atau tergiur keuntungan tinggi.
“Jangan berinvestasi hanya karena ikut-ikutan atau tergiur keuntungan besar. Investasi bukan hanya soal berapa besar keuntungan yang bisa diperoleh, tetapi juga seberapa besar risiko yang sanggup kita tanggung,” tegas Herman.
Ia berharap, kolaborasi Pemkot Tangerang dan OJK terus diperkuat agar edukasi keuangan semakin luas dan mampu membangun masyarakat yang lebih cerdas dalam mengambil keputusan keuangan.
“Literasi keuangan pada akhirnya bukan sekadar tentang investasi, tetapi bagaimana kita mengelola keuangan dengan bijak dan menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi diri sendiri dan keluarga,” pungkasnya.(Tus)









.jpg)






