- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
- Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi
- Ketua Komisi III DPRD, H.Tajeri Minta Perda Kelembagaan Adat Dayak Segera Disahkan
Kemhan- TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM pada Alutsista

Keterangan Gambar : Alutsista.poto istimewa
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta,- Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan langkah efisiensi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) pada alat utama sistem persenjataan (alutsista) serta kendaraan dinas.
Kebijakan ini dilakukan secara bertahap sebagai respons terhadap dinamika geopolitik global yang berpotensi memengaruhi stabilitas energi.
Baca Lainnya :
- Jaga Stabiltas Keamanan, TNI Bersama Komduk Patroli Malam
- Patroli Malam Gabungan, TNI dan Komduk Terus Perkuat Keamanan
- Kabar Duka Nasional: Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Gatot Soebroto
- Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi Shinjiro Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik
- Kenaikan BBM Non-Subsidi Berlaku Hari Ini, Pertalite dan Solar Tetap Stabil
Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya efisiensi nasional tanpa mengganggu pelayanan publik maupun kesiapsiagaan pertahanan negara.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan Rico Ricardo Sirait menjelaskan bahwa efisiensi difokuskan pada aspek pendukung, sementara operasional strategis tetap dijaga optimal.
“Kemhan dan TNI melakukan penyesuaian internal yang bersifat administratif dan manajerial. Efisiensi difokuskan pada aspek pendukung, sementara operasional strategis dan kesiapsiagaan pertahanan tetap menjadi prioritas utama,” ujar Rico dalam keterangan tertulis yang dikutip oleh tvrinews.com, Senin, 23 Maret 2026.
Efisiensi dilakukan melalui pengaturan penggunaan sumber daya secara lebih efektif dan berbasis prioritas, termasuk dalam operasional alutsista dan mobilitas dinas. Seluruh kebijakan dijalankan secara adaptif sesuai kebutuhan masing-masing satuan kerja.
Sejumlah langkah konkret yang disiapkan antara lain penyesuaian hari kerja pada fungsi tertentu dari lima menjadi empat hari, pengaturan penggunaan alutsista berdasarkan indeks prioritas operasi, serta pembatasan penggunaan kendaraan dinas dan angkutan pegawai.
Meski demikian, Kemhan menegaskan kebijakan ini bukan karena kondisi darurat, melainkan bentuk kesiapsiagaan dan disiplin dalam pengelolaan sumber daya strategis.
Pemerintah juga memastikan cadangan energi nasional masih dalam kondisi aman. Melalui langkah efisiensi ini, Kemhan dan TNI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat ketahanan nasional dengan mengedepankan tanggung jawab dan semangat bela negara.(AS).

.jpg)

.jpg)












